Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kuliner Ikan Kutuk Rempah di Prasmanan Jogja Blitar, Lebih Smoky, Gunakan Tungku-Kayu Bakar

Jihan Wahida Rahma Salsabila • Senin, 15 Juli 2024 | 15:36 WIB

 

TRADISIONAL: Aneka olahan ikan kutuk masih dimasak dengan tungku kayu bakar.
TRADISIONAL: Aneka olahan ikan kutuk masih dimasak dengan tungku kayu bakar.

BLITAR - Penat seharian berjalan-jalan di Blitar? Kurang pas rasanya kalau sampai melewatkan menu satu ini.

Ya, menu olahan ikan kutuk yang kaya akan protein. Diolah dengan cara tradisional, menjadikan menu ini semakin terasa istimewa.

Ikan kutuk atau gabus, selain miliki banyak manfaat untuk kesehatan, seringkali diolah menjadi menu yang tak kalah lezat di berbagai resto atau rumah makan di Blitar.

Salah satunya, di rumah makan prasmanan Jogja yang berlokasi di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar dengan ikan kutuk bakar sebagai menu andalan.

Owner rumah makan prasmanan Jogja, Handoko WBS mengatakan, cara pembuatan menu ikan tersebut masih tradisional, yaitu menggunakan tungku kayu bakar.

“Sebenarnya pembuatannya tidak jauh berbeda dengan masak modern. Tapi, dengan dimasak melalui tungku ini ikan memiliki cita rasa yang khas,” ungkapnya.

Benar saja, ikan kutuk ini ketika disantap memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang ringan. Aroma ikan kutuk begitu menggoda dengan sedikit sentuhan aroma smoky.

Ikan gabus diisajikan dengan bumbu kuah yang medok dan kaya rasa. Bumbu kuah ini didominasi oleh rempah-rempah yang siap menggoyang lidah.

Olahan ikan ini bisa dimakan dengan sego gronjol atau nasi jagung. Nasi jagung ini juga sangat cocok bagi penderita diabetes ataupun bagi yang sedang melakukan program diet. Lantaran, nasi jagung ini diyakini lebih rendah gula ketimbang nasi putih.

“ Untuk harga ikan kutuk dibanderol mulai dari Rp 30 ribu- Rp 35 ribu rupiah, tergantung ukuran yang dipilih. Ada yang sedang sampai yang besar,” ungkapnya.

Dia mengaku, menu ikan kutuk menjadi salah satu menu andalan yang kerap kali dipesan oleh kalangan instansi pemerintahan di Blitar. Biasanya dipesan dengan porsi besar untuk agenda meeting, atau sekadar makan siang.

“Seringkali, rombongan dengan membawa banyak orang juga memesan menu ikan ini sebagai pendamping nasi,” ungkapnya.

Ditambah lokasinya yang strategis, tempat parkir luas dan banyak menu yang lain, rombongan dengan bus besar juga bisa ditampung di rumah makan ini.

Bahkan, Handoko menyebut bahwa banyak rombongan dari berbagai daerah seperti Jawa Tengah, menikmati menu ikan kutuk ini sembari beristirahat seusai berziarah atau berwisata di Blitar. (han/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Ponggok #Ikan Kutuk #tradisional #Kabupaten Blitar #prasmanan