BLITAR - Aplikasi Bhumi ATR BPN kini menjadi salah satu layanan digital yang paling banyak dicari masyarakat, terutama mereka yang ingin mengecek keaslian sertifikat tanah secara cepat dan mandiri. Melalui aplikasi berbasis web tersebut, pengguna dapat memastikan apakah bidang tanah yang mereka miliki telah terdaftar di sistem Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Tak heran, aplikasi Bhumi ATR BPN semakin populer dan banyak dibahas di media sosial maupun kanal edukasi pertanahan.
Dalam sebuah video tutorial terbaru, dijelaskan langkah-langkah detail cara memeriksa keaslian sertifikat hanya dengan memasukkan data dasar seperti kabupaten/kota, desa/kelurahan, dan nomor hak atau NIB. Fitur pengecekan ini menjadikan aplikasi Bhumi ATR BPN sebagai alat praktis untuk mengonfirmasi apakah sertifikat yang dimiliki benar-benar terdaftar dalam sistem resmi BPN.
Memulai Akses Aplikasi Bhumi ATR BPN
Untuk menggunakan layanan ini, pengguna cukup membuka Google dan mengetik kata kunci “Bhumi ATR BPN”. Situs resmi dengan alamat bumi.atrbpn.go.id akan muncul di hasil pencarian teratas. Setelah masuk, pengguna diarahkan untuk memilih menu “Kunjungi Bhumi”, lalu menyetujui disclaimer yang disediakan sebelum memasuki tampilan peta digital.
Setelah melewati halaman awal, pengguna langsung menemui antarmuka peta berbasis GIS yang menampilkan berbagai layer informasi terkait bidang tanah. Di sinilah seluruh proses pengecekan dilakukan.
Cara Mencari Sertifikat Tanah di Sistem Bhumi
Di bagian kiri atas layar, terdapat ikon kaca pembesar bertanda plus. Ikon inilah yang digunakan untuk melakukan pencarian. Saat diklik, muncul tiga opsi: pencarian koordinat, pencarian bidang, dan pencarian batas administrasi. Untuk kebutuhan verifikasi sertifikat, pengguna harus memilih Pencarian Bidang.
Setelah menu pencarian bidang terbuka, sistem menampilkan formulir sederhana yang harus diisi. Ada tiga kolom utama:
1. Kabupaten/Kota
2. Desa/Kelurahan
3. Nomor Hak atau NIB
Baca Juga: Dinkes Kabupaten Blitar Ungkap Masalah Serius Kesehatan Masyarakat Usia Produktir
Pengguna cukup mengetik wilayah administrasi sesuai yang tercantum pada sertifikat. Dalam beberapa kasus, nama desa atau kelurahan muncul di pilihan yang berbeda. Karena itu, pengguna disarankan mencoba semua opsi Kabupaten/Kota yang muncul hingga menemukan daftar wilayah yang sesuai.
Hal ini cukup wajar mengingat data administrasi yang sangat luas dan kemungkinan perbedaan sumber data yang digunakan dalam aplikasi. Meski demikian, sistem tetap responsif dan menampilkan daftar desa secara akurat.
Menampilkan Bidang Tanah di Peta
Setelah memilih wilayah dan memasukkan nomor sertifikat, tombol “Cari Bidang” otomatis berubah dari abu-abu menjadi biru sebagai tanda bahwa sistem siap melakukan pencarian. Begitu tombol ditekan, Bhumi ATR BPN langsung memproses permintaan dan menampilkan bidang tanah dalam bentuk poligon yang diberi penanda pin.
Bidang tanah akan terlihat jelas pada peta satelit, lengkap dengan bentuk geometrinya. Pengguna dapat melakukan zoom untuk melihat lokasi secara detail, termasuk batas-batasnya di lapangan.
Tak hanya itu, sistem juga menampilkan informasi penting berupa:
Nomor sertifikat
Jenis hak atas tanah
Luas bidang
NIB (Nomor Identifikasi Bidang)
Fitur ini sangat membantu masyarakat untuk mengonfirmasi apakah data yang tercantum di sertifikat sesuai dengan informasi di database BPN.
Manfaat Besar untuk Pemilik dan Calon Pembeli Tanah
Keberadaan aplikasi Bhumi ATR BPN menjadi terobosan penting bagi transparansi pertanahan di Indonesia. Pengguna tidak perlu datang ke kantor BPN hanya untuk mengecek sertifikat. Cukup melalui ponsel atau laptop, semua informasi dapat diverifikasi dalam hitungan detik.
Fitur ini juga sangat bermanfaat bagi calon pembeli tanah untuk mencegah penipuan. Mereka dapat memastikan apakah sertifikat yang ditawarkan benar-benar terdaftar dan memiliki koordinat yang sesuai.
Harapan Perbaikan Sistem ke Depan
Meski sudah cukup informatif, pengguna mengakui bahwa beberapa hal masih perlu dibenahi, terutama konsistensi daftar wilayah. Namun secara keseluruhan, proses pengecekan berjalan baik dan aplikasi mudah dioperasikan oleh masyarakat umum.
Dengan terus diperbarui, aplikasi Bhumi ATR BPN berpotensi menjadi pusat data pertanahan digital yang semakin lengkap dan akurat.
Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi