TKA Bukan Penentu Kelulusan, Tapi Hasilnya Penting untuk Mendaftar Ke Perguruan Tinggi

BLITAR - Tes kemampuan akademik (TKA) di jenjang sekolah menengah atas (SMA) dimulai Senin (26/10/26). Meski ada sebagian siswa yang menganggap TKA hanya formalitas, sekolah berupaya untuk memberikan pemahaman.
Dalam pelaksanaannya, TKA yang diikuti para siswa tersebut tidaklah bersifat wajib dan bukan penentu kelulusan. Di sisi lain, nilai hasil dari TKA berguna untuk kebutuhan mendaftar ke perguruan tinggi (PT).
Di SMAN 1 Kota Blitar, sebanyak 353 siswa kelas 12 mengikuti TKA . Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Kota Blitar, Nia Suciati mengatakan, pelaksanaan gelombang pertama berjalan lancar. Sesi pertama selesai tanpa kendala dan sesi kedua masih berlangsung saat dikonfirmasi.
Namun, ada satu masalah yakni pada pengawasan daring. ”Ya, tadi (kemarin, Red) kayaknya belum bisa masuk link ke Zoom penyedia," ujarnya.
Pengawasan TKA berlangsung di lokasi dan secara daring. Menurut dia, baru satu ruangan yang tersambung ke Zoom pengawas daring, sedangkan ruangan kedua belum.
Sekolah menyiapkan empat ruangan ujian. Satu laboratorium berisi 40 komputer yang dibagi menjadi dua ruangan. Sebab, satu ruangan maksimal 20 peserta. Gelombang pertama diikuti enam kelas dalam tiga sesi. Gelombang kedua diikuti empat kelas dalam dua sesi.
Soal anggapan TKA hanya formalitas, dia mengakui sebagian siswa berpendapat begitu. Sekolah memang tidak mewajibkan siswa ikut, tetapi memberi gambaran tentang manfaat TKA ke depan, salah satunya untuk kebutuhan pendaftaran ke perguruan tinggi.
”Mungkin saat ini ada beberapa kampus belum menggunakan TKA untuk tes masuk, tapi tahun ke depan ada kebijakan baru lagi. Siapa tahu nanti digunakan," katanya.
Dia menyebut sudah ada perguruan tinggi yang menerima mahasiswa baru lewat nilai TKA, yaitu Universitas Udayana di Bali. ”Biasanya kalau ada satu kampus sudah melaksanakan dan berhasil, banyak yang mengikuti. Ini juga pengalaman satu kali seumur hidup, karena peserta TKA hanya siswa kelas 12 SMA," ujarnya.
