Erupsi Gunung Semeru dan Marapi Sebabkan Hujan Abu, Ini Wilayah Terdampak

JAKARTA - Erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, dan Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali menjadi perhatian setelah memicu hujan abu vulkanik di sejumlah wilayah. Letusan Semeru yang terjadi berulang sejak Minggu dini hari hingga pagi berdampak pada desa-desa di sisi timur gunung. Sementara itu, erupsi Marapi pada malam hari menyebabkan hujan abu di sekitar Bukittinggi dan Kabupaten Agam. Kedua gunung tersebut masih berada dalam status aktivitas vulkanik yang memerlukan kewaspadaan masyarakat.
Aktivitas Gunung Semeru ditandai dengan keluarnya kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Sebaran abu dilaporkan mengarah ke timur laut dan timur, sehingga sejumlah desa di wilayah tersebut mengalami hujan abu dengan intensitas ringan hingga sedang.
Di tengah peningkatan aktivitas tersebut, masyarakat di sekitar kawasan rawan bencana diminta memperhatikan rekomendasi keselamatan. Imbauan ini terutama ditujukan kepada warga yang tinggal di sekitar lereng gunung serta penambang pasir yang beraktivitas di kawasan aliran sungai.
Baca Juga: Beasiswa LPDP 2027, Simak Strategi Lolos Seleksi dari Pengalaman Alumni
Erupsi Gunung Semeru Berulang Sejak Dini Hari
Erupsi Gunung Semeru terjadi beberapa kali sejak Minggu dini hari hingga pagi. Petugas pemantauan BPBD di Pos Curah Kobokan menyampaikan bahwa intensitas letusan pada pagi hari terpantau cukup tinggi dan disertai kolom abu yang menyebar ke sejumlah wilayah di sisi timur gunung.
Hujan abu vulkanik yang terjadi di kawasan permukiman menjadi salah satu dampak langsung dari aktivitas tersebut. Arah sebaran abu turut memengaruhi wilayah yang terdampak, sehingga masyarakat diminta tetap mengikuti informasi perkembangan kondisi gunung.
Semeru masih berstatus Siaga atau Level III. Status tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas vulkanik perlu diwaspadai dan masyarakat harus mematuhi rekomendasi yang berlaku.
Petugas juga memberikan perhatian khusus terhadap aktivitas penambangan pasir di sekitar kawasan Semeru. Pekerja diminta tidak mengabaikan potensi bahaya, terutama ketika aktivitas erupsi meningkat dan material vulkanik berisiko mengalir melalui jalur sungai.
Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari puncak. Pembatasan juga berlaku pada jarak 13 kilometer dari bukaan kawah serta di sepanjang aliran Besuk Kobokan. Kawasan tersebut harus dihindari sesuai rekomendasi keselamatan yang disampaikan petugas.
Gunung Marapi Picu Hujan Abu di Bukittinggi dan Agam
Aktivitas vulkanik juga terjadi di Gunung Marapi, Sumatera Barat. Gunung tersebut dilaporkan mengalami erupsi sekitar pukul 21.40 dengan durasi sekitar satu menit 19 detik dan amplitudo mencapai 30 milimeter.
Tidak lama setelah letusan, hujan abu vulkanik dilaporkan turun di sekitar Bukittinggi dan sejumlah wilayah di Kabupaten Agam. Peristiwa ini membuat masyarakat di kawasan terdampak perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap sebaran abu.



