Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persija Jakarta Tertinggal 6 Poin dari Persib Bandung Usai Dibungkam Arema FC, Bos Macan Kemayoran Beri Ultimatum Keras ke Mauricio Souza: Waktunya Bu

Satria Wira Yudha Pratama • Selasa, 10 Februari 2026 | 11:50 WIB
Persija tertinggal 6 poin dari Persib! Direktur Persija ultimatum Mauricio Souza usai borong 7 pemain baru. Simak fakta lengkapnya di sini!
Persija tertinggal 6 poin dari Persib! Direktur Persija ultimatum Mauricio Souza usai borong 7 pemain baru. Simak fakta lengkapnya di sini!

BLITAR – Kekecewaan mendalam tengah menyelimuti pendukung setia Persija Jakarta, The Jakmania, setelah tim kesayangannya harus menyerah dari Arema FC pada pekan ke-20 Liga 1 Super League 2026.

Kekalahan ini tidak hanya mencoreng gengsi, tetapi juga membuat posisi Macan Kemayoran semakin sulit dalam persaingan gelar juara.

Akibat hasil minor tersebut, jarak poin Persija kian melebar dari rival abadi mereka, Persib Bandung, yang saat ini kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 47 poin, meninggalkan Rizky Ridho dan kawan-kawan dengan selisih enam angka yang cukup mencolok.

Situasi panas ini memicu berbagai reaksi viral di media sosial, terutama terkait performa tim yang dinilai tidak stabil meski telah melakukan perombakan besar.

Menanggapi tekanan yang kian kencang, Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, akhirnya buka suara dan memberikan pernyataan tegas yang mengarah langsung kepada sang arsitek tim, Mauricio Souza.

Ultimatum Manajemen Usai Belanja Besar
Manajemen Persija Jakarta menegaskan bahwa dukungan penuh telah diberikan kepada tim pelatih untuk menghadapi putaran kedua.

Tak tanggung-tanggung, Macan Kemayoran mendatangkan tujuh pemain baru sekaligus, termasuk tiga legiun asing dengan profil mentereng.

Prapanca secara terbuka menuntut pembuktian dari Mauricio Souza agar investasi besar tersebut berbanding lurus dengan prestasi di lapangan hijau.

"Sudah waktunya buktiin," tegas Mohamad Prapanca melalui akun Instagram pribadinya, mengisyaratkan bahwa manajemen tidak lagi menoleransi alasan di tengah ketatnya persaingan papan atas.

Ultimatum ini muncul karena Persija kini tidak hanya tertinggal dari Persib, tetapi juga terpaut lima angka dari Borneo FC yang bertengger di posisi kedua.

Respons Mauricio Souza: Fokus dan Tenang
Di sisi lain, Mauricio Souza memilih untuk bersikap tenang meski mengakui kekalahan dari Arema FC sangat menyakitkan.

Pelatih asal Brasil tersebut meminta anak asuhnya untuk tidak terdistraksi oleh jarak angka di klasemen Liga 1 Super League saat ini.

Souza menekankan bahwa kompetisi masih menyisakan 14 pertandingan, di mana segala kemungkinan masih bisa terjadi jika tim tetap fokus pada perbaikan internal.

Terkait keributan yang sempat terjadi pasca-pertandingan, Souza menganggap hal tersebut dipicu oleh perilaku tidak sopan dari pihak lawan.

Namun, fokus utamanya kini adalah membangkitkan mentalitas pemain untuk mengejar ketertinggalan poin.

Dengan tuntutan juara yang sudah didepan mata, Souza kini memikul beban berat untuk membuktikan bahwa deretan pemain baru pilihan manajemen mampu membawa Persija Jakarta kembali ke jalur juara.

Kesimpulan: Pembuktian di Sisa Musim
Faktanya, meski secara matematis peluang juara masih terbuka, tekanan internal dari manajemen menjadi ujian nyata bagi kepemimpinan Mauricio Souza.

Persija Jakarta dituntut segera bangkit dan meraih poin maksimal di laga-laga berikutnya guna memangkas jarak dari Persib Bandung. Konsistensi menjadi kunci utama jika Macan Kemayoran ingin menjawab tantangan manajemen untuk mengangkat trofi musim ini.(*)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#mohamad prapanca #persija jakarta #mauricio souza #klasemen liga 1 #persib bandung