Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Panas! Juventus Siap Bajak Davide Frattesi dari Inter Milan, Si Nyonya Tua Ajukan Proposal Pinjaman

Saifullah Muhammad Jafar • Jumat, 13 Februari 2026 | 13:35 WIB

Bursa transfer memanas! Juventus serius bidik Davide Frattesi ke Juventus dengan skema pinjaman.
Bursa transfer memanas! Juventus serius bidik Davide Frattesi ke Juventus dengan skema pinjaman.
BLITAR – Bursa transfer Januari 2026 dipastikan bakal memanas seiring dengan manuver agresif Juventus. Raksasa Turin itu dikabarkan tengah membidik gelandang Inter Milan, Davide Frattesi, yang mulai tersisih dari skuad utama Nerazzurri. Kabar kepindahan Davide Frattesi ke Juventus semakin santer terdengar setelah sang pemain disebut-sebut tidak masuk dalam rencana jangka panjang pelatih anyar Inter, Cristian Chivu.

Jurnalis kenamaan Italia, Matteo Moretto, melalui laporannya di Relevo, mengungkapkan bahwa Bianconeri serius mempertimbangkan opsi untuk mendaratkan Frattesi ke Allianz Stadium. Strategi yang disiapkan Juventus adalah mengajukan peminjaman dengan opsi pembelian di akhir musim. Langkah ini dinilai sebagai solusi cerdas untuk memperkuat lini tengah Si Nyonya Tua tanpa harus mengeluarkan dana besar secara langsung di pertengahan musim.

Namun, jalan terjal menanti Juventus. Inter Milan, meski tak lagi memprioritaskan Frattesi, menetapkan syarat ketat. Kubu La Beneamata hanya bersedia melepas gelandang berusia 26 tahun itu jika klausul pembelian bersifat wajib (obligatory purchase), bukan sekadar opsi. Negosiasi alot diprediksi bakal terjadi mengingat rivalitas sengit kedua klub dalam perebutan gelar Serie A.

Baca Juga: Anti-Palsu! Intip 3 Fitur Keamanan Canggih Sertipikat Tanah Elektronik, Bisa Cek Lokasi via Sentuh Tanahku

Frustrasi Minim Menit Bermain di Bawah Chivu

Sejak Cristian Chivu mengambil alih kursi kepelatihan Inter Milan pasca kepergian Simone Inzaghi, nasib Frattesi berubah drastis. Mantan bintang Sassuolo itu lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan. Statistik mencatat, Frattesi baru satu kali tampil sebagai starter di Serie A musim ini. Minimnya kesempatan bermain membuat sang pemain frustrasi dan mulai mempertimbangkan hengkang demi menyelamatkan kariernya, serta menjaga asa tampil reguler di Timnas Italia.

Situasi pelik ini dimanfaatkan dengan jeli oleh Juventus. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, dikabarkan merupakan pengagum berat karakter permainan Frattesi. Spalletti menilai energi, visi bermain, dan kemampuan box-to-box Frattesi sangat cocok dengan skema taktik yang ia terapkan di Turin. Bagi Spalletti, Frattesi adalah kepingan puzzle yang hilang untuk menyempurnakan lini tengah Juventus.

Baca Juga: Kenali Sertipikat Tanah Elektronik: Bentuk PDF, Aman dari Mafia dan Bisa Cetak Mandiri! Cek Juga Update BPNT Tahap 1

Inter Pasang Banderol 30 Juta Euro

Meski jarang dimainkan, Inter Milan tidak ingin melepas asetnya dengan harga murah. Manajemen Nerazzurri mematok harga 30 juta Euro (sekitar Rp 500 miliar) untuk Frattesi. Angka ini dinilai terlalu tinggi oleh Juventus, yang enggan mengambil risiko pembelian permanen tanpa jaminan performa sang pemain.

Perbedaan pandangan mengenai valuasi dan metode transfer inilah yang menjadi ganjalan utama. Inter Milan yang kini dipimpin oleh Oaktree Capital memiliki target finansial ketat untuk meningkatkan valuasi klub hingga 1 miliar Euro. Oleh karena itu, setiap penjualan pemain harus memberikan keuntungan maksimal secara ekonomi. Di sisi lain, Juventus harus pintar-pintar mengatur neraca keuangan mereka.

Baca Juga: Resmi Cair! Pesangon Pensiunan Lama Mulai Ditransfer Pemerintah, Ini Skema Baru dan Cara Cek Rekening Anda

Manuver Inter: Pulangkan Joao Cancelo dan Pagari Bastoni

Sementara itu, Inter Milan juga tidak tinggal diam di bursa transfer. Mereka dikabarkan tengah bekerja keras untuk memulangkan Joao Cancelo. Pakar transfer Fabrizio Romano menyebut Inter telah menjalin kontak intensif dengan agen Jorge Mendes. Cancelo, yang pernah berseragam Inter, dianggap sebagai solusi instan dan berkualitas untuk pos bek sayap.

Selain berburu pemain baru, Inter juga fokus memagari bintang mereka. Bek andalan Alessandro Bastoni yang tengah diincar klub Premier League dan Liga Arab Saudi, rencananya akan disodori perpanjangan kontrak hingga 2030. Langkah ini menegaskan ambisi Inter untuk tetap kompetitif di level tertinggi Eropa sekaligus melindungi aset berharga mereka dari godaan uang klub-klub kaya raya.

Bagi Juventus, keberhasilan mendatangkan Frattesi akan menjadi kemenangan ganda: memperkuat skuad sendiri sekaligus melemahkan kedalaman skuad rival abadi mereka. Kita tunggu saja apakah saga transfer Davide Frattesi ke Juventus ini akan berakhir dengan jabat tangan atau justru buntu di meja negosiasi. (*)

Editor : Saifullah Muhammad Jafar
#bursa transfer Serie A #Davide Frattesi ke Juventus #inter milan #luciano spalletti #Cristian Chivu