Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Wamen ATR Ossy Dermawan Lepas 619 Taruna STPN ke 4 Provinsi: Ingatkan Integritas dan Dampak Nyata KKNP-PTLP bagi Data Pertanahan Nasional

Satria Wira Yudha Pratama • Selasa, 10 Februari 2026 | 12:19 WIB
Wamen ATR Ossy Dermawan lepas 619 Taruna STPN untuk KKNP-PTLP 2026. Tekankan integritas dan penguatan data pertanahan nasional di 4 provinsi. Klik!
Wamen ATR Ossy Dermawan lepas 619 Taruna STPN untuk KKNP-PTLP 2026. Tekankan integritas dan penguatan data pertanahan nasional di 4 provinsi. Klik!

BLITAR – Langkah strategis dalam memperkuat administrasi pertanahan nasional terus dilakukan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Terbaru, Wakil Menteri ATR/Waka BPN, Ossy Dermawan, secara resmi melepas ratusan mahasiswa untuk terjun langsung ke lapangan.

Sebanyak 619 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) kini memulai pengabdian mereka dalam program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan dan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) Tahun Akademik 2025-2026.

Kegiatan pelepasan yang berlangsung pada Senin (9/2/2026) di Pendopo Sasana Widya Bhumi, STPN, Sleman ini menjadi momentum krusial. Dalam arahannya, Wamen Ossy menitipkan pesan mendalam mengenai pentingnya integritas bagi para calon insan pertanahan.

Program KKNP-PTLP ini diharapkan tidak hanya menjadi syarat akademis, tetapi juga menjadi sarana bagi Taruna/i untuk berkontribusi nyata dalam memperbaiki dan menguatkan data tanah masyarakat di empat provinsi berbeda.

Wamen Ossy menekankan bahwa pelaksanaan KKNP-PTLP merupakan sekolah kehidupan yang nyata di luar ruang kelas.

Mahasiswa dituntut untuk mampu berinteraksi secara humanis dengan masyarakat sembari menjalankan tugas teknis pertanahan.

Sinergi antara kompetensi akademis dan kepekaan sosial menjadi kunci utama dalam menjaga nama baik institusi serta memastikan layanan pertanahan yang akuntabel di masa depan.

Dalam sambutannya, Wamen Ossy Dermawan merinci tiga pedoman utama yang wajib dipegang teguh oleh seluruh peserta selama berada di daerah penempatan.

Pertama, ia meminta para mahasiswa untuk menjalani kegiatan dengan semangat belajar tinggi terhadap hal-hal baru di lapangan. Kedua, penguatan aspek integritas dan tanggung jawab moral menjadi harga mati dalam mengelola data pertanahan yang sensitif.

Pesan ketiga yang tak kalah penting adalah mengenai pemahaman dampak jangka panjang dari pekerjaan mereka.

"Pahami bahwa data yang kalian akan perbaharui ataupun proses yang akan kalian jalani akan menjadi bagian dari sistem pertanahan nasional di masa mendatang," ungkap Wamen Ossy.

Ia meyakini bahwa keterlibatan mahasiswa STPN dalam program KKNP-PTLP ini akan membantu pemerintah dalam menyajikan data pertanahan yang lebih presisi dan terintegrasi secara nasional.

Ketua STPN, Sri Yanti Achmad, menjelaskan bahwa sebaran lokasi KKNP-PTLP tahun ini mencakup wilayah yang cukup luas.

Sebanyak 285 Taruna/i diterjunkan ke wilayah D.I. Yogyakarta, 304 Taruna/i di Jawa Tengah, serta 30 orang lainnya menempati pos di Aceh dan Sumatera Utara.

Program ini sengaja didesain untuk memperkuat agenda strategis kementerian, terutama dalam hal peningkatan kualitas data pertanahan nasional melalui praktik lapangan yang kontekstual.

Kegiatan pelepasan yang mengusung tema "STPN Berkontribusi Menguatkan Data Tanah Masyarakat" ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Kehadiran para pimpinan daerah dan pejabat tinggi BPN menunjukkan bahwa program KKNP-PTLP memiliki nilai strategis dalam membangun sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan kementerian pusat demi masa depan pertanahan Indonesia yang lebih baik.(*)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#Kementerian ATR BPN #data pertanahan #Ossy Dermawan #KKNP PTLP #STPN