Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Nelangsa, 8 SD Negeri di Kabupaten Blitar Tak Punya Siswa Baru, Berikut Nama-nama Sekolahnya

Fajar Rahmad Ali Wardana • Rabu, 17 Juli 2024 | 22:00 WIB

 

Ada 8 sekolah dasar (SD) yang hingga Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ditutup tidak mendapat siswa sama sekali.
Ada 8 sekolah dasar (SD) yang hingga Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ditutup tidak mendapat siswa sama sekali.

BLITAR - Ada 8 sekolah dasar (SD) yang hingga Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ditutup tidak mendapat siswa sama sekali.

Salah satunya penyebabnya adalah minimnya lulusan TK yang ada di sekitar SD. Meskipun begitu, sekolah itu tidak bisa dilakukan regrouping.

Kabid Pengelolaan SD Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Blitar, Deny Setyawan mengatakan masih menilisik penyebab sekolah-sekolah itu tidak mendapatkan siswa. Ada kemungkinan karena jumlah lulusan anak TK yang sedikit.

“Laporan dari Kabid Pembinaan PAUD dan pendidikan non formal, memang lulusan anak TK jumlahnya sudah berkurang dari tahun-tahun sebelumnya. Faktor lainnya sebagian siswa baru memilih daftar di sekolah swasta,” ujar Denny, Selasa (16/7/2024). Rencana regrouping terhadap 8 SD tersebut juga sedang disiapkan.

Jika memang rencana itu dilaksanakan tentu itu menjadi hal wajar lantaran SD tersebut memang sulit untuk mendapatkan siswa baru.

Dia menjelaskan, 8 SD negeri yang tidak mendapatkan siswa itu meliputi SDN Selokajang 3 Srengat; SDN Slumbung 3 Gandusari; SDN Sumberagung 2 Panggungrejo; SDN Sumberasri 4 Nglegok; SDN Tambakan 2 Gandusari; SDN Tulungrejo 4 Wates; SDN Wates 1; dan SDN Wonotirto 5.

“Kami sedang menelusuri 8 lembaga itu secara offline apakah benar-benar belum mendapatkan siswa atau sudah. Karena, memang ada lembaga yang belum input data ke sistem aplikasi,” ungkapnya.

Menurut Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, ada faktor lain yang membuat 8 SD tersebut tidak mendapatkan siswa.

Faktornya lokasi SD negeri yang kurang strategis yaitu di wilayah pinggiran. Kondisi itu mempengaruhi minat orang tua dan anak untuk bersekolah.

Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar menegaskan bahwa sekolah dasar yang tidak mendapatkan siswa baru ini tidak serta merta bisa digabung.

Sebab, mayoritas SD negeri yang tidak mendapatkan siswa jaraknya jauh dari sekolah lain, sehingga masih dimungkinkan untuk bertahan.(jar/sub)

 

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kabupaten Blitar #Dispendik #sekolah dasar #PPDB