Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hansamu Yama Jadi Kapten Baru Arema FC di Putaran Kedua BRI Super League, Singo Edan Siap Tempur di Derby Jawa Timur

Ichaa Melinda Putri • Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:30 WIB

Hansamu Yama Jadi Kapten Baru Arema FC di Putaran Kedua BRI Super League, Singo Edan Siap Tempur di Derby Jawa Timur
Hansamu Yama Jadi Kapten Baru Arema FC di Putaran Kedua BRI Super League, Singo Edan Siap Tempur di Derby Jawa Timur

BLITAR KAWENTAR-Arema FC kembali jadi sorotan dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Kabar terbaru, tim berjuluk Singo Edan itu resmi memiliki kapten baru di putaran kedua musim ini. Sosok yang dipercaya memimpin tim adalah Hansamu Yama Pranata, pemain pinjaman dari Persija Jakarta.

Penunjukan Hansamu Yama sebagai kapten Arema FC tentu mengejutkan. Pasalnya, ia baru bergabung pada putaran kedua dan berstatus pemain pinjaman. Namun keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Hansamu dinilai punya kapasitas kepemimpinan mumpuni, termasuk pengalaman sebagai kapten Timnas Indonesia.

Kapten sebelumnya, Ahmad Alfarizi, justru menjadi sosok yang menyerahkan ban kapten kepada Hansamu. Menurut Alfarizi, keputusan itu sudah melalui diskusi dengan pelatih kepala Marcos Santos. Ia menegaskan Hansamu Yama layak memimpin tim di tengah persaingan ketat BRI Super League.

Alasan Hansamu Yama Dipilih

Dari sisi senioritas dan loyalitas terhadap klub, Alfarizi sebenarnya sulit tergeser. Namun ia mengedepankan kepentingan tim di atas segalanya. Hansamu dinilai memiliki jiwa kepemimpinan, komunikasi yang baik, serta pengalaman internasional yang dibutuhkan Arema FC saat ini.

Sebelumnya, pada putaran pertama, Arema FC sempat berganti-ganti kapten. Nama-nama seperti Luis Gustavo dan Julian Guevara pernah dipercaya memimpin tim. Situasi itu terjadi karena Alfarizi sempat absen akibat sakit.

Kini, dengan kondisi tim yang mulai stabil, manajemen dan pelatih berharap penunjukan kapten baru bisa memperkuat mental skuad Singo Edan dalam mengarungi sisa musim.

Penyesuaian Latihan Selama Ramadan

Selain kabar pergantian kapten, Arema FC juga tengah mematangkan persiapan jelang pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026. Setelah kemenangan atas Semen Padang, skuad mendapat jatah libur dua hari sebelum kembali berlatih pada Rabu, 18 Februari 2026.

Latihan kini digelar pada sore hari guna menyesuaikan dengan bulan Ramadan. Sebagian besar pemain menjalankan ibadah puasa sehingga program latihan disesuaikan agar fisik dan mental tetap terjaga.

Asisten pelatih fisik, Siswantoro, menjelaskan ada dua pertimbangan utama dalam kebijakan tersebut. Pertama, untuk pemulihan kondisi pemain setelah pertandingan. Kedua, agar pemain bisa beradaptasi dengan perubahan jadwal sebelum Ramadan dimulai.

Penyesuaian jadwal ini merupakan instruksi langsung pelatih kepala Marcos Santos. Pelatih asal Brasil itu menjalani pengalaman pertamanya menghadapi Ramadan bersama klub Indonesia. Namun manajemen yakin ia mampu menyusun program latihan ideal dengan dukungan tim pelatih dan dokter tim.

General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, memastikan seluruh program telah dikonsultasikan dengan berbagai pihak, termasuk dokter tim Nanang Tri Wahyudi. Manajemen ingin memastikan performa pemain tetap optimal meski jadwal latihan berubah.

Fokus Derby Jawa Timur

Arema FC kini bersiap menghadapi laga panas bertajuk Derby Jawa Timur melawan Madura United. Pertandingan pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 itu akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu 21 Februari 2026 pukul 20.30 WIB.

Laga ini krusial bagi Singo Edan yang mengusung misi menembus papan atas klasemen sementara. Konsistensi performa menjadi kunci bagi Arema FC untuk menjaga peluang bersaing di jalur elite kompetisi.

Dalam pertemuan terakhir kedua tim pada 23 Desember 2025 di Stadion Kanjuruhan, laga berakhir imbang 2-2. Hasil tersebut menunjukkan persaingan yang sengit antara Arema FC dan Madura United.

Dengan hadirnya kapten baru, penyesuaian program latihan Ramadan, serta motivasi untuk memperbaiki posisi klasemen, Arema FC datang dengan tekad besar. Hansamu Yama diharapkan mampu membawa energi positif dan kepemimpinan yang solid di ruang ganti.

Derby Jawa Timur bukan sekadar soal tiga poin. Ini juga tentang harga diri dan momentum. Jika mampu tampil konsisten dan disiplin, bukan tidak mungkin Arema FC akan semakin dekat dengan papan atas BRI Super League musim ini.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#BRI Super League 2025/2026 #derby jawa timur #madura united #hansamu yama #Arema FC