BLITAR - Mendekati musim mudik lebaran, dinas perhubungan Kabupaten Blitar melakukan uji coba dua palang pintu kereta api.
Ini untuk memastikan fungsi sarana pengaman kereta api tersebut untuk menekan angka kecelakaan kereta api.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar, Agus Santoso menjelaskan bahwa lokasi uji coba dua palang pintu itu berada di Lingkunagn Sumberjo, Kelurahan/Kecamatan Talun dan Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat.
“Itu di Jalur Perlintasn langsung (JPL) 165 Sumberjo dan JPL 207 Ngaglik, Srengat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa uji coba ini akan terus dilakukan hingga 1 April mendatang. Pengoperasian dua palang pintu kereta api ini akan selalu aktif selama sehari penuh guna mengetahui kesiapan palang pintu sebelum diaktifkan pekan depan.
Setelah uji coba akan diadakan evaluasi untuk mengetahui kinerja mesin sekaligus sumber daya manusia yang berjaga.
“Soalnya karateristik kerentannya itu beda-beda jam operasi. Uji cobanya itu seminggu ini sekalian melatih petugas jaga gerbang dan ini akan dioperasikan pada 1 April mendatang,” katanya.
Dengan dibukanya dua palang pintu tersebut, otomatis tersisa 10 hari sebelum lebaran. Diharapkan dengan adanya dua palang pintu ini angka kecelakaan kereta api di dua wilayah tersebut dapat dihindari. Terutama saat arus Mudik 2024.
Agus menyebut, dua lokasi ini dipilih berdasar rekomendasi dari PT Kereta Api Indonesia. Sebab, di daerah ini tidak ada palang pintu dan rawan akan kecelakaan kereta api.
“Angka kecelakaan di semua perlintasan kereta api itu sama. Cuma dua perlintasan kereta api tersebut yang paling rawan. Makanya dipilih dua lokasi itu,” jelasnya.
Terkait pengadaan untuk palang pintu ini, Agus menjelaskan bahwa pengadaannya bersumber dari bantuan Dishub Provinsi Jawa Timur.
Sedangkan Dishub Kabupaten Blitar hanya menerima bantuan sarana pengaman kereta api tersebut.
“Ini merupakan salah satu upaya kami untuk meminimalisir angka kecelakaan saat arus mudik. Nantinya kami juga akan berkoordinasi dengan polres untuk membahas arus mudik.
Sedangkan dari internal dishub, kami juga mengecek dan mempersiapkan sarana prasarana yang ada,” jelasnya.
Sarana yang dia maksud seperti pembatas jalan, berbagai tanda pembagi arus. “Kita sudah menyiapkan itu,”pungkasnya. (mg2/hai)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila