Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persebaya Surabaya Resmi Kenalkan Trio Brasil di GBT! Gali Freitas Jadi Monster Baru, Sementara Nasib Diego Mauricio di Ujung Tanduk

Satria Wira Yudha Pratama • Senin, 12 Januari 2026 | 21:00 WIB
Persebaya Surabaya resmikan trio Brasil: Diego Paraiba, Jefferson, & Gustavo Fernandez! Gali Freitas cetak brace, Diego Mauricio terancam dicoret.
Persebaya Surabaya resmikan trio Brasil: Diego Paraiba, Jefferson, & Gustavo Fernandez! Gali Freitas cetak brace, Diego Mauricio terancam dicoret.

BLITAR – Persebaya Surabaya sukses menutup putaran pertama BRI Super League dengan catatan manis. Di bawah komando pelatih anyar Bernardo Tavares, tim berjuluk Bajol Ijo berhasil memutus rekor tak terkalahkan Malut United dengan kemenangan penting di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Kemenangan ini menjadi sinyal kebangkitan setelah Persebaya mengawali musim dengan hasil pahit.

Dalam laga tersebut, Bernardo Tavares menerapkan strategi yang sangat efektif meski tidak dominan dalam penguasaan bola. Persebaya bermain lebih menunggu dan menghukum lawan melalui serangan balik cepat. "Main cantik itu bonus, menang itu kewajiban," menjadi filosofi yang dibawa Tavares untuk mengangkat performa tim di kasta tertinggi kompetisi.

Gebrakan Manajemen: Resmikan Tiga Pemain Asing Brasil
Sesaat sebelum laga dimulai, manajemen Persebaya Surabaya membakar semangat suporter dengan mengumumkan secara resmi tiga pemain asing baru yang semuanya berasal dari Brasil. Ketiga pemain ini diproyeksikan mengisi posisi krusial untuk memperkuat fondasi tim di putaran kedua:

Diego Paraiba (Striker): Disiapkan sebagai target man yang kuat dalam duel dan haus gol.

Jefferson Da Silva (Bek Kiri): Pemain bertahan yang agresif dalam membantu serangan dari sisi sayap.

Gustavo Fernandez (Bek Tengah): Sosok tenang dan disiplin untuk menutup celah di jantung pertahanan.

Kehadiran trio Brasil ini menegaskan ambisi Persebaya Surabaya untuk tidak sekadar bertahan di papan tengah, melainkan naik level dan bersaing di papan atas klasemen.

Gali Freitas: Sang Predator Baru Bajol Ijo
Bintang utama dalam kemenangan dramatis malam itu adalah Gali Freitas. Pemain muda asal Timor Leste ini menunjukkan performa "monster" dengan mencetak brace (dua gol) penentu kemenangan Persebaya. Di usia 21 tahun, Gali membuktikan dirinya sebagai predator tajam yang sangat efektif dalam memanfaatkan ruang kosong.

Hingga akhir putaran pertama, Gali Freitas telah mengoleksi empat gol bagi Persebaya Surabaya. Strategi serangan balik yang diterapkan Tavares terbukti mampu memaksimalkan kecepatan dan ketajaman Gali di lini depan.

Diego Mauricio Terancam Terdepak?
Di tengah euforia kemenangan, situasi sulit justru dialami oleh Diego Mauricio. Striker asal Brasil ini masih belum mampu mencatatkan namanya di papan skor hingga putaran pertama berakhir. Kondisi "mandul" ini menjadi alarm keras bagi masa depan sang pemain di Old City.

Dengan kedatangan Diego Paraiba dan performa panas Gali Freitas, posisi Diego Mauricio kini benar-benar di ujung tanduk. Jika tidak segera bangkit di putaran kedua, bukan tidak mungkin posisinya akan tergeser oleh persaingan internal yang semakin ketat.

Menatap putaran kedua, Persebaya Surabaya kini tampil sebagai tim yang berbeda. Dengan filosofi pelatih yang jelas dan tambahan amunisi berkualitas, rival-rival Bajol Ijo patut waspada terhadap ancaman dari Surabaya.(*)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#gali freitas #bursa transfer persebaya #Bernardo Tavares #persebaya surabaya #diego mauricio