JAKARTA – Persaingan MotoGP musim 2026 diprediksi semakin panas menjelang seri kedua MotoGP Brasil 2026. Ambisi juara bertahan Marc Marquez untuk mempertahankan gelarnya diperkirakan tidak akan mudah karena sejumlah rival kuat mulai menunjukkan performa impresif sejak seri pembuka.
Mantan pembalap MotoGP Ruben Xaus menilai persaingan musim ini akan jauh lebih ketat. Menurutnya, setidaknya ada lima pembalap yang berpotensi menjegal langkah Marquez dalam perebutan gelar juara dunia.
Kelima rival tersebut adalah Pedro Acosta, Jorge Martin, Marco Bezzecchi, Raul Fernandez, dan Ai Ogura.
Menurut Xaus, hasil balapan pembuka di Thailand sudah menunjukkan bahwa dominasi Marquez musim lalu tidak akan mudah terulang.
“Mungkin Marc Marquez tidak menduga akan ada lima rival yang bisa mengimbanginya,” ujar Xaus seperti dikutip dari media balap Motosan.
Awal Musim yang Tidak Mudah bagi Marquez
Seri pembuka musim ini berlangsung di Chang International Circuit dalam ajang MotoGP Thailand 2026.
Pada sprint race, Marquez masih mampu menunjukkan performa kompetitif dengan finis di posisi kedua. Namun nasib berbeda terjadi pada balapan utama ketika ia gagal menyelesaikan lomba setelah mengalami insiden di tengah balapan.
Hasil tersebut membuat awal musim Marquez tidak berjalan sempurna.
Xaus menilai start yang kurang baik bisa menjadi tekanan tambahan bagi pembalap dalam perburuan gelar.
Baca Juga: Polisi Terus Gencar Patroli Dini Hari Cegah Petasan hingga SOTR
“Pembalap yang memulai kejuaraan dengan buruk biasanya membutuhkan dua atau tiga balapan untuk memperbaiki performa,” jelasnya.
Marco Bezzecchi Percaya Diri Usai Menang di Thailand
Sementara itu, kemenangan di Thailand diraih oleh pembalap Aprilia Racing, yaitu Marco Bezzecchi.
Pembalap asal Italia tersebut tampil dominan di balapan utama dan berhasil mengalahkan Pedro Acosta serta Raul Fernandez.
Bagi Bezzecchi, kemenangan tersebut menjadi kebangkitan setelah sebelumnya gagal finis pada sesi sprint race.
Ia mengaku sangat puas dengan strategi yang dijalankan tim selama balapan.
“Saya tahu ritme saya bagus. Jika start kuat dan tetap tenang, saya bisa membuka jarak di awal,” kata Bezzecchi dalam wawancara usai balapan.
Meski begitu, pembalap binaan akademi Valentino Rossi tersebut menegaskan dirinya tidak ingin terlalu cepat puas.
Menurutnya, musim MotoGP masih sangat panjang dan setiap seri balapan memiliki tantangan berbeda.
Fokus Menuju MotoGP Brasil 2026
Setelah Thailand, para pembalap kini bersiap menghadapi seri kedua MotoGP Brasil 2026 yang akan digelar di Autódromo Internacional Ayrton Senna.
Balapan di sirkuit baru tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21–23 Maret 2026.
Bezzecchi mengaku sudah tidak sabar merasakan atmosfer balapan di Brasil.
Ia bahkan sempat bertanya kepada rekan setimnya mengenai suasana khas negara tersebut, mulai dari musik hingga atmosfer para penggemarnya.
“Saya sangat senang bisa balapan di Brasil. Saya sudah banyak bertanya tentang suasana di sana,” ujar Bezzecchi.
Persaingan Klasemen Semakin Ketat
Saat ini klasemen sementara MotoGP 2026 masih dipimpin oleh Pedro Acosta dengan keunggulan tujuh poin dari Bezzecchi yang berada di posisi kedua.
Situasi ini membuat seri Brasil menjadi sangat penting bagi para pembalap yang ingin memperbaiki posisi di klasemen.
Dengan banyaknya pembalap yang tampil kompetitif, musim MotoGP 2026 diperkirakan akan menghadirkan pertarungan gelar yang jauh lebih dramatis dibanding musim sebelumnya.
Editor : Anggi Septian A.P.