Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Google Pixel 9 Pro XL Dibanderol Rp19 Jutaan, Begini Kelebihan dan Kekurangannya

'
Google Pixel 9 Pro XL menawarkan Android yang mulus, fitur AI dan kamera flagship, tetapi performa Tensor G4 dan kemampuan video masih jadi catatan.
Google Pixel 9 Pro XL menawarkan Android yang mulus, fitur AI dan kamera flagship, tetapi performa Tensor G4 dan kemampuan video masih jadi catatan.

Advertisement

 

JAKARTA - Google Pixel 9 Pro XL kembali menarik perhatian setelah digunakan selama sekitar tiga minggu oleh reviewer GadgetIn. Meski menawarkan pengalaman Android yang dinilai mulus dan sejumlah fitur AI, ponsel ini masih menyimpan catatan pada performa chipset dan kemampuan kameranya.

Dalam review tersebut, Google Pixel 9 Pro XL disebut memberikan pengalaman yang berbeda dibanding banyak ponsel Android lainnya. Reviewer mengaku kembali merasakan alasan dirinya pernah menggunakan Pixel sebagai daily driver selama dua hingga tiga tahun. Salah satu daya tarik utamanya adalah pengalaman antarmuka yang terasa responsif, mulus, dan menyenangkan untuk penggunaan sehari-hari.

Advertisement

Namun, kesan tersebut tidak langsung muncul sejak awal pemakaian. Reviewer justru mengaku sempat kecewa karena Pixel 9 Pro XL masih menggunakan Tensor G4 yang dibuat dengan proses 4nm Samsung. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, skor AnTuTu 10 perangkat berada di kisaran 1,3 juta dalam kondisi tertentu. Saat pengujian biasa, skor yang didapat bahkan berada di bawah angka tersebut.

Performa gaming juga menjadi salah satu catatan. Ketika menjalankan Genshin Impact pada pengaturan tertinggi, permainan awalnya dapat berjalan sekitar 55–60 fps. Setelah lebih dari 20 menit, frame rate turun ke kisaran 30–50 fps. Sementara itu, Mobile Legends disebut hanya dapat berjalan hingga 90 fps, meski perangkat tetap terasa dingin dengan suhu di bawah 40 derajat Celsius.

Advertisement

Untuk penggunaan ringan, kondisi tersebut justru tidak terlalu terasa. Reviewer menggunakan Pixel 9 Pro XL untuk media sosial, chatting, menonton video, fotografi, hingga pekerjaan sehari-hari. Antarmuka dinilai sangat responsif dengan animasi transisi yang halus ketika membuka aplikasi, berpindah halaman, maupun mengakses control center.

Google juga menghadirkan sejumlah fitur yang menjadi pembeda. Salah satunya adalah kemampuan AI pada fotografi. Pixel 9 Pro XL tidak hanya menawarkan fitur untuk menghapus objek yang mengganggu, tetapi juga dapat digunakan untuk menghasilkan atau mengubah elemen tertentu pada foto. Ada pula fitur Add Me yang memungkinkan fotografer ikut masuk ke dalam foto bersama orang lain dengan cara mengambil gambar secara bergantian.

Dari sisi layar, Pixel 9 Pro XL membawa panel OLED berukuran 6,8 inci dengan teknologi LTPO dan refresh rate hingga 120Hz. Layar tersebut memiliki resolusi 486 ppi serta tingkat kecerahan hingga 2.000 nits. Perangkat juga menggunakan Gorilla Glass Victus 2 dan memiliki bezel yang tipis.

Untuk daya, Pixel 9 Pro XL membawa baterai berkapasitas 5.060 mAh. Dalam penggunaan reviewer, baterai disebut mampu bertahan seharian. Penggunaan Maps saat perjalanan, chatting, dan media sosial selama 37 menit menghabiskan sekitar 8 persen baterai. Sementara menonton YouTube dan mendengarkan musik selama 50 menit menghabiskan sekitar 5 persen.

Pengisian dayanya memiliki daya maksimum 37 watt. Dalam pengujian, pengisian selama sekitar 30 menit dapat mencapai kisaran 60–70 persen. Ponsel ini juga mendukung wireless charging dan reverse wireless charging serta memiliki sertifikasi IP68.

Advertisement

Artikel Terkait

HP 1 Jutaan Kamera Stabilizer untuk Video 4K, Ada Sony hingga iPhone

HP 1 Jutaan Kamera Stabilizer untuk Video 4K, Ada Sony hingga iPhone

HP 1 jutaan kamera stabilizer menawarkan video 4K dan OIS. Ada Sony Xperia, Huawei P20 Pro, Google Pixel 4a hingga iPhone 7 Plus.

Google Pixel 10 Punya Telefoto 5x, tapi Kamera Utama Justru Turun dari Pixel 9

Google Pixel 10 Punya Telefoto 5x, tapi Kamera Utama Justru Turun dari Pixel 9

Google Pixel 10 membawa telefoto 5x, baterai hampir 5.000 mAh, Tensor G5, tetapi kamera utama dan ultrawide mengalami downgrade.

Google Pixel 10 Bukan yang Paling Kencang, tapi Punya AI dan Kamera yang Pintar

Google Pixel 10 Bukan yang Paling Kencang, tapi Punya AI dan Kamera yang Pintar

Google Pixel 10 mengandalkan kamera, AI, dan Android bersih. Namun, performa, charging, harga, panas, dan ketersediaan masih jadi catatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer