Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Duel Klaseng Persik vs Persib: Reuni Emosional Ezra Walian, Pujian untuk Thom Haye, hingga Sorotan Tajam pada Wasit VAR Tommy Manggopa

Satria Wira Yudha Pratama • Selasa, 6 Januari 2026 | 15:45 WIB
Laga panas Persik vs Persib diwarnai reuni Ezra Walian & Bojan Hodak. Simak pujian untuk Thom Haye hingga kekhawatiran Bobotoh soal wasit VAR Tommy Manggopa.
Laga panas Persik vs Persib diwarnai reuni Ezra Walian & Bojan Hodak. Simak pujian untuk Thom Haye hingga kekhawatiran Bobotoh soal wasit VAR Tommy Manggopa.

BLITAR – Atmosfer Stadion Brawijaya Kediri memanas dalam duel klasik pekan ke-16 Super League 2025-2026. Persib Bandung yang datang dengan misi mengudeta puncak klasemen dari Borneo FC harus menghadapi perlawanan sengit dari tuan rumah Persik Kediri. Meski laga berjalan dengan tensi tinggi dan benturan fisik yang keras, pertandingan ini menyisakan berbagai cerita menarik, mulai dari pengakuan kualitas pemain hingga kekhawatiran Bobotoh terhadap perangkat pertandingan di balik layar.

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, secara terbuka melontarkan pujian bagi lini tengah Maung Bandung. Secara spesifik, Reina menyebut kehadiran Thom Haye sebagai faktor pembeda yang memberikan kreativitas dan mengatur ritme permainan Persib dengan sangat baik. Pujian ini menjadi bukti bahwa meski Persib tampil pincang tanpa tiga pilar utama, kehadiran jenderal lapangan tengah sekelas Thom Haye tetap membuat lawan menaruh respek tinggi.

Reuni Emosional Bojan Hodak dan Ezra Walian
Salah satu sorotan utama dalam laga ini adalah kembalinya Ezra Walian menghadapi sang mantan. Pelatih Persib, Bojan Hodak, memberikan label kepada Ezra sebagai pemain terbaik yang dimiliki Persik Kediri saat ini. Hodak mengakui bahwa mantan anak didiknya itu adalah motor serangan yang sangat terampil dan kapten yang cerdas dalam memecah kebuntuan.

Keputusan melepas Ezra musim lalu diakui Hodak sebagai langkah profesional karena sang pemain menginginkan menit bermain reguler yang sulit didapat di Bandung akibat performa konsisten Ciro Alves. "Melihat performanya yang kian matang di Kediri, reuni ini menjadi ujian berat bagi lini belakang kami," ungkap Hodak. Dinamika dari kawan menjadi lawan ini menciptakan tensi unik, di mana Ezra tampil dengan motivasi berlipat untuk membuktikan kualitasnya di hadapan publik Bandung.

Trauma Wasit VAR Tommy Manggopa
Di sisi lain, meski kepemimpinan wasit utama Muhammad Trias Santoso dinilai cukup adil dalam menjaga suhu pertandingan, Bobotoh justru menaruh curiga pada ruang kendali VAR. Nama Tommy Manggopa yang bertugas sebagai wasit VAR didampingi Azizul Alimuddin Hanafiyah menjadi biang kerok ketidaktenangan pendukung Persib.

Rekam jejak Tommy Manggopa masih menyisakan trauma bagi Maung Bandung, terutama terkait keputusan kontroversialnya saat laga melawan PSBS Biak musim lalu yang berujung kartu merah merugikan bagi Nick Kuipers. Skeptisisme terhadap objektivitas intervensi teknologi ini terus membayangi, mengingat sejarah keputusan-keputusan aneh yang pernah diambil oleh perangkat pertandingan tersebut di masa lalu.

Nazril Alfaro: Tunas Muda Calon Jenderal Masa Depan
Di tengah dominasi pemain bintang, muncul harapan baru dari akademi Persib. Nazril Alfaro, gelandang bertahan berusia 17 tahun, menunjukkan mentalitas "Maung" yang tak gentar bersaing di level tertinggi. Meski baru mencatatkan total 13 menit bermain dari tiga laga awal, jebolan Timnas U-17 ini menunjukkan progres luar biasa di bawah bimbingan langsung Bojan Hodak serta mentor senior seperti Marc Klok dan Adam Alis.

Nazril cerdas memanfaatkan kesempatan berlatih di tim utama untuk menyerap ilmu. Ketegasan mental dan kualitas tekniknya membuktikan bahwa regenerasi di tubuh Persib berada di jalur yang benar. Bojan Hodak tampaknya sudah menyiapkan Nazril sebagai investasi jangka panjang yang siap dipoles menjadi berlian di lini tengah Persib Bandung di masa depan.(*)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#thom haye #tommy manggopa #persik kediri #bojan hodak #persib bandung