Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

BPNT Tahap 3 Juli–September 2025 Sudah Cair, KPM Bisa Cek Saldo KKS

Bherliana Naysila Putri Suwandi • Rabu, 3 September 2025 | 04:00 WIB
BPNT Tahap 3 Juli–September 2025 Sudah Cair, KPM Bisa Cek Saldo KKS
BPNT Tahap 3 Juli–September 2025 Sudah Cair, KPM Bisa Cek Saldo KKS

BLITAR - Bansos BPNT tahap 3 periode Juli hingga September 2025 akhirnya mulai cair. Informasi ini terpantau sejak akhir Agustus lalu dan berlanjut hingga awal September. Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bisa segera melakukan pengecekan saldo melalui KKS di bank penyalur.

Kabar cairnya BPNT tahap 3 ini membawa angin segar bagi masyarakat penerima manfaat. Sebab, bantuan sosial dari pemerintah tersebut memang sangat ditunggu untuk meringankan kebutuhan pokok. Dengan nilai saldo Rp600 ribu, BPNT diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

BPNT tahap 3 Juli–September 2025 mulai tersalurkan sejak Sabtu (30/8). Bank penyalur KKS yang sudah terpantau menyalurkan dana adalah BSI, Mandiri, dan BRI. Sementara itu, BNI hingga Senin (1/9) belum melaporkan pencairan bansos tahap 3. KPM diimbau rutin melakukan pengecekan saldo agar tidak ketinggalan informasi.

Awal Pencairan Bansos Tahap 3

Seperti tahun-tahun sebelumnya, bansos tidak dicairkan secara serentak. Prosesnya bertahap sesuai jadwal tiap bank penyalur. Pencairan dimulai dari BPNT atau bantuan sembako yang lebih dulu masuk ke rekening KPM.

Sejumlah KPM melaporkan saldo Rp600 ribu dari BPNT sudah bisa ditarik di ATM maupun agen bank. Penyaluran awal terpantau di KKS BSI, kemudian menyusul KKS Mandiri dan KKS BRI.

Kabar baik ini tentu disambut antusias oleh masyarakat. Sebab, kebutuhan pokok di bulan September biasanya meningkat. Apalagi banyak keluarga yang harus menyiapkan biaya sekolah anak, ditambah harga sembako yang kerap naik di pasaran.

PKH Masih Ditunggu

Berbeda dengan BPNT, pencairan PKH tahap 3 masih menunggu giliran. Hingga awal September, baru ada satu postingan warganet yang menyebut saldo PKH masuk di KKS BSI. Namun, informasi ini belum bisa dipastikan validitasnya.

Mayoritas KPM mengecek saldo PKH di KKS masing-masing, tapi hasilnya masih kosong. Artinya, PKH belum serentak cair di seluruh bank penyalur.

Kementerian Sosial mengingatkan agar KPM tetap bersabar. Pasalnya, penyaluran PKH biasanya dilakukan bertahap dan tidak serentak antarbank. PKH dipastikan cair, hanya menunggu giliran sesuai jadwal.

Baca Juga: Gedung DPRD Kabupaten Blitar Dibakar Perusuh, Bupati Rijanto: Perbaikan Gunakan Anggaran PAK

Peralihan POS ke KKS

Sementara itu, sejumlah KPM mengalami perubahan sistem penyaluran. Dari yang sebelumnya menerima bansos lewat POS, kini dialihkan ke KKS bank penyalur.

Tidak sedikit penerima yang sudah menerima KKS baru, tetapi saldo belum terisi. Hal ini membuat banyak warga bingung dan kecewa. Namun, pemerintah memastikan saldo tetap akan masuk, hanya saja waktunya menyesuaikan tahap pencairan.

Bagi KPM yang baru dapat KKS, bantuan akan masuk mulai tahap 2. Jadi meski di tahap 3 belum tentu masuk, hak penerima tetap terjaga sesuai jadwal resmi.

Final Closing Tahap 3

Kemensos menegaskan, penerima bansos tahap 3 sudah ditentukan lewat proses final closing sejak Agustus lalu. Jika nama seorang KPM tidak tercantum dalam daftar tersebut, maka dipastikan tidak akan menerima bantuan.

Final closing dilakukan berdasarkan hasil ground check dari Badan Pusat Statistik (BPS). Survei ini menilai kondisi sosial ekonomi keluarga penerima. Jika ditemukan bahwa penerima sudah masuk desil 6–10 atau dianggap mampu, maka bantuan dihentikan.

Artinya, tidak semua yang menerima tahap 2 otomatis dapat di tahap 3. Setiap tiga bulan selalu ada evaluasi, sehingga penerima bansos bisa berubah-ubah sesuai hasil survei lapangan.

Aturan Baru Penerima Bansos

Selain itu, ada aturan baru terkait batas waktu penerima bansos. Pemerintah menetapkan maksimal hanya 5 tahun untuk usia produktif.

Artinya, penerima bansos yang masih bisa bekerja diharapkan segera mandiri dengan berwirausaha. Sementara lansia masih bisa melanjutkan kepesertaan di program bansos.

Untuk membantu peralihan, pemerintah juga menyediakan program pemberdayaan sosial ekonomi (PPSE). Program ini ditujukan agar keluarga penerima bisa mengembangkan usaha kecil sebelum benar-benar lulus dari bansos.

Baca Juga: Tokoh Lintas Agama di Blitar Serukan Tolak Kekerasan dan Provokasi, Apa Langkah Pencegahannya?

Imbauan untuk KPM

Bagi KPM, langkah paling aman adalah rutin mengecek saldo KKS di ATM atau agen bank terdekat. Namun, bila lokasi bank cukup jauh, disarankan menunggu informasi resmi dari pendamping PKH atau BPNT.

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya dengan informasi dari media sosial. Pasalnya, banyak unggahan yang tidak bisa dipastikan kebenarannya.

Kemensos berjanji akan terus memperbarui informasi mengenai pencairan bansos tahap 3 ini. Dengan begitu, KPM bisa tenang menunggu giliran pencairan masing-masing.

Harapan Masyarakat

Cairnya BPNT tahap 3 Juli–September 2025 membawa harapan baru bagi masyarakat kecil. Meski jumlah bantuan relatif terbatas, setidaknya cukup membantu meringankan beban hidup di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Sejumlah warga penerima berharap PKH juga segera menyusul cair. Sebab, kedua program tersebut saling melengkapi untuk menopang kebutuhan sehari-hari.

Dengan adanya bansos, pemerintah diharapkan semakin tepat sasaran dalam menyalurkan bantuan. Transparansi data dan evaluasi rutin akan memastikan keluarga miskin benar-benar merasakan manfaatnya.

BPNT tahap 3 periode Juli–September 2025 sudah mulai cair di beberapa bank penyalur, terutama BSI, Mandiri, dan BRI. Nilainya Rp600 ribu per KPM, bisa ditarik lewat KKS.

PKH masih ditunggu, pencairannya belum serentak. Sementara itu, peralihan dari POS ke KKS membuat sebagian KPM baru menerima kartu tapi saldo masih kosong.

Bansos tahap 3 ini tidak otomatis diterima semua KPM, karena ada evaluasi dari BPS. Penerima yang sudah dianggap mampu bisa dihentikan bantuannya. Namun, aturan baru tetap memberi jalan agar warga berwirausaha dan tidak bergantung sepenuhnya pada bansos.

Editor : Anggi Septian A.P.
#kks #BPNT 2025 #Bansos cair