BLITAR – Rumor Federico Barba tinggalkan Persip kembali menguat dan menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter. Nama bek asing asal Italia itu ramai dibahas bukan karena aksi heroik di lapangan atau kesalahan fatal, melainkan karena tanda tanya besar terkait masa depannya bersama Persip. Di tengah isu hengkang yang kian santer, Federico Barba akhirnya angkat bicara dan memberikan penjelasan yang cukup emosional.
Isu Federico Barba tinggalkan Persip sebenarnya bukan hal baru. Sejak beberapa pekan terakhir, spekulasi mengenai masa depannya terus beredar, terutama setelah performanya sempat menurun dan ia jarang tampil penuh. Banyak yang menilai situasi ini berkaitan erat dengan kondisi non-teknis yang dialami sang pemain.
Dalam pernyataannya, Federico Barba menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan pasti. Ia menyebut jendela transfer belum dibuka, sehingga segala kabar yang beredar masih sebatas rumor. Namun, pengakuannya mengenai kondisi pribadi justru menjadi sorotan utama.
“Saya tidak tahu. Jendela transfer belum dibuka. Saya merindukan keluarga,” ujar Barba dalam cuplikan video yang viral di media sosial.
Curahan Hati Federico Barba: Sakit dan Periode Sulit
Federico Barba mengungkapkan bahwa dirinya tengah menjalani fase yang tidak mudah. Ia menyebut sempat sakit dan harus melewati periode rumit, baik secara fisik maupun mental. Kondisi ini dinilai turut memengaruhi performanya di lapangan bersama Persip.
“Saya menjalani periode yang cukup rumit. Saya sakit dan itu tidak mudah,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut membuat rumor Federico Barba tinggalkan Persip semakin liar. Banyak suporter yang mulai memahami bahwa persoalan yang dihadapi sang pemain bukan semata soal kontrak atau menit bermain, melainkan juga urusan keluarga dan kesehatan.
Persip Masih Menunggu Kepastian
Dari sisi klub, manajemen Persip sejauh ini belum memberikan pernyataan resmi terkait masa depan Federico Barba. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa Persip masih membuka peluang mempertahankan sang bek, terutama karena pengalamannya dinilai penting bagi stabilitas lini belakang.
Federico Barba sendiri dikenal sebagai pemain dengan jam terbang tinggi di kompetisi Eropa. Kehadirannya di Persip sempat membawa harapan besar, terutama dalam mengangkat kualitas pertahanan tim. Sayangnya, adaptasi dan kondisi fisik yang belum sepenuhnya ideal membuat kontribusinya belum maksimal.
Bertahan atau Hanya Soal Waktu?
Pertanyaan besar kini mengemuka: apakah Federico Barba akan bertahan atau benar-benar meninggalkan Persip? Hingga saat ini, jawabannya masih abu-abu. Barba tidak secara eksplisit menyatakan ingin pergi, tetapi juga tidak menutup kemungkinan tersebut.
Kerinduan terhadap keluarga menjadi faktor krusial. Bagi pemain asing, jarak geografis dan tekanan kompetisi sering kali menjadi tantangan tersendiri. Situasi ini pula yang kerap memicu keputusan hengkang, meski kontrak masih berjalan.
Isu Federico Barba tinggalkan Persip pun memantik beragam reaksi dari suporter. Sebagian berharap sang pemain bisa bangkit dan kembali fokus membela tim. Namun, ada pula yang mulai bersiap menerima kemungkinan terburuk jika Persip harus kehilangan bek asingnya dalam waktu dekat.
Menunggu Jendela Transfer Dibuka
Segala kepastian kemungkinan baru akan terjawab setelah jendela transfer resmi dibuka. Saat itulah arah masa depan Federico Barba akan semakin jelas, apakah tetap bertahan bersama Persip atau memilih mencari tantangan baru demi stabilitas pribadi dan keluarganya.
Untuk saat ini, rumor masih sebatas spekulasi. Namun satu hal yang pasti, pengakuan jujur Federico Barba telah membuka sisi lain dari kehidupan seorang pesepak bola profesional, bahwa di balik sorotan lapangan hijau, ada pergulatan personal yang tak kalah berat.(*)
Editor : Rendra Febrian Permana