Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hasil Persebaya vs Persib imbang 2-2. Maung Bandung kecewa gol Kakang dianulir wasit. Simak kontroversi VAR dan analisis pertandingannya!

Natasha Eka Safrina • Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05 WIB

Prediksi laga panas Persib Bandung vs Persik Kediri. Misi wajib menang Maung Bandung demi jauhi kejaran Borneo FC di puncak klasemen Liga 1!
Prediksi laga panas Persib Bandung vs Persik Kediri. Misi wajib menang Maung Bandung demi jauhi kejaran Borneo FC di puncak klasemen Liga 1!

SURABAYA – Laga big match yang mempertemukan Persebaya vs Persib di Stadion Gelora Bung Tomo berakhir tanpa pemenang dengan skor imbang 2-2. Meski Maung Bandung berhasil membawa pulang satu poin dari markas Bajul Ijo, pertandingan ini menyisakan kekecewaan mendalam bagi kubu tamu. Fokus utama pascapertandingan tertuju pada keputusan wasit yang menganulir gol Kakang Rudianto melalui intervensi Video Assistant Referee (VAR).

Duel Persebaya vs Persib berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit pertama. Persib Bandung sebenarnya sempat mencetak gol ketiga melalui Kakang Rudianto yang bisa menjadi penentu kemenangan. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena menganggap terjadi handball oleh Tyronne del Pino (Ramon) sebelum bola jatuh ke kaki Kakang. Keputusan ini memicu protes keras karena dalam tayangan ulang, bola tampak mengenai kaki Ramon terlebih dahulu sebelum memantul ke tangan secara tidak sengaja (ball to hand).

Kekecewaan ini diungkapkan oleh banyak pendukung setia Maung Bandung yang menilai wasit kurang teliti dalam memantau monitor di pinggir lapangan. Dalam analisa di kanal YouTube Triple B, disebutkan bahwa keputusan tersebut tidak sesuai dengan law of the game karena posisi tangan yang tidak natural akibat benturan bola liar. Hasil imbang dalam laga Persebaya vs Persib ini pun dianggap sebagai kerugian bagi Persib yang secara statistik mendominasi jalannya babak kedua.

Baca Juga: Persib Bandung vs Persik Kediri: Misi Wajib Menang Maung Bandung Demi Tempel Borneo FC di Puncak Klasemen Liga 1

Dominasi Maung Bandung vs Efektivitas Bajul Ijo

Secara permainan, Persib Bandung menunjukkan kelasnya sebagai pemuncak klasemen. Tim asuhan Bojan Hodak tampil elegan dengan mengambil inisiatif serangan meski bermain sebagai tim tamu. Persib mencatatkan 14 percobaan ke gawang, namun hanya 5 yang tepat sasaran. Dari jumlah tersebut, dua gol berhasil dilesakkan melalui kerja sama apik pemain-pemain kunci.

Gol pertama Persib lahir dari kaki Luciano melalui sebuah tendangan roket setelah menerima umpan kombinasi dari Adam Alis dan Beckham Putra. Skema tikitaka yang mulai cair di lini tengah Persib membuat pertahanan Persebaya kocar-kacir. Gol kedua lahir dari Andrew Jung yang memanfaatkan bola rebound di tiang jauh. Sebaliknya, Persebaya Surabaya lebih banyak mengandalkan direct passing dan serangan balik cepat.

Persebaya membuka keunggulan terlebih dahulu melalui titik putih setelah Barba dianggap melakukan pelanggaran terhadap Bruno Moreira di kotak penalti. Keputusan penalti ini juga sempat menjadi perdebatan karena kontak fisik yang terjadi dinilai sebagai body charge 50-50. Namun, wasit tetap pada keputusannya setelah mengecek VAR, dan Bruno sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor.

Baca Juga: Bursa Transfer Memanas! Deretan Bintang Dunia dan Timnas Indonesia yang Tolak Pinangan Persebaya Surabaya, Ada Nama Sandy Walsh!

Kontroversi VAR dan Usulan Wasit Asing

Ketidaktelitian wasit dalam beberapa momen krusial di laga Persebaya vs Persib kembali memunculkan wacana penggunaan wasit asing untuk pertandingan skala besar. Intervensi VAR yang memakan waktu lama hingga mengakibatkan injury time selama 11 menit dianggap merusak ritme pertandingan. Ketidaktegasan wasit lokal dalam menafsirkan kejadian handball dan pelanggaran di area terlarang dinilai perlu dievaluasi oleh komite wasit.

"Kejadian handball Ramon itu seharusnya sah menjadi gol. Wasit asing mungkin akan lebih teliti dan tidak perlu berkali-kali melihat monitor jika pemahamannya terhadap law of the game sudah matang," tulis salah satu poin kritik dalam analisa pertandingan tersebut. Meski begitu, sportivitas tetap dijunjung tinggi tanpa adanya penghinaan fisik terhadap korps baju hitam.

Persaingan Papan Atas Kian Memanas

Dengan hasil imbang 2-2 ini, Persib Bandung masih bertahan di posisi puncak klasemen Liga 1, namun posisi mereka mulai terancam oleh Persija Jakarta dan Borneo FC yang terus membayangi. Satu poin dari Surabaya memang penting, tetapi kegagalan mengamankan tiga poin akibat keputusan kontroversial wasit menjadi catatan merah bagi perjalanan Maung Bandung musim ini.

Persebaya sendiri menunjukkan determinasi luar biasa. Masuknya pemain muda seperti Toni Firmansyah memberikan energi baru di lini tengah. Gol penyeimbang Francisco Rivera yang berawal dari aksi individu Toni membuktikan bahwa Bajul Ijo memiliki mentalitas pantang menyerah meski terus ditekan sepanjang babak kedua. Persaingan menuju tangga juara pun dipastikan akan semakin sengit hingga pekan-pekan terakhir.

Baca Juga: CEO Persebaya Azrul Ananda Buka Suara Soal Visi Besar Klub, Nasib Kontrak Ernando Ari di Ujung Tanduk Jadi Incaran Persija Jakarta?

Editor : Anggi Septian A.P.
#kontroversi wasit #persebaya vs persib #hasil liga 1