BLITAR KAWENTAR - Megawati Hangestri kembali ke Liga Voli Korea menjadi kabar yang paling dinanti pecinta voli Tanah Air.
Opposite andalan Indonesia itu dipastikan akan meramaikan kompetisi musim 2026–2027.
Kabar Megawati Hangestri kembali ke Liga Voli Korea ini mencuat setelah media Korea Selatan, Yonhap, mengungkap keputusan sang pemain untuk kembali berkarier di Negeri Ginseng.
Megawati Hangestri kembali ke Liga Voli Korea bukan sekadar rumor.
Informasi tersebut disebut berasal dari agen sang pemain.
Dalam pernyataannya, Megawati mengaku ingin kembali bermain di Korea dan bahkan telah mempersiapkan diri dengan mempelajari bahasa Korea dalam dua bulan terakhir.
“Saya ingin kembali ke Korea dan bermain lagi di sana. Saya telah mempelajari buku bahasa Korea yang saya beli dua bulan lalu,” ujar Megawati melalui agennya.
Kompetisi Liga Voli Korea musim baru dijadwalkan mulai 31 Oktober 2026.
Hingga kini, belum diumumkan secara resmi klub mana yang akan menjadi pelabuhan Megawati.
Namun, sinyal kuat mengarah pada mantan klubnya, Daejeon Red Sparks.
Sinyal Kuat Kembali ke Red Sparks
Pihak Red Sparks sebelumnya menyatakan ketertarikan untuk merekrut kembali pemain yang dijuluki Megatron tersebut.
Hubungan baik antara manajemen dan Megawati menjadi modal utama untuk kembali bekerja sama.
“Kami telah menjalin hubungan baik dengan Megawati dan ingin bekerja sama lagi musim depan.
Kami bekerja keras untuk mengamankannya,” ujar salah satu pejabat klub.
Megawati pun secara terbuka mengungkapkan ikatan emosionalnya dengan Red Sparks.
Ia optimistis musim 2027 bisa menjadi momentum emas untuk meraih gelar juara.
“Saya merasa terikat emosional dengan tim ini. Musim 2027 akan menjadi babak baru bagi kami untuk membuktikan bahwa Red Sparks adalah yang terbaik,” tegasnya.
Syarat Satu Tim dengan Yeum Hye-seon
Menariknya, ada satu syarat penting dalam keputusan Megawati Hangestri kembali ke Liga Voli Korea.
Ia ingin kembali satu tim dengan setter andalan, Yeum Hye-seon.
Sejak pertama kali bermain di Korea, Megawati memang membangun chemistry luar biasa dengan Yeum Hye-seon.
Kombinasi spike keras dan umpan presisi menjadikan keduanya duet mematikan di lini serang.
“Saya telah bekerja sama dengan Yeum selama dua tahun sejak pertama kali datang ke Korea dan dia lebih baik dari siapapun. Jadi saya ingin bermain dengannya jika dia kembali,” ungkap Megawati.
Saat ini, Yeum Hye-seon berstatus free agent dan akan memasuki masa agen bebas untuk keempat kalinya pada akhir musim 2025–2026.
Situasi ini membuat peta persaingan perebutan tanda tangan kedua pemain menjadi menarik.
Dampak Teknis dan Mental bagi Tim
Kembalinya Megawati memastikan Red Sparks tidak perlu membangun ulang fondasi serangan.
Sebagai opposite hitter, ia dikenal memiliki spike tajam serta kemampuan back attack yang sulit dibendung.
Fokus lawan yang tertuju padanya justru membuka ruang bagi pemain lain seperti Park Himin dan Jung Hoyang.
Pelatih Ko Hee-jin disebut telah menyiapkan variasi taktik baru dengan Megawati tetap menjadi ujung tombak serangan.
Latihan intensif di Korea juga diakui Mega jauh lebih padat dibanding di Indonesia.
“Latihannya lebih padat. Yang menambah skill itu latihan yang intensif. Good than yesterday. Semoga tim kami bisa lebih baik lagi untuk pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Tak hanya dari sisi teknis, kehadiran Megawati juga berdampak besar pada mental tim.
Aura percaya diri meningkat, dan Red Sparks tidak lagi inferior saat menghadapi tim kuat seperti Incheon Heungkuk Life Pink Spiders.
Fenomena Megatron di Korea
Sejak pertama kali bergabung, Megawati sukses mengubah wajah Red Sparks dari tim papan tengah menjadi kandidat kuat juara.
Konsistensinya sebagai top scorer dan peraih MVP menjadikannya simbol sukses kebijakan Asian Quarter di Liga Voli Korea.
Media besar Korea seperti Yonhap News Agency rutin menyoroti performanya.
Julukan Megatron pun kian populer, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di kalangan suporter Korea.
Dukungan suporter Indonesia di tribun membuat setiap laga kandang Red Sparks terasa istimewa.
Stadion selalu dipenuhi warna merah, putih, dan biru khas klub.
Atmosfer tersebut menjadi energi tambahan bagi Megawati untuk tampil maksimal.
Dengan pengalaman, kedewasaan mental, dan ambisi kuat meraih trofi, musim 2027 diprediksi menjadi panggung pembuktian berikutnya.
Jika proses negosiasi berjalan lancar dan syarat satu tim dengan Yeum Hye-seon terpenuhi, maka Megawati Hangestri kembali ke Liga Voli Korea bukan hanya soal nostalgia, tetapi misi besar membawa Red Sparks menuju gelar juara.
Editor : Anggi Septian A.P.