
JAKARTA - Sejarah PSSI tidak bisa dilepaskan dari peran tujuh klub pendiri yang menjadi fondasi sepak bola nasional sejak 19 April 1930. Klub-klub tersebut berasal dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Madiun, Magelang, dan Surabaya. Seiring perkembangan zaman, nama mereka berubah menjadi Persija Jakarta, Persib Bandung, PSIM Yogyakarta, Persis Solo, PSM Madiun, PPSM Magelang, dan Persebaya Surabaya. Ketujuh klub ini memiliki tempat penting dalam perjalanan organisasi sepak bola Indonesia hingga sekarang.
PSSI atau Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia dibentuk pada masa penjajahan Belanda. Kehadirannya menjadi salah satu langkah penting dalam membangun organisasi sepak bola yang mewakili kepentingan masyarakat Indonesia. Di tengah situasi kolonial, sepak bola tidak hanya berkembang sebagai olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persatuan.
Tokoh yang memiliki peran penting dalam pendirian organisasi tersebut adalah Soeratin Sosrosoegondo. Ia mendorong terbentuknya wadah sepak bola nasional yang mampu menyatukan berbagai perkumpulan sepak bola dari sejumlah daerah.
Baca Juga: Pencairan Pensiun 2026, Benarkah Menkeu dan Taspen Sepakat Bayar Rapel Oktober?
Daftar 7 Klub Pendiri PSSI
Ketujuh klub pendiri PSSI pada awalnya menggunakan nama berbahasa Belanda atau nama perkumpulan sepak bola yang berkembang di wilayah masing-masing. Berikut daftar klub beserta identitas yang dikenal saat ini.
1. VIJ Jakarta menjadi Persija Jakarta
Voetbalbond Indonesische Jacatra atau VIJ merupakan perkumpulan sepak bola dari Jakarta. Organisasi ini menjadi salah satu pendiri PSSI dan kemudian dikenal sebagai Persija Jakarta. Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut memiliki sejarah panjang dalam kompetisi sepak bola nasional.
2. BIVB Bandung menjadi Persib Bandung
Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond atau BIVB berasal dari Bandung. Perkumpulan ini turut berperan dalam pembentukan PSSI sebelum identitasnya berkembang menjadi Persib Bandung. Hingga kini, Persib menjadi salah satu klub bersejarah dengan basis pendukung besar di Indonesia.
3. PSM Yogyakarta menjadi PSIM Yogyakarta
Perserikatan Sepakraga Mataram atau PSM merupakan perkumpulan sepak bola dari Yogyakarta. Pada 27 Juli 1930, nama tersebut diubah menjadi PSIM, singkatan dari Perserikatan Sepakbola Indonesia Mataram. PSIM Yogyakarta kemudian menjadi bagian penting dari sejarah sepak bola di wilayah tersebut.



