Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Target JLS Terhubung di Tahun 2026, Pemkab Blitar Komitmen Percepatan Pembangunan, Begini Pesan Bupati

Fajar Rahmad Ali Wardana • Kamis, 20 Juni 2024 | 16:11 WIB
TURUN LAPANG: Bupati Blitar Rini Syarifah monev jalur lintas selatan bersama BBPJN, kemarin (19/6).
TURUN LAPANG: Bupati Blitar Rini Syarifah monev jalur lintas selatan bersama BBPJN, kemarin (19/6).

BLITAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menargetkan jalur lintas selatan (JLS) dapat terhubung semua pada 2026. Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati Rini Syarifah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di lokasi, Selasa (18/6/2024).

Bupati Blitar Rini Syarifah memimpin langsung monev bersama dengan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Selain itu, Mak Rini -sapaan akrabnya- didampingi tim dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur- Bali.

"Progres pembangunan JLS lot 2 yakni Bululawang- Sidomulyo-Tambakrejo sepanjang 12,96 km ini sudah melampaui target. Sedangkan untuk keseluruhan progres JLS sudah mencai 35 persen. Yang lainnya masih on process," ujar Mak Rini.

Photo
Photo

Dia melanjutkan, pembangunan JLS Blitar pada trase yang lain seperti lot 3 Serang-Sumbersih sepanjang 4,37 km ini dalam perkembangannya masih dibangun 2,1 km. Itu karena ada permasalahan pembebasan pohon tegakan.

Pemkab Blitar juga berkoordinasi dengan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) terkait dukungan percepatan pembangunan JLS ini.

Dalam monitoringnya, Mak Rini juga meninjau lahan yang direncanakan menjadi rest area di JLS. Lokasi itu terletak di dekat Pantai Pudak lot 7 Tambakrejo-Serang.

Rest area tersebut lahan khusus yang disediakan untuk pedagang kaki lima (PKL) yang kini berada di sekitar JLS. Dengan begitu, nanti ditertibkan dan sudah tidak ada lagi PKL di sekitar JLS.

Rest area ini tanahnya sudah siap, hanya tinggal disposal-nya saja akan dipercepat. Rest area ini untuk menampung PKL agar lebih tertata dan menarik. Wisatawan juga lebih efisen dalam mencari makanan dan minuman,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, bupati dan rombongan juga meninjau peningkatan ruas jalan di Desa/Kecamatan Panggungrejo.

Perbaikan jalan dilakukan untuk sarana pendukung yang dapat dilintasi alat berat menuju proyek JLS. Penyelesaian proyek jalan kabupaten ini diperkirakan selesai pada awal Juli karena betonnya masih baru dan tidak bisa cepat kering.

Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Blitar, Rully Wahyu Prasetyowanto menambahkan, pembangunan JLS dari Tambakrejo ke Bululawang dengan total panjang 12,96 km masih dalam proses.

Sementara untuk JLS yang belum dibangun yakni lot 3 meliputi Sumbersih-Ringinrejo (13,05 km), Ringinrejo-Jolosutro (7,53 km), dan Jolosutro-Batas Kabupaten Malang (2,85 km).

“Pembangunan JLS untuk ruas Sumbersih-Ringinrejo dianggarkan dalam DPA Dinas PUPR TA 2024. Sedangkan penata usaha hasil hutan pasca PPKH dianggarkan dalam DPA Dinas Lingkungan Hidup TA 2024,” pungkasnya.(jar/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Jalur Lintas Selatan (JLS) #pembangunan #Bupati Rini Syarifah #Pemkab