BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Kawasan pesisir selatan Jawa Timur menyimpan potensi wisata bahari yang sangat memukau, khususnya deretan pantai eksotis di wilayah Kabupaten Blitar. Karakteristik ombak selatan yang besar berpadu dengan pasir putih, tebing karang, hingga hutan pinus yang rindang menjadi magnet utama para pelancong. Bagi wisatawan yang mendambakan petualangan alam yang asri, Blitar menawarkan berbagai pilihan pantai mulai dari yang ramah keluarga hingga surga tersembunyi yang menantang adrenalin.
Setiap destinasi pesisir di daerah ini memiliki keunikan tersendiri yang tidak bisa disamakan satu sama lain. Akses yang bervariasi dari jalan aspal mulus hingga jalur setapak tanah berbatu memberikan petualangan yang berkesan bagi para penjelajah. Menjelajahi keindahan bahari ini akan memberikan pengalaman liburan yang menenangkan pikiran.
Berikut adalah rangkuman lengkap delapan destinasi pantai paling direkomendasikan di Kabupaten Blitar yang patut masuk dalam daftar rencana liburan Anda.
Baca Juga: Suzuki Karimun Kotak Dulu Kurang Dilirik, Kini Justru Jadi Mobil Culture yang Banyak Diburu Kolektor
Pesona Alami Pantai Pudak dan Mistisme Jolosutro
Destinasi pertama yang menawarkan ketenangan mutlak adalah Pantai Pudak. Secara administratif, pantai ini terletak di Dusun Ngadipuro, Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, tepat di sebelah selatan Desa Ngeni jika diakses dari arah Sutojayan atau Lodoyo. Pesisir ini memiliki bentang pasir yang tidak terlalu luas, namun dihiasi oleh pasir putih bersih serta air laut kebiruan yang sangat mempesona.
Karena areanya yang tersembunyi dan belum dibuka secara resmi untuk umum, pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk sepeser pun. Lokasi sunyi ini sangat digemari oleh pencinta aktivitas lintas alam yang kerap membawa tenda dan perbekalan lengkap untuk berkemah di tepi pantai.
Selanjutnya, terdapat Pantai Jolosutro yang menawarkan pemandangan alam pedesaan yang asri dan hijau. Terletak di balik Pegunungan Gondang Tapen, Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, pantai ini berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Alun-Alun Kota Blitar. Berbeda dengan Pantai Pudak, akses jalan menuju tepi Jolosutro sudah tertata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Blitar, lengkap dengan bentangan bukit yang mengelilinginya.
Meskipun masyarakat sekitar memiliki cerita turun-temurun yang mensakralkan pantai ini, tidak ada aturan atau larangan khusus bagi wisatawan yang datang. Tiket masuk ke area Pantai Jolosutro sangat terjangkau, yakni seharga Rp5.000 per orang.
Keistimewaan Telaga Payau Pangi dan Fasilitas Lengkap Pantai Serang
Pantai ketiga adalah Pantai Pangi yang berlokasi di Dusun tumpak Kepuh, Desa Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Jaraknya sekitar 40 kilometer dari pusat kota atau setara dengan satu jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. Keistimewaan utama dari destinasi ini adalah keberadaan muara sungai yang membentuk telaga payau luas di dekat bibir pantai, yang sering digunakan wisatawan untuk berenang dan membasuh diri.
Meskipun ombak laut selatannya tergolong besar, bentuk garis pantai yang cekung serta diapit oleh tebing karang kokoh membuat area tepiannya relatif aman untuk bermain air secara waspada. Kehadiran deretan pohon pinus rimbun di tepi pantai juga memberikan keteduhan yang menyejukkan dari terik matahari.
Bagi yang mencari kenyamanan fasilitas lengkap, Pantai Serang di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo adalah pilihan yang sangat tepat. Destinasi populer ini menetapkan tarif masuk Rp7.000 per orang, dengan biaya parkir Rp3.000 untuk roda dua dan Rp8.000 untuk roda empat. Fasilitas umum di lokasi ini sudah sangat memadai, mulai dari ketersediaan toilet umum, musala, hingga deretan kantin makanan.
Pengunjung yang enggan berjalan kaki menyusuri pasir putihnya dapat menyewa motor ATV dengan tarif Rp100.000 per jam. Selain itu, bagi pencinta olahraga ekstrem, tersedia pula gerai penyewaan papan selancar lengkap dengan instruktur pelatihnya.
Pusat Kuliner Tambakrejo dan Jalur Menantang Pantai Jebring
Pantai Tambakrejo dinobatkan sebagai pantai paling populer yang menjadi rujukan utama wisatawan domestik maupun luar daerah saat berkunjung ke Blitar. Keunggulan utama destinasi ini adalah kehadiran Tempat Pelelangan Ikan (TPI) resmi, menjadikannya satu-satunya pantai di Blitar yang menawarkan hasil laut segar langsung dari nelayan dengan harga murah. Di sepanjang bibir pantai, berdiri banyak warung makan yang menyajikan hidangan ikan bakar lezat untuk dinikmati bersama keluarga. Tiket masuk ke area wisata populer ini hanya dikenakan tarif sebesar Rp10.000 per orang, di luar biaya parkir kendaraan.
Berbanding terbalik dengan kemudahan akses di Tambakrejo, Pantai Jebring menawarkan petualangan ekstrem bagi para petualang sejati. Lokasinya berada di Banyu Urip, Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Jalur transportasi menuju tempat ini tergolong menantang dengan kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah, sehingga sangat tidak disarankan menggunakan kendaraan roda empat. Namun, rasa lelah akan terbayar lunas oleh pemandangan bentang pantai yang sangat luas dengan pasir hitam yang eksotis, deburan ombak besar, serta keberadaan batu raksasa berarsitektur unik di tepiannya.
Misteri Gondo Mayit dan Julukan Raja Ampat di Peh Pulo
Hanya terpisahkan oleh sebuah bukit di sebelah timur Pantai Tambakrejo, terdapat Pantai Pasetran Gondo Mayit yang legendaris. Rute menuju lokasi ini dapat ditempuh dengan mengambil arah kiri pada pertigaan yang terletak sekitar 100 meter sebelum gapura masuk Tambakrejo. Pantai ini menawarkan hamparan pasir putih yang halus dan suasana yang jauh lebih sunyi tanpa hiruk-pikuk pedagang.
Nama "Gondo Mayit" yang berarti "aroma mayat" dalam bahasa Jawa melahirkan banyak mitos lokal, mulai dari cerita penemuan jenazah di masa lampau hingga keberadaan padepokan mistis yang membuat pengunjungnya tidak pernah kembali. Di balik cerita misteri tersebut, keindahan lanskap pantai ini tetap menjadi salah satu yang tercantik di Blitar.
Destinasi penutup yang tidak boleh dilewatkan adalah Pantai Peh Pulo yang terletak di Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. Berjarak sekitar 45 kilometer dari pusat kota dengan waktu tempuh berkendara 1,5 hingga 2 jam, pantai tersembunyi ini mendapat julukan sebagai "Raja Ampat dari Blitar".
Julukan tersebut diberikan karena adanya pulau-pulau karang kecil yang tersebar di sekeliling garis pantai, menyerupai gugusan pulau di Papua Barat. Karakteristik air lautnya yang biru jernih, ombak yang cenderung tenang, serta pasir putih yang bersih menjadikan Peh Pulo layaknya berlian tersembunyi yang sangat menawan untuk dikunjungi.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula