JAKARTA - Usaha pisang lumer Raja Pisang Lumer di Cipinang Muara 2, Jakarta Timur, menjadi salah satu contoh bisnis kuliner yang dikembangkan dengan modal sekitar Rp8 juta. Dalam waktu sekitar tiga bulan sejak mulai berjualan, usaha tersebut disebut sudah balik modal.
Usaha pisang lumer ini dijalankan Wafa dengan dibantu dua karyawan. Menurut Wafa, modal sekitar Rp8 juta tersebut sudah mencakup kebutuhan usaha, termasuk gerobak dan perlengkapan lainnya.
Raja Pisang Lumer menawarkan beragam pilihan gorengan berbahan pisang, tape, dan nangka. Selain menu original, tersedia pula berbagai topping seperti Nutella, pistachio, matcha, Cadbury, tiramisu, hingga keju.
Baca Juga: Motor Yamaha Terbaru 2026 Paling Murah Rp19 Jutaan, Ini Daftar Harganya
Untuk harga, menu original dibanderol Rp15 ribu. Sementara beberapa pilihan topping seperti keju dan tiramisu dijual Rp20 ribu. Nutella dan Cadbury dipatok Rp25 ribu, sedangkan pistachio Rp30 ribu. Tambahan topping dikenakan biaya Rp5 ribu.
Wafa mengatakan, usaha tersebut tidak hanya mengandalkan banyaknya pilihan topping. Ia justru berusaha menjaga kualitas gorengan agar tetap enak meski disantap tanpa tambahan topping.
"Fokusnya enggak ke topping yang sampai blugar-blugar. Kita fokusnya juga ke gorengannya, biar gimana tanpa pakai topping pun kita sudah enak," kata Wafa dalam video.
Baca Juga: Motor Yamaha Terbaru 2026 Masih di Bawah Rp20 Juta, Ini Sosok Vega Force
Racikan Adonan Jadi Perhatian
Salah satu hal yang diperhatikan dalam usaha pisang lumer tersebut adalah racikan adonan. Bahan yang digunakan antara lain tepung terigu, tepung maizena, tepung beras, soda kue, baking powder, vanili, garam, dan gula.
Adonan dibuat dalam jumlah tertentu dan air ditambahkan secara perlahan. Menurut Wafa, kekentalan adonan tidak boleh terlalu encer maupun terlalu kental.
Baca Juga: Motor Yamaha Terbaru 2026 Masih Dijual di Bawah Rp20 Juta, Ini Sosoknya
Untuk adonan sekitar 4 kilogram, biasanya dibutuhkan sekitar dua botol air. Jumlah tersebut tetap menyesuaikan tingkat kekentalan yang diinginkan.
Khusus pisang, adonan kemudian dibagi menjadi dua. Salah satunya diberi madu dan wijen hitam. Warna kecokelatan pada gorengan dengan madu bukan berarti gosong, melainkan berasal dari proses karamelisasi.
Wafa juga menggunakan mentega yang dicairkan terlebih dahulu. Cara tersebut dilakukan agar mentega lebih mudah tercampur rata dengan adonan.
Baca Juga: Motor Yamaha Terbaru 2026, Harga OTR Jakarta Mulai Rp19 Jutaan
Proses penggorengan pun membutuhkan perhatian. Minyak harus benar-benar panas dan jumlahnya tidak terlalu sedikit. Minyak yang digunakan juga diganti setiap hari karena kebutuhan minyak untuk menggoreng cukup besar.
Dalam sehari, kebutuhan minyak disebut bisa mencapai sekitar 17 liter. Sementara penggunaan gas bisa mencapai dua tabung dalam sehari karena kompor digunakan terus selama operasional.
Omzet Bisa Rp2,5 Juta Sehari
Dari sisi penjualan, Wafa menyebut omzet rata-rata usahanya dapat mencapai sekitar Rp2,5 juta. Ketika cuaca hujan, pendapatan bisa turun menjadi sekitar Rp1,3 juta hingga Rp1,5 juta.
Baca Juga: Harga Mitsubishi L300 2026 Rp231 Juta, Ini Spesifikasi dan Perubahannya
Pada masa awal berjualan, kebutuhan adonan masih sekitar 3 kilogram. Namun, setelah berjalan sekitar tiga bulan, jumlah produksi meningkat. Saat ramai, adonan bahkan bisa mencapai sekitar 15 kilogram.
Wafa mengatakan waktu pembeli mulai ramai biasanya sore hari, terutama sekitar pukul 16.00 hingga setelah magrib. Akhir pekan atau musim ramai membuat produksi dapat ditingkatkan.
Meski demikian, ia tidak menyimpan adonan yang tersisa untuk dijual keesokan harinya. Adonan yang sudah diracik dan berada di area terbuka dianggap tidak lagi layak digunakan setelah tersisa terlalu lama.
Baca Juga: Harga Mitsubishi L300 2026 Rp258 Juta, Angsurannya Mulai Rp2,8 Juta
Karena itu, jumlah adonan harus disesuaikan dengan perkiraan penjualan. Ketika cuaca kurang mendukung dan dagangan tidak habis, risiko adanya sisa adonan menjadi bagian dari usaha kuliner.
Konsep tersebut juga menjadi alasan Wafa belum terburu-buru membuka kemitraan. Ia ingin memastikan kualitas produk dan racikan tetap stabil terlebih dahulu.
"Jangan buru-buru karena aji mumpung atau karena banyak yang lagi viral, kita main cepat-cepat saja. Enggak," ujarnya.
Baca Juga: Harga Mitsubishi L300 2026 Terungkap, Kredit Mulai Rp2,8 Juta
Raja Pisang Lumer beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 22.00 WIB di Cipinang Muara 2, Jakarta Timur. Ke depan, Wafa berharap usahanya dapat terus berkembang dan membuka cabang di berbagai tempat.
Ia juga memberikan pesan kepada anak muda yang ingin memulai usaha agar tidak terlalu banyak berpikir tanpa mengambil langkah.
"Jalan dulu aja, masalah nanti kendala atau jalan keluar pasti sambil jalan kita kadang ketemu aja jalan keluarnya," kata Wafa.
Baca Juga: Harga Mitsubishi L300 2026 di Jawa Tengah Rp228 Juta, Kredit 0 Persen Bisa Dicicil
Course: YouTube @AdienH
Editor : Agnes Adelia Hernanda