BLITAR - Atmosfer magis Old Trafford kembali memakan korban. Dalam lanjutan pekan ke-24 Premier League musim 2025/2026, Manchester United sukses mengamankan kemenangan krusial yang menegaskan Kebangkitan Manchester United di Liga Inggris. Menjamu Fulham pada Minggu (1/2) malam WIB, Setan Merah menyudahi perlawanan tim tamu dengan skor tipis 3-2 melalui skenario yang sangat dramatis di menit-menit akhir pertandingan.
Laga ini seolah menjadi bukti bahwa "Fergie Time" atau tradisi mencetak gol di masa kritis belum luntur dari DNA klub. United sebenarnya sempat memimpin nyaman dua gol terlebih dahulu lewat aksi Casemiro pada menit ke-19 dan Mateus Cunha di menit ke-56. Namun, kelengahan di lini belakang membuat Fulham mampu menyamakan kedudukan melalui penalti Raul Jimenez (85') dan gol telat Kevin (91'). Saat laga tampak akan berakhir imbang, Benjamin Sesko muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol kemenangan pada menit ke-94.
Benjamin Sesko yang menjadi aktor utama kemenangan tersebut mengaku sangat emosional. Penyerang muda ini merasa sangat bahagia bisa membantu tim meraih poin penuh di depan ribuan pendukung fanatik. "Itu luar biasa. Saat saya mencetak gol, saya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi. Bisa membantu tim dan penggemar meraih kemenangan di waktu yang tepat rasanya sangat menyenangkan," ujar Sesko dalam wawancaranya dengan MU TV.
Pelatih sementara Manchester United, Michael Carrick, akhirnya angkat bicara mengenai identitas tim yang sempat diragukan banyak pihak. Menurutnya, hasil kontra Fulham adalah jawaban telak bagi mereka yang menertawakan konsep mentalitas Setan Merah. Carrick menegaskan bahwa kemenangan di masa injury time adalah wajah asli United yang sebenarnya.
"Ini perasaan terbaik yang harus saya katakan. Atmosfer di depan Stretford End membuat kemenangan ini menjadi lebih bermakna. Orang-orang pulang dengan membawa lebih dari sekadar tiga poin hari ini," ungkap Carrick. Meskipun situasi di lapangan sempat memanas saat Fulham menyamakan skor, Carrick mengaku tetap tenang karena percaya pada kemampuan individu pemainnya, terutama duet Bruno Fernandes dan Sesko yang menjadi otak gol penentu.
Kebangkitan Manchester United di Liga Inggris di bawah kendali Carrick juga memberikan panggung bagi talenta muda. Nama Kobbie Mainoo kembali menjadi sorotan setelah tampil impresif di lini tengah berduet dengan Casemiro. Carrick memuji ketenangan Mainoo dalam mengatasi tekanan lawan meski usianya masih sangat muda. Kehadiran Mainoo dianggap sebagai fondasi penting bagi stabilitas permainan United saat ini.
Baca Juga: Gudang Tembakau di Tawangsari Garum Terbakar, Diduga Dipicu Daun Tembakau
Di tengah performa apik tim, spekulasi mengenai masa depan Marcus Rashford kembali mencuat. Rashford yang saat ini sedang menikmati masa peminjaman produktif di Barcelona dikabarkan masuk dalam rencana jangka panjang Michael Carrick jika ia diangkat menjadi manajer permanen. Carrick disebut ingin memulangkan mantan rekan setimnya itu untuk memperkuat daya gedor tim musim depan.
Namun, upaya memulangkan Rashford diprediksi tidak akan mudah. Pemain timnas Inggris tersebut secara terbuka menyatakan kebahagiaannya di Camp Nou setelah mencetak 9 gol dan 9 assist sejauh ini. Selain keinginan pribadi sang pemain, manajemen United juga dikabarkan tengah fokus untuk menyeimbangkan beban gaji pemain. Kendati demikian, sinyal positif yang ditunjukkan tim saat ini membuat para penggemar optimis bahwa Kebangkitan Manchester United di Liga Inggris bukan sekadar tren sesaat, melainkan awal dari era baru yang lebih kompetitif.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.