BLITAR - Ramadan bukan hanya menjadi momen berburu pahala. Bulan penuh berkah ini juga dimanfaatkan oleh para pengusaha jajanan kue untuk mendulang cuan.
Seperti dilakukan Iveline Julia Wibisono, warga Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul. Selama Ramadan, aktivitas perempuan 27 tahun ini sudah padat sejak pagi hingga malam.
Loyang-loyang, oven, hingga mixer hampir tak pernah luput dari genggamannya. Aneka jajanan modern serta zaman dulu (jadul) pun diproduksinya.
Rupanya tak sedikit pesanan kue khas Lebaran yang sudah diterimanya.
“Pesanan sudah mulai masuk dari sejak awal bulan. Jadi ya harus lebih telaten dan teliti. Lebih siap aja buat kerjain orderannya,” ujarnya, Sabtu (16/3/2024).
Iveline merintis usaha hamper ini sudah sejak 2017 lalu. Perayaan hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Natal, hingga tradisi Imlek selalu membawa keuntungan.
Di momen Ramadan ini, diakuinya permintaan kue stok Lebaran terus bertambah. Terbanyak diburu yakni jajanan kue kering kastengel, nastar, serta aneka olahan cokelat.
Jajanan jadul seperti kue putri salju, kue sisir, hingga lidah kucing juga masih menjadi primadona.
“Kebetulan pakai resep nenek. Jadi memang tidak hanya yang modern, justru jajanan jadul itu masih punya tempat tersendiri bagi pembeli,” lanjut perempuan tersebut.
Berbeda dari Ramadan 2023 lalu. Jajanan miliknya terbanyak dipesan dalam satuan kilogram dan sebagian sisanya memesan hamper.
Tahun ini, hamper bernuansa hijau dengan hiasan ketupat begitu diminati konsumen.Itu terbukti dalam beberapa hari terakhir.
Perempuan tiga bersaudara ini mengaku satu pembeli bisa memborong sekira 10 hingga 15 hamper.
Kartu ucapan tak lupa disematkan Iveline agar kue bisa diberikan kepada sanak saudara beserta ungkapan bermakna.
Hamper tersebut dipasarkan melalui media sosial. Harganya pun bervariasi. Mulai Rp 135.000 dan selebihnya menyesuaikan permintaan isian hamper yang diminati pembeli.
Meski masih awal Ramadan, tapi dia mencatat ada volume peningkatan pesanan hingga 50 persen.
“Semoga bulan ini benar-benar berkah, juga seluruh saudara umat muslim bisa menjalankan ibadah puasa,” tandasnya. (luk/c1/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila