Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ratchaburi FC Didiskualifikasi dari ACL2 dan Persib Bandung Lolos Final? Cek Fakta dan Pernyataan Resmi AFC Terkait Isu Viral Ini

Muhammad Adib Falih Rifly • Kamis, 26 Februari 2026 | 12:40 WIB

Cek fakta isu Ratchaburi FC didiskualifikasi dari ACL2 dan Persib Bandung lolos final. Simak pernyataan resmi AFC dan hasil agregat sebenarnya di sini.
Cek fakta isu Ratchaburi FC didiskualifikasi dari ACL2 dan Persib Bandung lolos final. Simak pernyataan resmi AFC dan hasil agregat sebenarnya di sini.

BLITAR KAWENTAR – Jagat media sosial baru-baru ini diguncang oleh isu panas mengenai nasib klub asal Thailand, Ratchaburi FC, yang dikabarkan mendapat sanksi berat dari FIFA dan AFC. Isu viral tersebut mengklaim bahwa Ratchaburi FC resmi didiskualifikasi dari ajang AFC Champions League 2 (ACL2) musim 2025/2026 setelah dituding melakukan kecurangan saat menghadapi Persib Bandung.

Kabar yang beredar luas melalui unggahan video tersebut menyebutkan adanya investigasi tertutup yang menemukan indikasi intervensi terhadap perangkat pertandingan. Akibatnya, muncul narasi bahwa Persib Bandung mendapatkan rehabilitasi nama dan berhak melaju ke babak selanjutnya menggantikan posisi wakil Thailand tersebut. Sontak, informasi ini memicu euforia di kalangan suporter, meski kebenarannya perlu diuji secara administratif.

Baca Juga: Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Ini Syarat, Prosedur, dan Biaya Resminya di BPN

Fakta Sebenarnya: Tidak Ada Diskualifikasi untuk Ratchaburi FC

Berdasarkan penelusuran mendalam Tim Blitar Kawentar, kabar mengenai diskualifikasi Ratchaburi FC dan lolosnya Persib Bandung ke babak final ACL2 dipastikan tidak benar atau hoaks. Hingga saat ini, tidak ada pengumuman resmi dari Asian Football Confederation (AFC) maupun FIFA terkait sanksi disiplin terhadap klub berjuluk The Dragons tersebut.

Nama Ratchaburi FC masih tercatat secara sah sebagai tim yang melaju ke fase berikutnya dalam dokumen resmi kompetisi. Hal ini menegaskan bahwa klaim yang beredar di platform digital tidak memiliki dasar keputusan hukum dari otoritas tertinggi sepak bola Asia.

Analisis Statistik dan Regulasi AFC

Secara teknis pertandingan, Persib Bandung telah dinyatakan tersingkir melalui hasil agregat yang sah. Pada pertemuan pertama (leg 1), Ratchaburi FC unggul telak dengan skor 3-0. Sementara pada pertemuan kedua (leg 2), Maung Bandung hanya mampu menang tipis 1-0.

Baca Juga: Restorasi Arsip Pertanahan Pascabencana, ATR/BPN Gandeng STPN Kirim 30 Taruna ke Aceh Tamiang

Margin tiga gol pada laga pertama menjadi faktor kunci kegagalan Persib melangkah lebih jauh. Mengenai spekulasi penggunaan VAR yang dianggap kontroversial, regulasi AFC menegaskan bahwa kesalahan teknis atau keputusan wasit di lapangan tidak secara otomatis menggugurkan hasil pertandingan atau mendiskualifikasi sebuah klub.

Keputusan Resmi AFC Tetap Sah

Baca Juga: Taruna STPN Dilibatkan Pemulihan Arsip Pertanahan Aceh Tamiang, Kepala ANRI Beri Pesan Khusus

Hukuman berat seperti diskualifikasi hanya bisa dijatuhkan jika terjadi pelanggaran administratif luar biasa, seperti pemalsuan dokumen pemain atau pengaturan skor (match fixing) yang terbukti secara hukum. Hingga detik ini, tidak ditemukan bukti kuat maupun pernyataan resmi terkait pelanggaran kode etik oleh pihak Thailand.

Dengan demikian, hasil babak 16 besar ACL2 tetap berlaku sesuai dengan catatan di lapangan. Suporter diharapkan lebih jeli dalam menyaring informasi viral dan tetap berpegang pada rilis resmi organisasi sepak bola internasional untuk menghindari disinformasi.  (*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#afc #ratchaburi fc #Persib banding vs Ratchaburi FC #acl 2