Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Apakah TKA Menentukan Kelulusan? Simak Penjelasan dan Dasar Hukumnya dalam Simulasi TKA Online 2025

Ichaa Melinda Putri • Selasa, 26 Agustus 2025 | 21:00 WIB
Apakah TKA Menentukan Kelulusan? Simak Penjelasan dan Dasar Hukumnya dalam Simulasi TKA Online 2025
Apakah TKA Menentukan Kelulusan? Simak Penjelasan dan Dasar Hukumnya dalam Simulasi TKA Online 2025

BLITAR– Banyak siswa dan orang tua masih bertanya-tanya soal Tes Kemampuan Akademik (TKA). Pertanyaan yang paling sering muncul adalah: apakah TKA menentukan kelulusan siswa?

Seiring hadirnya fasilitas simulasi TKA online 2025 dari Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), keresahan ini semakin ramai diperbincangkan. Simulasi memang memberi gambaran soal ujian, tetapi masih banyak yang salah paham soal fungsi TKA.

Kanal pendidikan MasTio Kdr menegaskan, TKA bukan ujian kelulusan. Asesmen ini lebih ditujukan untuk pemetaan kemampuan akademik siswa secara nasional.

TKA Bukan Ujian Penentu Kelulusan

Menurut penjelasan MasTio Kdr, hasil TKA tidak secara langsung menentukan apakah seorang siswa lulus atau tidak. Kelulusan tetap mengacu pada standar akademik sekolah serta aturan kurikulum yang berlaku.

TKA berfungsi sebagai alat untuk mengetahui sejauh mana kompetensi siswa sesuai jenjang pendidikannya. Data yang terkumpul kemudian digunakan pemerintah sebagai bahan evaluasi sistem pendidikan.

Artinya, siswa tidak perlu terlalu cemas. Meski penting, TKA tidak menjadi satu-satunya faktor yang memengaruhi kelulusan.

Dasar Hukum TKA

Keberadaan TKA memiliki payung hukum jelas. Salah satunya adalah Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025. Regulasi ini mengatur penyelenggaraan TKA sebagai asesmen nasional.

Selain itu, Badan Standar Kurikulum juga menerbitkan aturan tambahan. Misalnya, Nomor 047 tentang kerangka asesmen TKA, dan Nomor 095 tentang pedoman penyelenggaraan.

Dengan dasar hukum tersebut, jelas bahwa TKA bukanlah ujian akhir sekolah. Perannya lebih pada pemetaan mutu pendidikan dan pengembangan kebijakan.

Baca Juga: Les Privat Rp30 Ribu Per Sesi, Mantap U Academy Jadi Incaran Peserta Hadapi Soal TIU SKD-CPNS 2025

Simulasi TKA Online 2025

Untuk memudahkan siswa berlatih, Pusmendik menyediakan simulasi TKA online 2025. Fitur ini bisa diakses melalui situs resmi pusmendik.kemdikbud.go.id.

Dalam simulasi, siswa bisa memilih jenjang pendidikan, mengisi data, dan memasukkan token login sebelum mengerjakan soal.

Tersedia mata pelajaran wajib seperti Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Untuk SMA/SMK, ada tambahan pilihan Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, hingga Kewirausahaan.

Cara Kerja Simulasi

Setelah login, peserta diarahkan ke halaman soal dengan waktu terbatas. Contohnya, enam soal dalam 15 menit sebagai latihan awal.

Siswa dapat menandai soal yang ragu untuk ditinjau ulang. Setelah selesai, sistem akan menampilkan konfirmasi sebelum tes diakhiri.

Keunggulannya, hasil simulasi bisa ditinjau kembali. Ada review jawaban benar-salah, bahkan skor bisa diunduh dalam bentuk file.

Mengapa Banyak yang Salah Paham?

Keresahan soal TKA menentukan kelulusan muncul karena kurangnya pemahaman tentang fungsi asesmen nasional. Sebagian siswa menganggapnya mirip dengan ujian akhir sekolah.

Padahal, menurut MasTio Kdr, TKA lebih kepada pemetaan. Dengan data ini, pemerintah bisa mengetahui kekuatan dan kelemahan siswa pada tiap jenjang.

Meski tidak menentukan kelulusan, hasil TKA tetap penting. Siswa bisa memanfaatkannya untuk evaluasi pribadi agar lebih siap menghadapi ujian lain.

Baca Juga: Ekskul Bola Voli di SMPN Satu Atap Panggungrejo Blitar Jadikan Anak Pasif Makin Percaya Diri

Pentingnya Latihan Simulasi

Meskipun bukan penentu kelulusan, mengikuti simulasi TKA online 2025 sangat dianjurkan. Dengan berlatih, siswa terbiasa menghadapi format soal berbasis komputer.

Guru juga bisa memanfaatkan hasil simulasi sebagai evaluasi pembelajaran. File skor yang bisa diunduh menjadi bahan analisis untuk memperbaiki strategi mengajar.

Dengan latihan rutin, siswa akan lebih percaya diri menghadapi TKA resmi yang dijadwalkan berlangsung sepanjang 2025.

Peran Orang Tua

Orang tua perlu memberi pemahaman bahwa TKA bukan ujian kelulusan. Dukungan psikologis sangat penting agar siswa tidak terbebani.

Sebaliknya, orang tua bisa membantu anak memanfaatkan simulasi sebagai sarana belajar tambahan. Dengan begitu, anak merasa lebih tenang dan fokus.

“Orang tua jangan sampai menakut-nakuti. TKA bukan penentu lulus atau tidak. Ini lebih ke latihan pemetaan kemampuan,” ujar MasTio Kdr.

Penutup

Hadirnya simulasi TKA online 2025 menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal format soal, berlatih, dan mengevaluasi diri. Namun yang perlu digarisbawahi, TKA tidak menentukan kelulusan siswa.

Dasar hukum yang ada menegaskan fungsi TKA sebagai instrumen pemetaan, bukan ujian akhir. Kelulusan tetap ditentukan oleh sekolah dan kurikulum.

Dengan pemahaman ini, diharapkan siswa dan orang tua lebih tenang. Simulasi bisa dimanfaatkan sebagai sarana belajar, bukan sumber ketakutan.

Editor : Anggi Septian A.P.
#SMP #BSKAP #sd #simulasi TKA #menteri pendidikan