Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

JLS di Kabupaten Blitar dan Malang Segera Terhubung Tahun Ini, Cek Progres Terkininya

Fajar Rahmad Ali Wardana • Senin, 17 Maret 2025 | 17:00 WIB
POTENSI: Pengendara motor melewati JLS di kawasan Kecamatan Wonotirto yang berada di pesisir selatan Kabupaten Blitar.
POTENSI: Pengendara motor melewati JLS di kawasan Kecamatan Wonotirto yang berada di pesisir selatan Kabupaten Blitar.

BLITAR - Progres pembebasan lahan untuk proyek jalur lintas selatan (JLS) di Kabupaten Blitar terus dikebut. Bahkan langkah itu ditargetkan akan selesai pada tahun ini, sehingga tahun depan 2 trase yang tersisa segera dilakukan pembangunan jalan.

Untuk diketahui, dua trase belum dibebaskan, yakni Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo hingga Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, dan Desa Tugurejo, Kecamatan Wates hingga perbatasan Kabupaten Malang.

PPK 2 Pansela 2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali, Leo Aditya mengungkapkan, koordinasi intensif terus dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta pihak terkait lainnya.

“Sekarang kami masih berkoordinasi dengan Kabupaten Blitar, BPN, dan Pak Bupati. Termasuk dalam kunjungan bupati Kamis (13/3) lalu, untuk mendukung proyek JLS ini. Harapannya pembebasan lahan bisa dipercepat sehingga proyek berjalan lancar,” ujar Leo, Senin (17/3/2025). 

Rencana pelaksanaan proyek ini dijadwalkan pada tahun 2025. Dengan adanya dukungan penuh dari pemkab, diharapkan proses pembebasan lahan dapat tuntas pada Mei atau Juni tahun ini. Setelah Lebaran akan dijadwalkan pertemuan PPK Pansel dengan pemilik lahan.

Leo menyebut, pembebasan lahan untuk proyek JLS ini akan difokuskan di Kecamatan Wates, tepatnya di Desa Tulungrejo. Menurut data dari BPN, terdapat 52 bidang tanah perlu dibebaskan.

“Kami akan mempercepat koordinasi dengan Pemkab Blitar, Pak Bupati, dan BPN untuk memastikan pembebasan lahan ini berjalan sesuai target,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Blitar Rijanto mengatakan, proyek JLS merupakan program strategis nasional yang harus mendapat dukungan dari semua pihak. Ditargetkan pembebasan lahan untuk JLS di Kabupaten Blitar selesai tahun ini.

Menurut Rijanto, hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan proses pembebasan lahan memang perlu dilakukan percepatan.  Maka dirinya selaku kepala daerah telah menginstruksikan agar setelah Hari Raya Idul Fitri nanti dilakukan komunikasi dengan pemilik lahan yang harus dibebaskan di wilayah Desa Tulungrejo, Wates, agar bisa segera ditindaklanjuti.

“Pendekatan kepada pemilik lahan akan dilakukan setelah Lebaran untuk mempercepat proses pembebasan. Karena targetnya, tahun ini harus selesai. Pembebasan lahan 2025 harus tuntas, sehingga pembangunan bisa langsung berjalan sesuai jadwal,” tegasnya. (jar/din)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#Jalur Lintas Selatan (JLS) #kecamatan panggungrejo #jalan nasional #Kabupaten Blitar #jawa timur #pembangunan jalan #bali #malang #wates #trase