BLITAR KAWENTAR - Berawal Hobi, Tertantang Hadirkan Wisata Alam Ekstrem di Blitar.
Ada saja peluang usaha jika sungguh-sungguh mencari. Salah satunya Komunitas Kumbang Adventure Blitar ini.
Diinisiasi beberapa anak muda, mereka membuat komunitas dengan usaha jasa open trip dan canyoneering.
Secara resmi, komunitas yang menjual jasa pelayanan dan mengantar wisatawan ke tempat-tempat wisata di Blitar ini berdiri pada tahun lalu.
Meskipun termasuk baru, namun puluhan wisatawan telah memanfaatkan jasa mereka. “Ya, lumayan, kami juga memanfaatkan tempat wisata seperti air terjun untuk memberikan jasa canyoneering,” ungkap Ketua Kumbang Adventure, Daniel Frenkisen.
Kumbang Adventure awalnya lahir dari hobi dan ketertarikan para anggotanya terhadap kegiatan alam.
Meski bukan menjadi pekerjaan utama, hobi tersebut kemudian dikembangkan menjadi peluang usaha tambahan yang dikelola secara serius.
“Kumbang Adventure ini memang didominasi anak-anak muda. Kami punya minat yang sama, dan kebetulan senang pada petualangan alam yang menantang,” aku pemuda 22 tahun ini.
Kumbang Adventure telah melayani open trip pendakian ke sejumlah gunung di sekitar wilayah Blitar, seperti Gunung Kelud, Kawi, dan Buthak.
Selain itu, komunitas ini juga membuka perjalanan ke luar daerah, di antaranya Gunung Lawu dan Gunung Wilis. Untuk aktivitas canyoneering, destinasi yang ditawarkan berada di Air Terjun Jurug Bening, Blitar.
“Peserta open trip yang kami layani rata-rata dari luar kota, ya selain memberikan jasa, kami juga terus berupaya untuk mempromosikan tempat-tempat wisata yang ada di Blitar, dan juga beberapa gunung di daerah sekitar,” bebernya.
Daniel mengaku, pada awalnya masih terdapat pandangan negatif karena wisata alam kerap dikaitkan dengan mitos atau kesan mistis.
Namun, seiring meningkatnya jumlah pengunjung, masyarakat mulai menerima keberadaan komunitas tersebut.
“Awalnya memang dari hobi, tapi ke depannya kami berharap anak-anak muda, baik dari Blitar maupun luar kota bisa menjajaki wisata ekstreme Blitar,” terangnya. (mg3/ady)
Editor : Satria Wira Yudha Pratama