JAKARTA - Daftar pemain voli putri terbaik dunia 2025 resmi dirilis Volleybox dan menghadirkan kejutan besar. Untuk pertama kalinya, atlet asal Indonesia, Megawati Hangestri, berhasil menembus tiga besar dalam pemeringkatan tersebut. Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan voli putri Indonesia di kancah internasional.
Dalam daftar pemain voli putri terbaik dunia 2025, sejumlah nama muda mendominasi peringkat atas. Para pemain tersebut dinilai berdasarkan performa individu, kontribusi terhadap klub, hingga pencapaian prestasi sepanjang kompetisi internasional.
Olivia Babcock Puncaki Ranking Dunia
Posisi pertama ditempati Olivia Babcock, opposite hitter muda asal California, Amerika Serikat. Atlet kelahiran 28 Juni 2005 tersebut tampil impresif sejak memperkuat University of Pittsburgh pada musim 2023-2024.
Meski usianya masih 19 tahun, Babcock mampu mengoleksi 96,75 poin dan langsung menempati posisi puncak. Pemain dengan tinggi badan 193 cm itu juga meraih sejumlah penghargaan bergengsi, seperti National Player of the Year, ACC Player of the Year, dan NCAA Regional Most Valuable Player pada 2024.
Sarah Franklin Tempel Ketat di Posisi Kedua
Peringkat kedua ditempati outside hitter asal Florida, Sarah Franklin. Pemain kelahiran 27 Februari 2002 itu saat ini memperkuat LOVB Madison sejak musim 2024-2025. Sebelumnya, ia pernah membela Michigan State Spartans dan Wisconsin Badgers.
Franklin mengumpulkan 95,50 poin, hanya terpaut tipis dari Babcock. Prestasi individu Franklin juga cukup mentereng setelah meraih National Player of the Year 2023 dan Big Ten Player of the Year 2024.
Megawati Hangestri Ukir Sejarah Voli Indonesia
Nama Megawati Hangestri menjadi sorotan utama dalam daftar pemain voli putri terbaik dunia 2025. Opposite hitter kelahiran Jember, 20 September 1999, itu sukses menempati peringkat ketiga dengan raihan 80 poin.
Megawati yang saat ini memperkuat klub Korea Selatan, Daejeon JungKwanJang Red Sparks, menjadi satu-satunya pemain Asia yang masuk jajaran 10 besar dunia. Pencapaian tersebut memperkuat reputasinya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di kompetisi internasional.
Keberhasilan Megawati menembus peringkat elite dunia sekaligus menunjukkan perkembangan signifikan voli putri Indonesia. Konsistensi penampilan serta kontribusinya dalam mencetak poin menjadi faktor utama yang mengantarkannya ke posisi bergengsi tersebut.
Persaingan Ketat di Papan Tengah Ranking
Posisi berikutnya diisi beberapa pemain yang memiliki perolehan poin sama. Outside hitter asal Amerika Serikat, Jessica Mruzik, menempati jajaran pemain elite dengan raihan 80 poin. Atlet kelahiran Michigan itu sebelumnya meraih gelar NCAA Champion dan NCAA Tournament Most Outstanding Player 2024.
Selain itu, middle blocker Taylor Trammell juga mengoleksi 80 poin. Pemain asal Georgia tersebut kini memperkuat Changas de Naranjito setelah sebelumnya membela Purdue University dan Penn State Volleyball.
Sementara itu, Melanie Parra dari Meksiko menempati peringkat keempat dengan 74,20 poin. Outside hitter yang memperkuat Texas Christian University ini dikenal sebagai pemain konsisten dengan segudang prestasi, termasuk First Team All-American dan Big 12 Player of the Year.
Posisi Libero hingga Setter Ikut Bersinar
Persaingan tidak hanya terjadi di posisi penyerang. Libero Lexi Rodriguez berhasil menembus daftar pemain terbaik dunia dengan perolehan 68 poin. Atlet asal Sterling, Amerika Serikat, ini dikenal sebagai pemain bertahan yang solid dengan berbagai penghargaan individu, termasuk Libero of the Year.
Setter muda asal Amerika Serikat, Bergen Reilly, juga masuk dalam daftar dengan koleksi poin yang sama. Pemain Nebraska Huskers itu menunjukkan performa impresif sejak memperkuat timnya di berbagai turnamen internasional.
Tak ketinggalan, middle blocker Andi Jackson yang juga memperkuat Nebraska Huskers turut masuk daftar 10 besar dengan 68 poin. Kehadiran beberapa pemain dari klub yang sama menunjukkan ketatnya persaingan di level universitas Amerika Serikat.
Paula Salinas Lengkapi Daftar Elite Dunia
Posisi terakhir dalam daftar ditempati setter asal Chile, Paula Salinas, dengan 67,5 poin. Pemain kelahiran 30 Oktober 2000 ini kini memperkuat Boston College Volleyball setelah sebelumnya membela sejumlah klub di Amerika Selatan.
Keberhasilan para pemain muda mendominasi daftar pemain terbaik dunia menunjukkan regenerasi atlet voli internasional berjalan sangat cepat. Dominasi pemain dari Amerika Serikat juga masih terlihat kuat, meskipun munculnya Megawati Hangestri membuktikan Asia mulai memberikan persaingan serius.
Dengan performa yang terus meningkat, menarik untuk melihat apakah para pemain dalam daftar ini mampu mempertahankan posisi mereka hingga akhir tahun 2025.
Editor : Novica Satya Nadianti