Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persib vs Persebaya 2-2: Gol Kakang Dianulir, Bung Binder Soroti Keputusan Wasit dan Dominasi Maung Bandung

Novica Satya Nadianti • Minggu, 8 Maret 2026 | 15:35 WIB

Persib vs Persebaya berakhir 2-2. Gol Kakang dianulir, Bung Binder menyoroti keputusan wasit dan dominasi Persib Bandung.
Persib vs Persebaya berakhir 2-2. Gol Kakang dianulir, Bung Binder menyoroti keputusan wasit dan dominasi Persib Bandung.

JAKARTA – Laga panas Persib vs Persebaya dalam lanjutan Super League Indonesia 2025-2026 menyisakan banyak perdebatan. Duel yang berakhir imbang 2-2 itu dinilai penuh drama, terutama terkait keputusan wasit yang menganulir gol Persib Bandung.

Pertandingan Persib vs Persebaya berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo dan menghadirkan tensi tinggi sejak menit awal. Meski bermain di kandang lawan, Persib mampu tampil dominan dan menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan.

Namun hasil akhir tetap imbang setelah kedua tim sama-sama mencetak dua gol. Hasil ini membuat Persib tetap mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara Super League 2025-2026.

Kontroversi Gol Kakang yang Dianulir

Salah satu momen yang paling disorot dalam laga Persib vs Persebaya adalah gol Kakang Rudianto yang dianulir oleh wasit karena dianggap terjadi handball dalam prosesnya.

Pengamat sepak bola Bung Binder menilai keputusan tersebut masih bisa diperdebatkan. Ia menyebut bola sebenarnya mengenai kaki pemain lebih dulu sebelum menyentuh tangan secara tidak sengaja.

“Dalam pandangan saya, itu lebih ke situasi ball to hand, bukan hand to ball. Jadi sebenarnya gol itu masih bisa diperdebatkan,” ujar Bung Binder dalam analisisnya.

Ia juga menilai wasit seharusnya lebih teliti saat memeriksa tayangan ulang melalui VAR sebelum mengambil keputusan final.

Kontroversi ini pun ramai dibahas di media sosial dan memicu perdebatan di kalangan suporter kedua tim.

Penalti Persebaya Dinilai Masih Wajar

Selain gol yang dianulir, momen lain yang menjadi sorotan adalah penalti untuk Persebaya setelah Federico Barba dianggap melakukan pelanggaran terhadap Bruno Moreira di kotak penalti.

Bung Binder menilai keputusan tersebut masih bisa diterima meskipun situasinya cukup tipis.

“Kalau saya lihat itu body charge yang 50-50. Tergantung interpretasi wasit. Ada wasit yang tidak memberi penalti, ada juga yang memberi,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa keputusan seperti itu sering terjadi dalam sepak bola karena sangat bergantung pada sudut pandang pengadil lapangan.

Persib Dominasi Pertandingan

Terlepas dari kontroversi tersebut, Persib dinilai tampil lebih dominan sepanjang pertandingan Persib vs Persebaya.

Setelah sempat mendapat tekanan di awal laga, Maung Bandung perlahan mengambil alih kendali permainan. Tim asuhan Bojan Hodak bahkan menciptakan banyak peluang berbahaya.

Dalam catatan statistik, Persib melepaskan hingga 14 percobaan ke arah gawang Persebaya. Namun hanya lima yang benar-benar tepat sasaran.

Sementara Persebaya lebih banyak mengandalkan serangan balik cepat dan permainan fisik.

“Dari segi game plan, menurut saya Persib lebih unggul. Mereka mendominasi permainan dan menciptakan lebih banyak peluang,” kata Bung Binder.

Gol Indah dari Kerja Sama Tim

Salah satu gol Persib dalam pertandingan tersebut lahir dari kerja sama tim yang rapi. Kombinasi umpan pendek yang melibatkan Adam Alis, Beckam Putra, dan Reinders menghasilkan peluang bagi Luciano yang sukses mencetak gol spektakuler.

Gol tersebut menjadi bukti bahwa Persib mampu memainkan permainan kombinasi cepat yang efektif di area pertahanan lawan.

Tak lama kemudian, Andre Rujung juga berhasil menambah gol setelah memanfaatkan bola rebound di tiang jauh.

Namun Persebaya tidak menyerah. Tim Bajul Ijo akhirnya menyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat yang dimanfaatkan Rivera.

Persib Tetap Kokoh di Puncak Klasemen

Meski gagal meraih kemenangan, hasil imbang ini tetap memberikan tambahan satu poin penting bagi Persib Bandung.

Tambahan poin tersebut membuat Maung Bandung tetap berada di puncak klasemen sementara, meski persaingan dengan Persija Jakarta dan Borneo FC masih sangat ketat.

Bung Binder bahkan menyebut gelandang Berguinho sebagai salah satu pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.

“Berguinho luar biasa. Dia bermain sebagai playmaker dan mampu mengatur ritme permainan Persib dengan sangat baik,” ujarnya.

Ke depan, ia berharap kualitas kepemimpinan pertandingan juga semakin meningkat, termasuk kemungkinan penggunaan wasit asing untuk laga-laga besar.

Dengan persaingan yang semakin ketat di papan atas, setiap pertandingan kini menjadi sangat krusial dalam menentukan perjalanan menuju gelar juara Super League musim ini.

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#persib vs persebaya #bung binder #persebaya surabaya #persib bandung