Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Poli Psikologi Jadi Fasilitas Baru di RSUD Srengat, Berikan Stigma Positif Kesehatan Mental

Teguh Prasetyo • Rabu, 20 Maret 2024 | 17:45 WIB
SARANA PUBLIK: RSUD Srengat selalu beri pelayanan optimal untuk meningkatkan kesehatan masyarakat
SARANA PUBLIK: RSUD Srengat selalu beri pelayanan optimal untuk meningkatkan kesehatan masyarakat

BLITAR - Poli psikologi RSUD Srengat telah memberikan ruang dan pelayanan terhadap masyarakat untuk memfasilitasi perihal preventif, kuratif, dan rehabilitatif dalam hal kesehatan mental.

Poli tersebut telah berdiri 1 tahun 4 bulan sebagai bentuk implementasi PP Nomor 47 Tahun 2021 Pasal 23.

Maka, RSUD Srengat yang sekelas tipe C sudah harus memiliki poli psikologi klinis untuk memberikan layanan berupa tes IQ, bakat minat untuk persyaratan pendidikan ataupun pekerjaan, dan juga rujukan internal pada kasus penyakit tertentu.

“Layanan psikologi sebenarnya masih menjadi stigma negatif di masyarakat, maka RSUD Srengat ingin mengubah stigma itu,” ungkap psikolog RSUD Srengat, Uswatun Fitroh SPsi MPsi.

Dia mengatakan, masyarakat masih beranggapan jika pasien berkunjung ke psikolog itu memiliki riwayat sakit kejiwaan (gila) dan dampaknya akan dikucilkan.

Sejatinya, kesehatan jiwa tak kalah penting dengan kesehatan fisik. Jika sehat secara fisik dan mental, maka seseorang dapat beraktivitas secara maksimal.

“Psikologi tidak hanya mempelajari tentang pikiran, tapi juga memiliki hubungan yang sinkron dengan kecerdasan kognitif, sifat, kemampuan motorik, hingga tumbuh kembang,” katanya.

Di poli psikologi, selain pasien yang memiliki riwayat gangguan kesehatan mental, juga ada layanan berupa rujukan internal seperti poli jantung.

Pasien dengan keluhan jantung bisa terjadi karena perasaan meledak yang berakibat pada perubahan fungsi organ tubuh lainnya. “Jadi hal seperti itu juga banyak terjadi pada pasien,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, melalui Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), RSUD Srengat berkomitmen memberikan layanan secara maksimal dengan terjun ke masyarakat, sekolah, maupun instansi hingga stakeholder.

Selain itu, memberikan penyuluhan, sosialisasi, hingga penanganan kesehatan mental. Seperti halnya keterkaitan stunting dengan kesehatan mental adalah tumbuh kembang, karena gizi yang tertinggal akan berdampak pada psikologis.

Baca Juga: Warung di Kabupaten Blitar Diduga Sengaja Dibakar, Sang Pemilik Beri Pengakuan Mengejutkan

Untuk itu, maka poli psikologi berupaya untuk menggandeng pihak poli gizi dan BKKBN sebagai bentuk pendampingan dalam program bebas stunting.

Dengan poli psikologi, RSUD Srengat dapat menjadi rujukan dalam menyehatkan mental masyarakat Kabupaten Blitar.

Pelayanan poli psikologi di RSUD Srengat ini buka pada Senin-Kamis dengan jam pendaftaran pukul 08.00-12.00 WIB, Jumat pukul 08.00-10.00 WIB, sedangkan Sabtu pukul 08.00-11.00 WIB.

Beberapa program unggulan dari RSUD Srengat yaitu melayani konsultasi terhadap gangguan kejiwaan, tes kecerdasan, tes bakat minat, tes penjurusan, hingga program bebas stunting dalam mengatasi masalah tumbuh kembang ibu dan anak. (guh/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#RSUD Srengat #poli psikologi #layanan