Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Mahfud MD Bongkar Kasus 3,5 Ton Emas Hilang: “Ini Belum Pernah Terungkap ke Publik”

Bherliana Naysila Putri Suwandi • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 19:30 WIB
Mahfud MD Bongkar Kasus 3,5 Ton Emas Hilang: “Ini Belum Pernah Terungkap ke Publik”
Mahfud MD Bongkar Kasus 3,5 Ton Emas Hilang: “Ini Belum Pernah Terungkap ke Publik”

BLITAR - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD kembali membuat publik terperangah.
Dalam podcast “Terus Terang”, Mahfud mengaku pernah menangani kasus misterius terkait hilangnya 3,5 ton emas.

“Ini bukan 3,5 gram, bukan 3,5 kilo, tapi 3,5 ton emas,” tegas Mahfud dengan nada serius.
Menurutnya, kasus ini sudah ditetapkan oleh Satgas yang ia bentuk saat masih menjabat menteri, namun hingga kini belum pernah dipublikasikan ke publik.

Mahfud menyebut total nilai kerugian dalam kasus tersebut mencapai Rp189 triliun.
“Itu baru satu kasus,” ujarnya. “Kami sudah punya datanya. Tapi apakah ditindaklanjuti atau tidak, itu tergantung keberanian pejabat sekarang.”

Ia menambahkan, langkah serupa kini sedang dilakukan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, pejabat yang disebut Mahfud “menggebrak dengan percaya diri”.
Menurut Mahfud, gaya Purbaya yang terbuka bisa mengguncang banyak kepentingan besar.

Modus Operandi Korupsi Emas

Mahfud tidak merinci siapa pelaku utama, tapi menjelaskan bahwa modus kejahatan ini melibatkan pejabat dan pengusaha besar.

“Ada yang terang-terangan, ada yang coba nyuap, ada juga yang ngancam. Saya ancam balik,” kata Mahfud.

Pernyataan itu menimbulkan spekulasi luas. Sebab, selama ini publik belum pernah mendengar kasus korupsi emas skala ton.
Menurut Mahfud, temuan ini seharusnya segera diusut oleh Menteri Keuangan baru.

“Ini pesan untuk Menteri Keuangan yang baru,” ucapnya. “Kalau berani, buka saja datanya. Negara butuh kejelasan.”

Kasus Lama yang Tertahan

Mahfud mengaku dirinya tak sempat menuntaskan kasus ini karena lebih dulu mengundurkan diri.
“Waktu itu saya sudah berhenti, jadi tak bisa melanjutkan prosesnya,” tuturnya.

Baca Juga: Profesor IPK 2,69 Ajarkan Mahasiswa IPB: Terbiasa Dibilang Bodoh Justru Kunci Sukses di Dunia Kerja

Namun, ia memastikan dokumen dan bukti sudah lengkap dan tersimpan di kementerian.
“Kalau mau diburu, datanya ada,” katanya singkat.

Pernyataan Mahfud ini langsung viral di media sosial. Banyak netizen mendesak agar pemerintah membuka hasil audit dan penyelidikan emas tersebut.
Tagar #3,5TonEmas pun sempat trending di X.

Publik Menanti Tindak Lanjut

Mahfud menilai, upaya pembenahan yang dilakukan pemerintah saat ini baru tahap awal.
“Langkah Purbaya bagus, tapi tantangannya berat. Karena yang akan menekan itu orang besar juga,” ujarnya.

Pernyataan ini memperlihatkan rumitnya jaringan korupsi di sektor sumber daya alam.
Apalagi, dengan angka kerugian mencapai ratusan triliun, kasus ini bisa menjadi salah satu korupsi terbesar di Indonesia.

Kini, publik menunggu apakah pemerintah dan aparat penegak hukum berani membuka kasus yang disebut Mahfud “belum pernah terungkap ke publik”.

Editor : Anggi Septian A.P.
#korupsi #mahfud md #menteri keuangan baru