Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Alexis Messidoro Persebaya: Perez Dipecat? Bonek Masih Panas, Mikael Tata Comeback Jelang Persik vs Persebaya

Ichaa Melinda Putri • Jumat, 21 November 2025 | 06:40 WIB
Alexis Messidoro Persebaya: Perez Dipecat? Bonek Masih Panas, Mikael Tata Comeback Jelang Persik vs Persebaya
Alexis Messidoro Persebaya: Perez Dipecat? Bonek Masih Panas, Mikael Tata Comeback Jelang Persik vs Persebaya

BLITAR-Rencana Alexis Messidoro Persebaya untuk putaran kedua Super League 2025-2026 memicu perhatian besar dari Bonek, di tengah desakan kuat agar pelatih Eduardo Perez segera angkat kaki. Ditambah lagi, comeback-nya Mikael Tata serta kondisi skuad Bajul Ijo jelang laga kontra Persik Kediri membuat situasi internal Persebaya semakin menarik untuk dibahas.

Rencana Datangkan Messidoro

Persebaya Surabaya disebut tengah menyiapkan langkah serius untuk mendatangkan Alexis Messidoro sebagai tandem ideal Francisco Rivera. Solusi ini dinilai mampu mengangkat kreativitas dan ketajaman lini serang yang selama ini melempem.

Messidoro yang sarat pengalaman dipercaya bisa beradaptasi cepat dan langsung memberi efek instan bagi permainan. Duet Messidoro–Rivera digadang-gadang menjadi momok berbahaya bagi lawan, terutama melihat kebutuhan Persebaya yang tengah mencari figur kunci di lini depan.

Kehadiran Messidoro pun disambut optimistis oleh tim pelatih. Eduardo Perez disebut menaruh harapan besar agar transfer tersebut bisa mengangkat performa di putaran kedua. Namun, nasib Perez sendiri justru berada dalam tekanan.

Desakan Out untuk Eduardo Perez

Meski membawa Persebaya memutus tren negatif usai menang 2-1 atas Persis Solo, Bonek tetap melancarkan tuntutan agar Eduardo Perez segera mundur. Sebelumnya, Persebaya melakoni tiga laga tanpa kemenangan dan performa inkonsisten di bawah komando pelatih asal Spanyol itu masih menjadi sorotan besar.

Perez sebenarnya telah merespons kritik tersebut dengan tegas. Ia menyebut tidak akan terpengaruh tekanan publik dan memilih fokus menyiapkan tim. Sejauh ini, Persebaya mencatat empat kemenangan, dua imbang, dan tiga kekalahan dari sembilan laga Super League 2025-2026—angka yang dianggap Bonek belum mencerminkan progres signifikan.

Sosok Pahlawan Baru Bernama Ernando

Di tengah gejolak, ada satu nama yang mendapat sorotan positif: Ernando Ariaryadi. Dua penampilan gemilangnya di bawah mistar membuat Eduardo Perez tak segan memujinya sebagai pahlawan.

Ernando tampil solid dengan beberapa penyelamatan krusial, termasuk saat menang atas Persis Solo. Perez menyebut sang kiper bekerja keras setiap hari bersama staf pelatih dan menjadi salah satu komponen penting dalam menjaga kestabilan pertahanan.

Mikael Tata Kembali Perkuat Bajul Ijo

Kabar baik datang jelang laga menghadapi Persik Kediri. Mikael Tata dipastikan kembali tampil setelah absen akibat kartu merah kontra PSBS Biak. Pemain yang pernah membela Timnas Indonesia di berbagai level ini menjadi tambahan amunisi penting bagi lini pertahanan.

Tata mengaku tetap menjaga kondisi selama masa hukuman, sementara Perez menyambut kehadirannya dengan antusias. Opsi bek bertambah, dan hal itu memberi angin segar untuk rotasi pemain, terutama di tengah padatnya jadwal liga.

Kondisi Skuad Jelang Hadapi Persik Kediri

Perez memastikan kondisi fisik pemain berada dalam level prima meski tim hanya memiliki waktu persiapan empat hari. Pelatih menyesuaikan intensitas latihan agar pemain tetap bugar saat bertanding di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.

Motivasi pemain sedang tinggi usai memutus tren negatif. Tantangan berikutnya tidak mudah, karena Persik Kediri meski sedang puasa kemenangan tetap memiliki semangat untuk bangkit di hadapan pendukungnya—meski laga akhirnya dipindah ke Gresik akibat tidak adanya izin keamanan.

Laga Dipindah ke Stadion GJS Gresik

Super League memastikan pertandingan Persik vs Persebaya tidak digelar di Stadion Brawijaya karena polisi tidak memberikan izin. Duel bergengsi itu pun dipindah ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.

Ketua Panpel Persik, Tri Widodo, mengaku kecewa karena Persik Mania tidak bisa menyaksikan laga besar itu secara langsung. Namun, ia memahami bahwa pemindahan venue menjadi keputusan terbaik agar pertandingan tetap berlangsung sesuai jadwal.

Tantangan Besar di Lini Tengah

Persebaya masih menghadapi masalah klasik: minimnya kreativitas lini tengah. Kurangnya pemain yang mampu mengontrol tempo dan membangun serangan membuat skuat Bajul Ijo kerap kesulitan mencetak gol.

Evaluasi total menjadi keharusan, baik dalam strategi maupun komposisi pemain. Pertanyaan besar kini mengemuka: apakah Messidoro bisa menjadi solusi? Ataukah Persebaya harus menambah amunisi lain?

Editor : Ichaa Melinda Putri
#bonek #Alexis Messidoro #persebaya surabaya #eduardo perez #mikael tata