Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Sinyal CLBK David da Silva? Akui Rindu Surabaya, Ikut Nyanyi Song for Pride Usai Persebaya Taklukkan Malut United

Axsha Zazhika • Jumat, 16 Januari 2026 | 17:40 WIB
Sinyal CLBK David da Silva? Akui Rindu Surabaya, Ikut Nyanyi Song for Pride Usai Persebaya Taklukkan Malut United
Sinyal CLBK David da Silva? Akui Rindu Surabaya, Ikut Nyanyi Song for Pride Usai Persebaya Taklukkan Malut United

BLITAR - Sinyal CLBK David da Silva kembali menguat dan langsung mengaduk emosi Bonek. Sabtu sore, 10 Februari 2026, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi saksi momen penuh nostalgia ketika David da Silva kembali berdiri di tengah Surabaya. Bukan sebagai pemain Persebaya, melainkan berseragam Malut United. Namun rasa yang tertinggal terasa sama.

Sinyal CLBK David da Silva mencuat usai laga pekan ke-17 Super League 2025-2026, saat Persebaya Surabaya menaklukkan Malut United dengan skor 2-1. Di tengah euforia kemenangan Bajol Ijo, David da Silva justru mencuri perhatian lewat gestur sederhana namun sarat makna: ikut menyanyikan lagu Song for Pride bersama para pemain Persebaya.

Momen tersebut membuat sinyal CLBK David da Silva kian kuat di mata publik. Berdiri di tengah lingkaran pemain hijau, suara David menyatu dengan lantunan lagu kebanggaan Bonek. Ekspresi haru jelas terlihat. Meski kini berstatus lawan, ikatan emosionalnya dengan Surabaya seolah tak pernah putus.

Stadion Gelora Bung Tomo Berubah Jadi Lautan Nostalgia

Suasana di Stadion Gelora Bung Tomo sore itu terasa berbeda. Ribuan Bonek memadati tribun, menciptakan lautan hijau yang bergetar oleh nyanyian. Song for Pride menggema, bukan sekadar selebrasi kemenangan, melainkan simbol kebersamaan dan kenangan masa lalu.

David da Silva pernah menjadi ikon Persebaya. Namanya identik dengan gol, determinasi, dan perjuangan. Tak heran jika kehadirannya di tengah perayaan justru memantik rasa rindu yang sama kuatnya di hati suporter. Stadion GBT seolah berubah menjadi rumah lama yang kembali membuka pintu bagi penghuninya.

Kemenangan Spesial di Debut Bernardo Tavares

Di balik momen emosional tersebut, Persebaya Surabaya mencatat kemenangan penting. Dua gol dari Gali Freitas pada menit ke-14 dan 37 memastikan tiga poin penuh bagi Bajol Ijo. Strategi pelatih Bernardo Tavares berjalan efektif dan efisien.

Kemenangan ini terasa semakin spesial karena Malut United datang dengan status tim tak terkalahkan dalam 11 laga terakhir. Rekor impresif tersebut akhirnya runtuh di kandang Persebaya. Debut Bernardo Tavares di pinggir lapangan pun langsung berbuah manis, menambah optimisme Bonek terhadap masa depan tim.

David da Silva: Surabaya Selalu di Hati

Usai pertandingan, David da Silva tak menampik perasaan campur aduk yang dirasakannya. Ia secara terbuka mengakui kerinduannya pada atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo dan Surabaya.

“Saya tidak bisa bohong. Saya sangat merindukan atmosfer ini. Lagu itu selalu membuat saya merinding,” ujar David da Silva. Pernyataan tersebut semakin memperkuat sinyal CLBK David da Silva yang ramai diperbincangkan di kalangan suporter.

Ia juga menegaskan bahwa rasa hormatnya kepada Persebaya tidak pernah pudar. “Persebaya selalu punya tempat di hati saya. Saya senang bisa kembali meski sebagai lawan,” tuturnya.

Bukan Sekadar Pertandingan

Bagi David da Silva, laga di Surabaya bukan sekadar pertandingan sepak bola. Kota ini menyimpan cerita penting dalam perjalanan kariernya. Dari sorak sorai tribun, gol-gol penentu, hingga kebersamaan dengan Bonek, semuanya meninggalkan jejak mendalam.

Momen ikut menyanyikan Song for Pride menjadi simbol bahwa ikatan emosional tidak selalu putus oleh kontrak atau warna jersey. Meski kini membela Malut United, hati David da Silva tampak masih tertambat di Surabaya.

Sinyal CLBK David da Silva pun tak terelakkan menjadi bahan perbincangan hangat. Apakah ini hanya nostalgia sesaat, atau pertanda kisah lama yang berpeluang terulang? Yang jelas, sore itu Surabaya kembali membuktikan diri sebagai rumah yang selalu memanggil mantan penghuninya untuk pulang, setidaknya lewat rasa.

 

Editor : Axsha Zazhika
#david da silva #bonek #stadion gelora bung tomo #persebaya surabaya #Super League 2025 2026