BLITAR - Tren camilan enak dan murah meriah kini marak dan sedang digemari kalangan muda mudi. Adanya media sosial (medsos), semakin memudahkan kita menemukan camilan yang sedang viral dan digemari. Salah satunya jajanan kue mochi ala Jepang.
Buat gen-Z yang suka berburu kuliner. Pasti sudah tidak asing dengan jajanan satu ini. Jajanan khas jepang ini selain lagi viral di medsos, juga mulai mudah ditemukan di berbagai tempat termasuk di Kota Blitar.
Bagi pemburu kuliner enak dan murah tentunya tak boleh ketinggalan, apalagi dengan munculnya varian mochi daifuku dengan beraneka macam isian dan rasa.
Rasanya yang manis dan kenyal, harga yang dibanderol untuk satu picis mochi pun juga tergolong sangat murah mulai dari Rp 5 ribu.
Owner kedai mochi dan camilan viral di Blitar, Rama mengaku sudah menjalankan bisnis kuliner ini sejak empat tahun lalu.
Dia menyebutkan varian mochi Daifuku yang paling laris dan paling banyak diburu penyuka kuliner, terutama kalangan muda.
"Iya, paling laris mochi sama cireng sih kak, soalnya mochi murah juga, alhamdulillah dalam sehari bisa habis sampai 200 picis," ungkapnya.
Lokasi tempat berjualan yang strategis, yakni di Jalan TGP atau tepat di depan hotel Sri Rejeki, Kota Blitar, juga menjadi magnet para pembeli yang berlalu lalang, kemudian mampir di kedai kulinernya.
Rama sendiri menyebut ada 3 varian mochi yg dibuat di kedainya. Mulai dari coklat strawberry, coklat oreo, dan coklat crunchy.
Karena dibuat dengan handmade setiap hari, dia menyebut kesulitan dalam pembuatannya, yaitu menunggu adonan mochi saat dikukus. Menurut dia, hal tersebutlah yang membutuhkan waktu paling lama.
"Setiap hari bikin kak, jadi kesulitan pas buatnya itu nunggunya agak lama, karena harus dikukus dulu," akunya.
Namun, kesulitan yang dilalui pria berkulit putih ini terbayar dengan kedatangan anak sekolah dan pekerja kantoran yang menyerbu camilan manis di kedainya.
"Anak-anak sekolah sama mbak-mbak kantoran sih yang sering beli, buat camilan saat istirahat atau sebagai makanan penutup," katanya. (han/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila