Kimeng Berkarakter Tua Jadi Koleksi Istimewa, Tampilannya Seperti Pohon Ratusan Tahun

Valentyo Samuel Putra Widodo • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 14:40 WIB
Koleksi bonsai kimeng di Gianyar memiliki batang dan akar berkarakter tua, bahkan tampil seperti pohon berusia ratusan tahun.
Koleksi bonsai kimeng di Gianyar memiliki batang dan akar berkarakter tua, bahkan tampil seperti pohon berusia ratusan tahun.

 GIANYAR - Koleksi bonsai kimeng di sebuah kebun milik kolektor di Kabupaten Gianyar menarik perhatian karena memiliki batang, akar, dan percabangan yang sudah menunjukkan karakter tua. Beberapa tanaman bahkan memiliki tampilan seperti pohon berusia sangat tua meski berada dalam bentuk bonsai.

Koleksi tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana karakter tanaman dapat menjadi daya tarik utama dalam sebuah bonsai. Rata-rata bahan bonsai yang ditampilkan disebut telah berusia lebih dari delapan tahun.

Kimeng Besar dengan Batang dan Akar Berkarakter

Salah satu kimeng yang ditampilkan memiliki ukuran besar dengan batang yang sudah sangat berkarakter. Bagian lengan di sisi kanan dan kiri juga terlihat besar sehingga memberikan kesan kokoh.

Baca Juga: Bantuan Pangan Beras di Slorok Capai 23,8 Ton, Sisa 4,5 Ton Kembali Disalurkan ke Warga

Tidak hanya batang, bagian perakaran menjadi salah satu elemen yang membuat tanaman tersebut terlihat semakin matang. Kombinasi antara pangkal, akar, dan batang memberikan kesan seperti pohon tua yang tumbuh secara alami.

Koleksi kimeng lainnya memiliki ukuran sedikit lebih kecil. Namun, karakter batangnya tetap menjadi daya tarik utama.

Bentuk batang yang berliku dan struktur keseluruhan tanaman membuatnya dinilai memiliki tampilan seperti pohon yang sudah berusia ratusan tahun.

Baca Juga: 20 Desain Dapur Minimalis dengan Tirai Kolong, Rapi dan Hemat Biaya

Asam Jawa Tampilkan Karakter yang Tidak Biasa

Selain kimeng, kebun tersebut menyimpan pohon asam jawa dengan bentuk yang disebut unik. Gaya yang ditampilkan berbeda dari bentuk bonsai yang biasa ditemukan.

Bagian perakaran asam jawa tersebut juga menarik perhatian karena memiliki struktur yang terlihat jelas pada bagian bawah tanaman.

Keunikan tersebut memperlihatkan bahwa setiap jenis tanaman dapat menghasilkan karakter bonsai yang berbeda. Bentuk alami batang dan akar menjadi salah satu unsur yang menentukan daya tarik sebuah bahan.

Amplas Putih Hampir Masuk Tahap Pembentukan Akhir

Koleksi lain yang ditampilkan adalah amplas putih dari kelompok ficus. Ukurannya cukup besar dengan guratan pada batang yang sudah menonjol.

Bagian bawah batang dan perakaran disebut hampir selesai. Tahapan berikutnya tinggal diarahkan pada percabangan dan perantingan agar bentuk bonsai semakin lengkap.

Baca Juga: Rumah Sudah Dijual tapi Belum Balik Nama, Bikin Desil Bansos Warga Blitar Bisa Berubah

Dengan karakter batang yang sudah terbentuk, tanaman tersebut dinilai berpotensi menjadi salah satu koleksi yang menarik setelah proses pembentukan dilanjutkan.

Karakter Alami Jadi Kekuatan Bonsai

Salah satu kimeng lainnya memiliki gaya yang dinilai sangat natural. Gerakan batangnya terlihat tidak terlalu dipaksakan sehingga memberikan kesan seperti tanaman yang tumbuh secara alami.

Karakter semacam ini menjadi salah satu hal yang membuat koleksi bonsai terlihat menarik. Pembentuk tidak hanya dituntut membentuk tanaman, tetapi juga mampu melihat potensi karakter yang sudah dimiliki bahan.

Bonsai yang ditampilkan di kebun tersebut juga menjadi gambaran bahwa sebuah bahan dapat berubah menjadi karya yang memiliki karakter kuat apabila dikerjakan oleh orang yang tepat dan melalui proses panjang.

Koleksi yang diperlihatkan sebenarnya hanya sebagian kecil dari tanaman yang berada di kebun. Masih banyak bahan bonsai lainnya yang belum ditampilkan.

Dengan usia rata-rata lebih dari delapan tahun dan karakter batang serta akar yang sudah matang, koleksi tersebut memperlihatkan bahwa daya tarik bonsai tidak hanya ditentukan oleh ukuran. Bentuk alami, karakter tua, perakaran, dan arah gerakan batang menjadi bagian penting yang membuat sebuah bonsai terlihat istimewa.

Source YouTube video 

Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo
koleksi bonsai bonsai gianyar ratusan tahun