BLITAR - Pemerintahan Desa (Pemdes) Bendosari, Kecamatan Sanankulon, menerima kunjungan tim verifikasi lapangan (verlap) Desa Berseri tingkat madya dari perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Senin (14/4/2024).
Rangkaian acara tersebut dimulai dengan sambutan dari Kepala Desa (Kades) Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Tiyok Sunaryanto.
Dilanjutkan dengan turun ke lapangan bersama perwakilan tim verlap Desa Berseri dari DLH Jatim untuk melihat langsung keadaan masing-masing RW.
"Untuk hari ini (Senin) ada kurang lebih tujuh titik tinjau akan dipantau dan dinilai tim verifikasi lapangan Desa Berseri tingkat madya dari perwakilan DLH Jatim," kata Kades Bendosari, Tiyok Sunaryanto.
Antusiasme warga begitu luar biasa. Hal itu ditunjukkan saat kedatangan tim verifikasi. Beragam pertunjukan dari warga ditampilkan untuk menyambut kedatangan tim verifikasi tersebut. Mulai dari yel-yel unik ataupun sajian makanan sebagai produk unggulan masing-masing RW.
Beberapa warga sekitar pun turut melihat langsung proses penilaian dari tim verifikasi terhadap beberapa komponen wajib yang ada di masing-masing RW.
Termasuk tempat sampah terpilah, bank sampah, komposting, taman jalan produk atau program unggulan, serta keaktifan para kader lingkungan dalam menjalankan tupoksi mereka.
Setelah melakukan verifikasi di setiap RW, tim langsung menuju ke tempat pengolahan susu sapi yang ada di daerah setempat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah di kediaman Kades Bendosari sekaligus sebagai titik tinjau terakhir. Di lokasi tersebut, evaluasi disampaikan langsung oleh tim verlap dari perwakilan DLH Jatim.
Tiyok berharap kunjungan dari tim verlap akan memacu warga dalam mengelola lingkungan. "Intinya dari rekan-rekan (pemdes) dan warga Bendosari ini menjadi motivasi terkait pengelolaan lingkungan, agar menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Yakni, pengelolaan sampah, reboisasi, serta penanaman pohon. Semoga desa kami bisa naik tingkat ke desa mandiri," pungkasnya. (iyo/c1/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila