Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Cairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang, Ini Dokumennya

C
Peserta yang gagal mencairkan JHT lewat layanan digital dapat mengajukan klaim langsung di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.
Peserta yang gagal mencairkan JHT lewat layanan digital dapat mengajukan klaim langsung di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.

Advertisement

JAKARTA - Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang gagal mencairkan saldo Jaminan Hari Tua (JHT) melalui aplikasi JMO atau Lapak Asik masih dapat mengajukan klaim secara langsung di kantor cabang. Prosesnya dimulai dengan membawa sejumlah dokumen, mengisi formulir, mengambil nomor antrean, hingga menjalani wawancara dan verifikasi oleh petugas.

Informasi mengenai pencairan JHT secara langsung di kantor cabang tersebut disampaikan melalui sebuah video yang membahas permintaan peserta terkait tata cara klaim setelah mengalami kendala melalui layanan digital.

Peserta yang ingin mengajukan pencairan di kantor cabang terlebih dahulu perlu mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Sebelum datang, sejumlah dokumen persyaratan perlu dipersiapkan agar proses pengajuan tidak harus dilakukan berulang kali.

Dokumen yang disebut perlu dibawa antara lain KPJ asli dan fotokopi, KTP asli dan fotokopi, Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopi, serta paklaring asli dan fotokopi.

Selain itu, peserta juga perlu membawa buku tabungan atau buku rekening atas nama peserta yang mengajukan pencairan. Dalam video tersebut juga disebutkan bahwa peserta dengan saldo di atas batas tertentu perlu membawa NPWP.

Advertisement

Setelah seluruh dokumen disiapkan, peserta dapat datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Petugas kemudian akan memberikan formulir pengajuan pembayaran JHT yang perlu diisi oleh peserta.

Pengisian formulir menjadi salah satu tahap awal sebelum peserta melanjutkan proses klaim. Setelah formulir selesai diisi, peserta mengambil nomor antrean dan menunggu hingga nomor tersebut dipanggil.

Tahap berikutnya adalah wawancara dan verifikasi dokumen. Peserta akan dipanggil sesuai urutan nomor antrean untuk menjalani proses tersebut bersama petugas BPJS Ketenagakerjaan.

Pada tahap verifikasi, dokumen yang sebelumnya dibawa peserta akan diperiksa oleh petugas. Proses ini menjadi bagian penting dalam pengajuan pencairan saldo JHT secara langsung di kantor cabang.

Setelah proses wawancara dan verifikasi selesai, peserta akan menerima tanda terima. Selanjutnya, peserta dapat meninggalkan kantor cabang dan menunggu saldo JHT masuk ke rekening yang telah didaftarkan.

Advertisement

Artikel Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Kejar 64 Juta Pekerja Informal yang Belum Terlindungi, Ini Strateginya

BPJS Ketenagakerjaan Kejar 64 Juta Pekerja Informal yang Belum Terlindungi, Ini Strateginya

BPJS Ketenagakerjaan memperluas perlindungan pekerja informal. Baru 13,5 juta dari 77,8 juta pekerja telah menjadi peserta aktif.

BPJS Ketenagakerjaan Blitar Perluas Perlindungan, Petani Tebu hingga Buruh Angkut Jadi Sasaran

BPJS Ketenagakerjaan Blitar Perluas Perlindungan, Petani Tebu hingga Buruh Angkut Jadi Sasaran

BPJS Ketenagakerjaan Blitar memperluas perlindungan pekerja, termasuk petani tebu, buruh angkut, dan pekerja informal.

Perkuat Literasi Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Media Se-Jawa Timur

Perkuat Literasi Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Media Se-Jawa Timur

BPJS Ketenagakerjaan memperkuat sinergi dengan media massa di Jawa Timur guna memperluas literasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat pekerja akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Komitmen terseb

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer