BLITAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar resmi memberi izin pemakaian Stadion Soeprijadi sebagai homebase Arema FC pada kompetisi Liga 1 2024.
Tim Asesmen Polri memberikan nilai terhadap Stadion Soeprijadi yang menyatakan kondisi stadion baik dan layak untuk menggelar kompetisi Liga 1 mendatang. Berikut fakta-fakta Stadion Soeprijadi yang perlu Anda ketahui!
1. Abadikan Nama Pahlawan
Penamaan Stadion Soeprijadi diambil dari nama tokoh pahlawan nasional Indonesia, Soeprijadi. Soeprijadi merupakan pemimpin pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) melawan penjajah Jepang di Blitar pada 14 Februari 1945.
Soeprijadi secara resmi dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia pada 9 Agustus 1975 berdasarkan Keputusan Presiden No. 063/TK/1975. Nama Soeprijadi abadi dalam stadion ini dan menjadi markas klub Persatuan Sepak Bola Indonesia (PBSI) Blitar.
2. Stadion Terbesar di Blitar
Blitar memiliki beberapa stadion yang biasa digunakan untuk pertandingan sepak bola. Stadion tersebut tersebar di wilayah kabupaten dan kota antara lain Stadion Gelora Penataran dan Stadion Srengat yang berada di Kabupaten Blitar serta Stadion Soeprijadi yang berada di Kota Blitar.
Stadion Soeprijadi yang terletak di Jl. Kelud No.125, Kepanjen Lor, Kecamatan Kepanjenkidul ini merupakan stadion terbesar yang ada di Blitar. Stadion ini memiliki kapasitas sebesar 15.000 penonton.
3. Incaran Klub-klub Sepak Bola
Arema FC bukan satu-satunya klub sepak bola yang menginginkan Stadion Soeprijadi menjadi homebase, namun klub sepak bola lain yakni Deltras FC dan RANS Nusantara juga ingin menggunakan Stadion Soeprijadi.
Dikutip dari website tribunmataraman.com, Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Blitar, Yudi Meira mengatakan, “Ada dua tim liga 2 yaitu Deltras FC dan RANS Nusantara yang ingin menggunakan Stadion Soeprijadi jadi homebase di musim kompetisi tahun ini,” kata Yudi, Selasa (23/7/2024).
Yudi menyampaikan bahwa Deltras FC telah mengajukan surat permohonan izin penggunaan Stadion Soeprijadi sebagai homebase ke Pemkot Blitar.
Sementara RANS Nusantara telah berkomunikasi lewat telepon dengan PSSI Kota Blitar yang juga mengajukan permohonan izin. (anindya)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila