Jaecoo J5 EV Geser BYD, Jadi Mobil Listrik Terlaris di Indonesia 2026

JAKARTA – Jaecoo J5 EV berhasil merebut takhta mobil listrik terlaris di Indonesia sepanjang Januari-September 2026. SUV listrik besutan Chery Group asal China tersebut mencatatkan distribusi wholesales sebanyak 26.635 unit, mengungguli BYD Atto 1 yang membukukan 24.749 unit.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), persaingan kedua model tersebut berlangsung ketat. Selisih distribusinya hanya 1.886 unit setelah melewati sembilan bulan pertama 2026.
Capaian Jaecoo J5 EV sekaligus memperlihatkan perubahan peta persaingan kendaraan listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV). Jika sebelumnya BYD mendominasi sejumlah segmen, kini Jaecoo berhasil menunjukkan kekuatan melalui salah satu model andalannya.
Menariknya, total distribusi mobil listrik di Indonesia sudah mencapai 117.218 unit hingga September 2026. Angka tersebut bahkan melampaui pencapaian sepanjang 2025 yang tercatat sebanyak 103.931 unit.
Jaecoo J5 EV Ungguli BYD Atto 1
Jaecoo J5 EV memimpin klasemen mobil listrik terlaris dengan 26.635 unit. Sementara itu, BYD Atto 1 harus puas berada di posisi kedua dengan selisih hampir 2.000 unit.
Baca Juga: Polisi Dalami Dugaan Pencemaran Nama Baik Samanhudi Anwar, Libatkan Ahli Bahasa
Posisi ketiga ditempati Geely EX2 dengan distribusi 11.659 unit. Jaraknya cukup jauh dari dua pemimpin klasemen, menunjukkan persaingan pasar BEV semakin terkonsentrasi pada sejumlah model unggulan.
Berikutnya, BYD M6 mencatatkan 7.043 unit dan BYD Sealion 7 membukukan 4.266 unit. Kedua model tersebut menempatkan BYD sebagai salah satu merek dengan beberapa produk yang mampu bersaing di jajaran atas.
Wuling Darion EV menyusul dengan 4.020 unit. Sementara Denza D9 mencatatkan 3.009 unit, MG S5 EV sebanyak 2.914 unit, Geely EX5 sebanyak 2.760 unit, dan VinFast VF 3 membukukan 2.447 unit.
Penjualan Mobil Listrik Tembus 117 Ribu Unit
Pertumbuhan pasar mobil listrik nasional menjadi catatan penting sepanjang 2026. Gaikindo mencatat distribusi BEV mencapai 117.218 unit selama Januari-September 2026.



