Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Drama FP1 Moto3 Prancis 2026: Veda Ega Pratama Melesat di Detik Terakhir, Hakim Danish Menggila di Le Mans, Siapa Paling Unggul?

Vicky Permana Saputra • Minggu, 10 Mei 2026 | 11:12 WIB
Veda Ega Pratama melesat di FP1 Moto3 Prancis 2026! Simak duel sengit lawan Hakim Danish di Le Mans dan motivasi sponsor baru Veda di sini.(Pinterest)
Veda Ega Pratama melesat di FP1 Moto3 Prancis 2026! Simak duel sengit lawan Hakim Danish di Le Mans dan motivasi sponsor baru Veda di sini.(Pinterest)

LE MANS - Persaingan sengit para talenta muda dunia di ajang Moto3 Prancis 2026 resmi dimulai di Sirkuit Bugatti, Le Mans, pada Jumat (8/5/2026). Sesi latihan bebas pertama atau FP1 Moto3 Prancis 2026 menyajikan drama ketat, terutama persaingan antara pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, dengan rival asal Malaysia, Hakim Danish. Meski sempat tercecer di barisan belakang, Veda berhasil melesat di detik-detik akhir untuk mengamankan posisi yang kompetitif.

Sepanjang sesi FP1 Moto3 Prancis 2026, Veda Ega Pratama menunjukkan grafik performa yang naik-turun namun berakhir positif. Pembalap Honda Team Asia tersebut melahap total 13 lap dan berhasil menorehkan waktu terbaik 1 menit 41,887 detik. Catatan ini menempatkan "Wonderkid" asal Gunungkidul tersebut di posisi ke-11. Sementara itu, Hakim Danish tampil impresif dengan menembus posisi tujuh besar, terpaut tipis dari barisan pembalap tercepat di depan.

Jalannya sesi latihan bebas ini sebenarnya didominasi oleh pembalap Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe, yang sukses menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 41,252 detik. Namun, sorotan publik tanah air tertuju pada bagaimana strategi Veda Ega Pratama dalam membaca ritme lintasan Le Mans yang dikenal teknis dan memiliki titik pengereman yang ekstrem.

Baca Juga: Hasil MotoGP Brazil 2026 Hari Ini: Marco Bezzecchi Juara, Marc Marquez Finis Ke-4, Klasemen MotoGP Dipimpin Aprilia

Persaingan Sengit Veda dan Hakim Danish

Memulai sesi dengan cukup tenang, Veda sempat merangsek ke posisi empat besar dengan waktu 1 menit 43,069 detik di awal run pertama. Namun, dinamika Moto3 yang sangat cair membuat posisinya terus melorot seiring para pembalap lain meningkatkan kecepatan. Saat sesi menyisakan 8 menit, Veda bahkan sempat terlempar ke posisi ke-20, sebuah situasi yang cukup menegangkan bagi para pendukungnya.

Di sisi lain, Hakim Danish menunjukkan progres signifikan di pertengahan sesi. Sempat tertahan di posisi ke-21, pembalap Malaysia ini perlahan merangkak naik hingga menembus posisi keenam. Kondisi ini sempat membuat Veda terlihat ketiban untung dalam hal pengambilan data towing, hingga akhirnya pada lap-lap penutup, Veda melakukan time attack yang tajam dan memperbaiki posisinya ke urutan ke-11.

"Kunci terbesar Veda ada pada kemampuan menjaga ritme balapan sejak awal serta memaksimalkan posisi start saat kualifikasi nanti," ungkap pengamat balap di lintasan. Keberhasilan Veda masuk dalam jajaran 11 besar di FP1 membuka peluang lebar baginya untuk langsung lolos ke kualifikasi kedua (Q2) dan bersaing memperebutkan podium.

Baca Juga: Hasil MotoGP Spanyol 2026 Hari Ini: Alex Marquez Juara, Marc Marquez Gagal Finis, Klasemen MotoGP 2026 Dipimpin Bezzecchi

Sponsor Baru dan Motivasi Tambahan

Menjelang balapan di Le Mans, Veda Ega Pratama juga membawa kabar gembira terkait dukungan finansial pribadinya. Ia resmi mengumumkan kerja sama dengan brand kesehatan lokal ternama, Antangin. Dukungan ini dinilai menjadi suntikan motivasi tambahan bagi Veda untuk tampil lebih "gaspol" di musim 2026 yang penuh tantangan.

"Sangat senang menyambut Antangin sebagai sponsor pribadi baru. Saya bersyukur atas kepercayaan dan dukungannya. Saya akan memberikan yang terbaik untuk tahun 2026 yang hebat," tulis Veda dalam unggahan di akun Instagram pribadinya. Menariknya, sponsor ini juga merupakan mitra resmi tim Gresini Racing di kelas utama MotoGP, yang semakin mempertegas status Veda sebagai pembalap masa depan yang menjanjikan.

Peluang Podium di Sirkuit Bugatti

Berdasarkan analisis performa, peluang Veda di Moto3 Prancis sangat terbuka lebar. Berbekal pengalaman di seri-seri sebelumnya dan kemampuannya bangkit setelah insiden crash di Amerika, Veda dianggap memiliki mentalitas yang makin matang. Untuk bisa bersaing di baris terdepan, Veda diprediksi perlu menembus kisaran waktu 1 menit 39 detik pada sesi kualifikasi besok.

Le Mans adalah sirkuit yang menuntut presisi tinggi. Dengan kombinasi tikungan cepat dan zona pengereman keras, kemampuan Veda dalam menjaga stabilitas motor Honda NSF 250W miliknya akan diuji habis-habisan. Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin podium pertama di kelas Moto3 akan segera diraih oleh sang roket Indonesia.

Baca Juga: Hasil MotoGP Spanyol 2026: Alex Marquez Juara Race Utama, Marc Marquez DNF, Klasemen MotoGP Dipimpin Bezzecchi

Akhir pekan ini juga menjadi momen spesial bagi otomotif Indonesia karena selain Veda, pembalap muda Kiandra Ramadipa juga akan berlaga di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup di sirkuit yang sama. Duel talenta muda Asia Tenggara di daratan Prancis dipastikan akan terus memanas hingga race utama hari Minggu nanti.

Editor : Vicky Permana Saputra
#Hakim Danish #Moto3 Prancis 2026 #Sirkuit Le Mans #Honda Team Asia #veda ega pratama