Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persib Bandung vs Selangor FC Liga Champions Asia: Skema Pressing Andrew–Adam Alis Jadi Kunci Kemenangan 2-0 Maung Bandung

Rendra Febrian Permana • Rabu, 11 Februari 2026 | 10:09 WIB

Persib Bandung vs Selangor FC Liga Champions Asia: Skema Pressing Andrew–Adam Alis Jadi Kunci Kemenangan 2-0 Maung Bandung
Persib Bandung vs Selangor FC Liga Champions Asia: Skema Pressing Andrew–Adam Alis Jadi Kunci Kemenangan 2-0 Maung Bandung

BLITAR - Persib Bandung vs Selangor FC Liga Champions Asia menjadi panggung pembuktian efektivitas taktik pressing Maung Bandung. Bermain disiplin dan terstruktur, Persib sukses menundukkan wakil Liga Malaysia, Selangor FC, dengan skor meyakinkan 2-0 dalam lanjutan fase grup Liga Champions Asia.

Dalam laga Persib Bandung vs Selangor FC Liga Champions Asia tersebut, kunci kemenangan tim asuhan Bojan Hodak terletak pada skema tekanan tinggi yang dimotori duet Andrew dan Adam Alis. Sejak menit awal, Persib tidak memberi ruang nyaman bagi Selangor untuk membangun serangan dari lini belakang.

Pressing Terstruktur Lumpuhkan Build Up Selangor

Persib tampil dengan formasi dasar 1-4-4-2 yang fleksibel berubah menjadi 1-4-2-3-1 saat bertahan. Andrew ditempatkan sebagai penekan pertama, sementara Adam Alis berada tepat di belakangnya untuk mempertebal tekanan. Target utama pressing ini adalah pemain nomor punggung 6 Selangor FC, yang menjadi poros utama distribusi bola.

Andrew tidak sekadar menekan, tetapi juga melakukan gerakan melingkar untuk menutup jalur umpan ke gelandang bertahan Selangor. Saat opsi tersebut tertutup, Adam Alis siap menyergap dari belakang. Pola “gerakan piston” ini membuat kiper dan dua bek tengah Selangor kerap kehilangan opsi progresi bola.

Akibatnya, Selangor berulang kali dipaksa melakukan long ball. Sesuai prinsip pressing modern, Persib berhasil mencapai tiga tujuan sekaligus: mengganggu lawan, memaksa bola panjang, dan memenangkan duel kedua di lini tengah.

Dominasi Sektor Kanan Persib

Dalam fase menyerang, Persib Bandung vs Selangor FC Liga Champions Asia memperlihatkan dominasi kuat Maung Bandung dari sisi kanan. Uliam Barros tampil agresif, tidak hanya menyerang tetapi juga disiplin dalam tracking back, termasuk mematikan pergerakan Faisal Halim.

Barros beberapa kali melakukan diagonal run dari half-space menuju area sentral, menciptakan overload yang menyulitkan fullback kiri Selangor. Kombinasi Eliano, Luciano, dan Barros kerap menghasilkan peluang, meski belum sepenuhnya klinis dalam penyelesaian akhir.

Sebaliknya, sektor kiri Persib masih terlihat kurang hidup. Berguinho dinilai belum mampu memberi keseimbangan serangan. Meski kualitas individunya tak diragukan, kontribusinya belum seefektif sisi kanan yang sudah memiliki pakem permainan jelas.

Gol Penalti Berawal dari Tekanan

Gol pembuka Persib bermula dari situasi klasik ala Bojan Hodak. Setelah mengantisipasi sepak pojok Selangor, Marc Klok memulai skema serangan balik cepat. Bola diarahkan ke ruang kosong di belakang pertahanan Selangor, memaksimalkan kecepatan Adam Alis.

Tekanan lanjutan Andrew di fase build up Selangor kembali menjadi awal malapetaka bagi lawan. Kesalahan distribusi bola membuat Persib merebut penguasaan, hingga Federico Barba dilanggar di kotak penalti. Andrew yang menjadi eksekutor sukses mengonversi peluang tersebut menjadi gol.

Gol kedua kembali menegaskan betapa pentingnya kontribusi off the ball para pemain Persib. Bukan hanya soal mencetak gol, tetapi juga kerja keras dalam menekan, menutup ruang, dan menjaga intensitas permainan.

Solid di Lini Belakang

Selain pressing lini depan, lini pertahanan Persib juga pantas mendapat apresiasi. Federico Barba, Julio Cesar, Matricardi, dan Eliano tampil solid, dibantu kerja defensif kedua winger. Barros dan Berguinho beberapa kali turun hingga area pertahanan sendiri, membuat Selangor kesulitan menciptakan peluang bersih.

Secara keseluruhan, laga Persib Bandung vs Selangor FC Liga Champions Asia berjalan dengan tempo cenderung lambat. Namun, efektivitas pressing dan disiplin taktik membuat Persib tampil superior. Meski masih bergantung pada sektor kanan, kemenangan ini menunjukkan identitas permainan Persib mulai terbentuk dengan jelas di level Asia.(*)

Editor : Rendra Febrian Permana
#Andrew #Liga Chammpions #selangor fc #persib bandung #adam alis