JAKARTA – Bek jangkung Elkan Baggott dipastikan kembali masuk radar Timnas Indonesia. Pemain yang saat ini bermain di Inggris itu dikabarkan telah menerima panggilan dari pelatih baru Garuda, John Herdman, untuk persiapan menghadapi agenda internasional mendatang.
Pemanggilan tersebut dilakukan secara tertutup sebagai bagian dari persiapan menuju FIFA Series 2026. Turnamen ini akan menjadi pertandingan internasional pertama Timnas Indonesia setelah agenda kompetitif terakhir pada Oktober lalu.
Dalam agenda tersebut, Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis national football team pada 27 Maret. Tiga hari berselang, Garuda juga akan melawan salah satu dari dua calon lawan, yakni Bulgaria national football team atau Solomon Islands national football team.
Pemanggilan Dilakukan Secara Diam-diam
Menurut informasi yang beredar, Herdman sudah mulai menghubungi beberapa pemain secara langsung tanpa mengumumkannya terlebih dahulu ke publik.
Langkah ini disebut sebagai strategi untuk menjaga fokus tim sekaligus memberi ruang bagi pelatih dalam menyusun komposisi skuad.
Diperkirakan sekitar 70 hingga 80 persen pemain yang dipanggil merupakan wajah lama di timnas. Namun sekitar 20 persen lainnya kemungkinan berisi pemain baru atau pemain lama yang sudah lama tidak mendapat panggilan.
Penantian Panjang Elkan Baggott
Kembalinya Baggott ke skuad Garuda menjadi perhatian besar publik. Sejak tampil di level senior pada AFC Asian Cup 2023, bek berusia 23 tahun itu memang jarang terlihat dalam daftar panggilan tim nasional.
Padahal pemain dengan darah Indonesia, Inggris, dan Thailand tersebut dinilai memiliki kualitas mumpuni sebagai bek tengah.
Sepanjang musim ini, Baggott memang tidak mendapatkan banyak kesempatan bermain di klubnya, Ipswich Town. Ia baru tampil dua kali di ajang FA Cup dan belum mendapat menit bermain di kompetisi liga.
Meski demikian, pengalaman bermain di sepak bola Inggris tetap dianggap sebagai nilai penting bagi lini pertahanan Timnas Indonesia.
Persaingan Bek Kiri Semakin Ketat
Jika benar dimainkan kembali, Baggott akan menambah kedalaman lini belakang Garuda, terutama di posisi bek tengah berkaki kiri.
Timnas Indonesia saat ini memang memiliki cukup banyak pemain bertahan dengan kaki dominan kiri. Hal ini tergolong unik karena dalam sepak bola modern jumlah pemain kidal biasanya jauh lebih sedikit dibanding pemain berkaki kanan.
Kehadiran Baggott akan membuat persaingan di sektor pertahanan semakin menarik dan memberi lebih banyak opsi bagi Herdman dalam meracik strategi.
Fokus Persiapan Menuju FIFA Series
Saat ini tim pelatih Timnas Indonesia tengah memantau kondisi para pemain, termasuk mereka yang bermain di luar negeri.
Beberapa pemain diperkirakan akan bergabung setelah menyelesaikan pertandingan terakhir bersama klub masing-masing pada pertengahan bulan.
Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan memainkan laga FIFA Series pada 27 dan 30 Maret. Ajang tersebut akan menjadi kesempatan pertama bagi John Herdman untuk menguji komposisi timnya secara langsung di pertandingan internasional.
Jika benar tampil, kembalinya Elkan Baggott tentu menjadi salah satu cerita menarik yang dinantikan oleh para penggemar sepak bola Indonesia.
Editor : Anggi Septian A.P.