Cerita Pelaku UMKM di Cimahi setelah Ikuti Pelatihan Sertifikasi Halal BRI Peduli: Alhamdulillah Omzet Saya Meningkat

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 15:00 WIB
BUNCY, usaha rumahan milik Lucy Emilda, warga Cimahi, Jawa Barat.
BUNCY, usaha rumahan milik Lucy Emilda, warga Cimahi, Jawa Barat.

BLITAR KAWENTAR -  Tidak sedikit usaha yang lahir dari masa-masa sulit. Begitu pula dengan BUNCY, usaha rumahan milik Lucy Emilda yang mulai dirintis pada tahun 2020 ketika pandemi memaksa banyak orang mencari cara untuk tetap bertahan.

Dari dapur sederhana di Cimahi, Jawa Barat, Lucy mulai mengolah cheese stick dengan harapan sederhana, menghadirkan camilan yang disukai banyak orang sekaligus menjadi penopang ekonomi keluarga.

Berawal dari usaha rumahan, BUNCY terus berkembang dengan mengedepankan cita rasa dan kualitas pada setiap produk yang dihasilkan. Di balik setiap kemasan cheese stick, tersimpan semangat untuk menghadirkan camilan yang dapat dinikmati oleh semua kalangan sekaligus membawa manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Baca Juga: Persami KKRI Kodim 0808/Blitar Bekali Para Peserta Materi Bela Negara hingga Survival, Begini Keseruannya

Namun, membangun sebuah usaha bukanlah perjalanan yang selalu mudah. Di tengah persaingan industri makanan ringan yang semakin ketat, membangun kepercayaan konsumen menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Lucy dalam mengembangkan usahanya.

Baginya, kepercayaan merupakan modal penting agar sebuah produk dapat diterima oleh masyarakat. Karena itu, sertifikasi halal menjadi salah satu langkah yang diyakini mampu memperkuat kepercayaan tersebut sekaligus meningkatkan daya saing usaha.

"Usaha kuliner, khususnya yang telah memiliki sertifikat halal, lebih mudah mendapatkan kepercayaan konsumen," ujarnya.

Baca Juga: Sempat Sebatang Kara, Empat Anak di Kota Blitar Kini Resmi Punya Orang Tua Asuh

Selain memberikan rasa aman bagi konsumen, sertifikasi halal juga membawa perubahan bagi Lucy sebagai pelaku usaha. Ia mengaku menjadi lebih percaya diri saat memperkenalkan produknya kepada calon pembeli maupun mitra usaha.

Melalui fasilitasi Program Sertifikasi Halal dari BRI, BUNCY memperoleh kesempatan untuk melengkapi legalitas usahanya. Sertifikat halal menjadi pijakan awal bagi Lucy untuk melangkah lebih jauh dalam mengembangkan usahanya.

Setelah mendapatkan sertifikasi halal, Lucy tidak berhenti sampai di situ. Ia melanjutkan pengurusan PIRT agar produknya memiliki legalitas yang semakin lengkap dan saya dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Baca Juga: Pagu SD Negeri di Blitar Sepi, DPPPAPPKB Bantah Akibat Program KB Berhasil

"Setelah memiliki Sertifikasi Halal saya lanjut mengurus Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dengan kelengkapan tersebut saya bisa lebih luas melakukan jangkauan pasar dan berdampak pada peningkatan revenue usaha saya,’ cerita Lucy.

Bagi Lucy, manfaat program ini tidak hanya terletak pada sertifikat yang diterima, tetapi juga pada proses pendampingan yang membuat seluruh tahapan pengurusan terasa lebih mudah. Mulai dari persyaratan hingga administrasi, setiap proses dilalui dengan arahan yang jelas sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan bisnisnya.

Baca Juga: 6 Shio Ini Diramal Banjir Rezeki Maret 2026, Ada Kerbau hingga Monyet

"Terima kasih kepada BRI yang telah memfasilitasi saya mendapatkan sertifikat halal, dengan segala kemudahan syarat dan administrasi, petunjuk dari petugas saya merasa sangat terbantu. Usaha saya sangat terbantu dengan program ini, ‘imbuhnya.

Kini, BUNCY terus melangkah dengan keyakinan yang lebih besar. Dari sebuah dapur sederhana di Cimahi, usaha yang lahir di tengah pandemi ini membuktikan bahwa kesempatan dan pendampingan yang tepat mampu membantu pelaku UMKM tumbuh lebih percaya diri, memperluas pasar, dan terus berkembang secara berkelanjutan.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny mengungkapkan, BRI melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, terus mengambil peran membantu pelaku UMKM melalui kegiatan pelatihan dan pemberian sertifkasi halal yang diharapkan dapat menciptakan UMKM yang dapat bersaing di pasar.

Baca Juga: Wawali Kota Blitar Mulai Pimpin Rapat Harian KONI, Agenda Bahas Persiapan POPDA hingga Porprov Jatim 2027

Melalui pelatihan ini, BRI berharap pelaku UMKM mampu menjaga mutu produk, memperluas akses pasar, dan semakin siap naik kelas.

“Kisah Lucy dan produk BUNCY menjadi contoh nyata pelaku UMKM yang mendapatkan manfaat dari pelatihan sertifikasi halal yang diselenggarakan BRI Peduli. Kami terus membantu pelaku UMKM di berbagai daerah untuk dapat memperluas akses pasar dan mendorong UMKM naik kelas” tegas Dhanny.(*)

Editor : M. Subchan Abdullah
Sumber : BRI
BRI Peduli pemberdayaan UMKM sertifikasi halal bri