Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

“Bikin Melongo! Gift Singa di TikTok Bernilai Puluhan Ribu Sekali Klik”

Ichaa Melinda Putri • Kamis, 18 September 2025 | 04:00 WIB
“Bikin Melongo! Gift Singa di TikTok Bernilai Puluhan Ribu Sekali Klik”
“Bikin Melongo! Gift Singa di TikTok Bernilai Puluhan Ribu Sekali Klik”

BLITAR-Fenomena live streaming di TikTok terus mencuri perhatian. Bukan hanya karena kontennya yang beragam, tapi juga karena sistem gift virtual yang nilainya bisa bikin melongo. Item digital seperti singa atau paus ternyata bisa dikonversi menjadi uang sungguhan dengan nominal yang tidak main-main.

Singa Virtual Senilai Rp34 Ribu

Dalam sistem monetisasi TikTok, penonton bisa memberikan gift berupa item virtual kepada kreator. Harga tiap item berbeda-beda, tergantung popularitas dan tingkat kelangkaannya.

Salah satu gift paling mencuri perhatian adalah singa virtual. Sekali dikirim, nilainya bisa mencapai Rp34 ribu. Angka ini tentu mengejutkan, mengingat hanya berupa animasi yang muncul di layar live streaming.

Ada juga gift paus yang nilainya lebih tinggi lagi. Para kreator menyebut, ketika paus muncul di layar, suasana live streaming langsung heboh, seolah penonton sedang menonton atraksi spektakuler.

Lahirnya “Sultan TikTok”

Fenomena gift bernilai mahal ini melahirkan istilah baru di kalangan pengguna, yakni “sultan TikTok”. Julukan itu disematkan pada penonton yang rela mengeluarkan banyak uang untuk mengirim gift mewah kepada kreator favoritnya.

“Kalau ada sultan masuk, biasanya suasana live langsung meriah. Kreator juga makin semangat karena tahu ada penonton loyal yang mendukung,” ujar salah satu kreator di kolom komentar.

Gift dari sultan seringkali menjadi penopang utama pendapatan kreator live streaming. Tak jarang, kreator menyesuaikan konten agar lebih menarik perhatian para donatur loyal ini.

Kontroversi Gift Virtual

Meski tampak menguntungkan, sistem gift TikTok juga menuai pro-kontra. Beberapa pihak menilai gift hanyalah bentuk pemborosan digital.

“Bayar puluhan ribu hanya untuk gambar singa lewat di layar? Itu buang-buang uang,” komentar seorang netizen di platform X (Twitter).

TIKTOK

Namun, bagi kreator, gift adalah bentuk apresiasi nyata. Dukungan penonton membuat mereka bisa terus berkarya, bahkan menjadikan live streaming sebagai sumber penghasilan utama.

TikTok sendiri menegaskan bahwa sistem gift merupakan bagian dari ekosistem ekonomi kreator. Melalui skema ini, kreator bisa mencairkan pendapatan setelah mencapai jumlah minimum tertentu.

Angka Fantastis dari Gift

Sejumlah laporan menyebutkan ada kreator yang bisa meraup jutaan rupiah dalam satu sesi live streaming hanya dari gift. Bahkan, beberapa live populer di luar negeri berhasil mengumpulkan ratusan juta rupiah berkat dukungan “sultan” yang loyal.

Baca Juga: TikTok Mirroring ke Shopee Affiliate: Cara Kreator Konten Raup Omzet 30 Juta Sehari

Di Indonesia, fenomena ini juga semakin marak. Banyak kreator mulai menyiapkan konsep live khusus untuk menarik gift, mulai dari bernyanyi, berdansa, hingga bermain game interaktif dengan penonton.

Antara Hiburan dan Gaya Hidup

Gift virtual di TikTok kini bukan sekadar hiburan, tapi juga bagian dari gaya hidup digital. Penonton berlomba menunjukkan dukungan dengan cara unik, sementara kreator berlomba-lomba membuat konten agar tetap menarik.

Fenomena ini sekaligus menggambarkan bagaimana dunia hiburan online telah berubah. Apresiasi tidak lagi berupa tepuk tangan, melainkan animasi singa atau paus yang melintas di layar — namun bernilai uang sungguhan.

Bagi kreator pemula, fenomena ini bisa menjadi motivasi. Meski tak semua live langsung kebanjiran gift, konsistensi dan kreativitas bisa menarik perhatian penonton, termasuk para “sultan”.

Dengan sistem gift, TikTok membuktikan dirinya bukan sekadar platform hiburan, tetapi juga arena ekonomi kreatif baru. Meski masih kontroversial, tak bisa dipungkiri bahwa gift virtual bernilai mahal sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia live streaming di 2025.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Monetisasi TikTok 2025 #Sultan TikTok #gift tiktok #tiktok