RADAR BLITAR – Persip Bandung kembali mencuri perhatian publik jelang lanjutan kompetisi Super League 2025-2026.
Kali ini, klub kebanggaan Jawa Barat menggelar acara doa bersama yang dipimpin Ustaz Hilman dengan tujuan memohon kelancaran dan kesuksesan tim, terutama dalam mendukung ambisi meraih gelar juara.
Acara ini dihadiri oleh manajemen klub, staf pelatih, serta para pemain, termasuk pemain baru dan junior yang sedang beradaptasi dengan tim.
Baca Juga: Gaston Avila Resmi Gabung Persib Bandung, Kado Spesial Umuh Muchtar untuk Bobotoh Jelang ACL 2
Komisaris Persip Bandung, Umuh Mukhtar, menekankan pentingnya momentum ini.
“Ini sangat bagus, kita berdoa bersama dengan hiburan ringan, joget-jogetan, tapi intinya adalah fokus kepada doa.
Kita memohon agar Persip juara dan Allah memberikan jalan terbaik untuk tim kita,” kata Umuh Mukhtar, saat ditemui di markas Persip.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh warga Jawa Barat diharapkan tetap mendukung Persip tanpa menimbulkan salah paham, terutama dalam suasana kompetisi yang ketat.
Acara doa ini bukan sekadar seremonial.
Menurut Umuh, doa menjadi bagian dari mentalitas tim untuk membangun fokus dan kekompakan, khususnya bagi pemain baru yang sedang menyesuaikan diri.
Ia berharap semua elemen klub bekerja keras dan memberikan yang terbaik, termasuk staf pelatih dan media yang selama ini memberikan dukungan.
“Tenaga kalian harus dua kali lipat, otak diperas dua kali lipat, sampai hasilnya maksimal. Tidak ada kata kalah bagi Persip,” tegas Umuh.
Selain membahas doa dan motivasi tim, Umuh Mukhtar juga menyinggung soal pemain baru yang akan menambah kekuatan lini depan.
Ia menekankan bahwa setiap pemain, termasuk Dion dan Kurzawa, harus membuktikan kemampuan mereka di lapangan sebelum mendapatkan fasilitas khusus. “Semua pemain diperlakukan sama.
Buktikan dulu kepada masyarakat dan bobotoh, baru kita akan lihat kontribusinya,” jelas Umuh.
Ia juga mengingatkan agar tim tidak kebobolan dan tetap fokus menghadapi klub-klub lain dengan semangat menang.
Sorotan utama dalam perbincangan ini adalah kemungkinan kedatangan striker andalan, Mariano Peralta.
Umuh menyebut, “Peralta belum ada kabar resmi masuk, tapi kalau dia datang, itu luar biasa untuk Persip.
”Kehadiran Peralta diharapkan dapat memperkuat lini depan, meningkatkan produktivitas gol, dan menambah daya juang tim jelang putaran kedua Super League.
Bobotoh pun antusias menyambut kemungkinan ini, karena Peralta dikenal sebagai pemain yang memiliki etos kerja tinggi dan kemampuan mencetak gol yang konsisten di klub sebelumnya.
Persip Bandung saat ini tengah dalam tren positif setelah meraih beberapa kemenangan beruntun, dan Umuh menekankan pentingnya menjaga momentum ini.
Ia berharap semua pemain baru dan lama mampu beradaptasi dengan cepat, bermain dengan hati, serta menjaga mentalitas juara.
“Main dengan hati, tidak ada yang ragu-ragu dengan Persip. Semua fasilitas sudah dipenuhi, tinggal buktikan di lapangan,” ujar Umuh lagi.
Selain fokus pada doa dan persiapan pemain, Umuh Mukhtar juga menekankan hubungan harmonis dengan media.
Ia menyebut bahwa informasi yang akurat dari wartawan sangat penting untuk membangun citra positif klub dan menjaga hubungan baik dengan publik.
“Saya tetap bersatu dengan media, semua berita yang akurat sangat membantu tim,” tambahnya.
Dengan suasana yang penuh semangat ini, Persip Bandung menegaskan bahwa langkah mereka bukan hanya soal taktik di lapangan, tetapi juga membangun kultur mental yang kuat melalui doa dan persiapan psikologis.
Kehadiran pemain seperti Peralta diharapkan menjadi kunci untuk mewujudkan ambisi menjadi juara, mengingat kompetisi Super League dan kancah internasional akan semakin menantang.
Persip Bandung menunjukkan kombinasi strategi, semangat juara, dan dukungan publik yang solid.
Dari acara doa bersama hingga persiapan kedatangan pemain baru, semua diarahkan untuk satu tujuan: Persip juara.
Bobotoh pun kini menantikan aksi Peralta dan tim untuk membawa kebanggaan bagi Jawa Barat.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina