3 Mobil Matic Murah 40 Jutaan, Irit BBM dan Cocok untuk Pemula!

JAKARTA - Mencari mobil matic murah dengan harga Rp40 jutaan kini bukan hal yang mustahil. Sejumlah mobil bekas keluaran lama masih menawarkan desain menarik, fitur cukup lengkap, serta konsumsi BBM yang tergolong irit untuk kebutuhan sehari-hari.
Ada tiga rekomendasi mobil matic yang bisa dipertimbangkan oleh pembeli pemula dengan anggaran terbatas. Pilihannya meliputi Kia Picanto 2005, Hyundai Atoz 2004, dan Proton Savvy 2009.
1. Kia Picanto Matic 2005
Kia Picanto generasi pertama menjadi salah satu pilihan menarik di kelas mobil murah. Meski usianya sudah cukup tua, desainnya masih terlihat menarik dan fitur yang ditawarkan tergolong lengkap.
Mobil ini menggunakan mesin 1.086 cc, 4 silinder, dengan transmisi otomatis konvensional 4 percepatan. Fitur yang tersedia meliputi power window, electric mirror, AC, heater, hingga head unit Double DIN.
Konsumsi BBM-nya diklaim sekitar 10-11 km per liter untuk dalam kota dan 14-16 km per liter untuk perjalanan luar kota. Harga bekasnya mulai sekitar Rp48 juta dengan pajak tahunan Rp1,2 juta.
2. Hyundai Atoz GLS Matic 2004
Hyundai Atoz GLS menjadi alternatif bagi pencari mobil matic dengan biaya perawatan terjangkau. Mobil ini dibekali mesin 996 cc, 4 silinder, serta transmisi otomatis konvensional 4 percepatan.
Keunggulannya terletak pada konsumsi BBM yang cukup hemat, yakni sekitar 10-11 km per liter di dalam kota dan 15-16 km per liter di luar kota.
Fitur pendukungnya meliputi remote alarm, power window depan, AC, heater, dan wiper belakang. Harga bekasnya mulai sekitar Rp43 juta dengan pajak tahunan Rp900 ribu.
3. Proton Savvy Matic 2009
Proton Savvy keluaran 2009 menawarkan karakter berkendara berbeda dibandingkan dua mobil sebelumnya. Mobil asal Malaysia ini menggunakan mesin 1.149 cc yang dikombinasikan dengan transmisi AMT 5 percepatan.
Keunggulannya adalah handling lincah, mesin responsif di putaran atas, serta konsumsi BBM sekitar 12-13 km per liter di dalam kota dan 15-16 km per liter di luar kota.



