BLITAR - Kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan di kamar kos di Jalan Kedondong, Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, menyisakan cerita dari warga sekitar.
Warga sekitar mengaku tidak begitu mengenal baik para penghuni kos yang diduga rata-rata berasal dari luar kota.
“Saya tidak kenal orang di kosan itu, Mas. Soalnya penghuninya gonta-ganti terus,” ujar salah satu warga yang tinggal tidak jauh dari kos tersebut, kepada Koran ini Rabu (20/8/2025).
Pria yang enggan menyebutkan namanya ini mengaku bahwa rumah kos-kosan itu sebenarnya sudah cukup lama berdiri dan yang tinggal di dalamnya juga bebas.
Jadi, ada cowok dan juga cewek yang tinggal. Terkadang warga sekitar juga merasa terganggu karena penghuni kos tersebut beraktivitas hingga tengah malam.
“Banyak yang keluar masuk, cewek maupun cowok. Biasanya ramai kalau malam hari. Kendaraan juga lalu-lalang,” akunya.
Menurut dia, sebelum kejadian penemuan ada penghuni yang meninggal, warga sekitar sempat mendengar ada suara keributan.
Namun tidak bisa dipastikan apakah kejadian ribut tersebut terkait dengan salah satu penghuni yang meninggal atau tidak.
"Kemarin malam sempat ada ramai-ramai di kosan tersebut, Mas. Tapi, saya nggak tau apakah di kosan tersebut atau tidak," terangnya.
Kondisi kos yang sering berganti penghuni ini, kini juga ikut jadi perhatian polisi dalam menyelidiki kasus kematian MTW, 25 tahun, warga Kanigoro, Kabupaten Blitar. (mg2/c1/ady) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah