Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Upaya Dishub Kota Blitar Tertibkan Lalu Lintas-Transportasi Publik, Tekan Angka Kecelakaan, Sukses Pertahankan WTN

Muhamad Ilham Baha’udin • Selasa, 17 September 2024 | 15:25 WIB
KOMITMEN: Wakil Wali Kota Blitar Tjutjuk Sunario menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi beberapa waktu lalu.
KOMITMEN: Wakil Wali Kota Blitar Tjutjuk Sunario menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi beberapa waktu lalu.

BLITAR - Prestasi membanggakan kembali diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. Prestasi itu diraih dalam bidang tata kelola transportasi publik.

Yakni, penghargaan dan piala Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2024 dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Sebelumnya, Kota Blitar telah menerima penghargaan WTN beberapa kali pada 2013, 2014, 2015, 2016, 2019, dan terbaru 2024.

Penghargaan berturut-turut itu diabadikan dalam tugu WTN kencana di simpang empat PGSD Jalan Sudanco Supriyadi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar, Juari mengungkapkan, penilaian WTN tersebut meliputi lima bidang. Yakni, lalu lintas, sarana, prasarana, angkutan, dan transportasi.

PANTAU DARI JAUH: Petugas TMC Dishub Kota Blitar aktif memantau lalu lintas melalui kamera CCTV di berbagai persimpangan jalan.
PANTAU DARI JAUH: Petugas TMC Dishub Kota Blitar aktif memantau lalu lintas melalui kamera CCTV di berbagai persimpangan jalan.

Berbagai inovasi terus dikembangkan pada masing-masing bidang guna meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

“Iya, ada beberapa inovasi unggulan dari masing-masing bidang. Misalnya, taman lalu lintas, area traffic control system (ATCS), kawasan tertib lalu lintas, jalur sepeda dari bidang lalu lintas,” ungkapnya pada Jumat (13/9).

Kemudian, inovasi dari bidang angkutan ada sistem data bus sekolah (Sidabus). Dari bidang sarana inovasi pembayaran non tunai dengan QRIS E-Parkir serta rute aman selamat sekolah.

CEGAH LAKA: Bus sekolah disiapkan dishub untuk mengakomodasi antar-jemput para pelajar di Kota Blitar.
CEGAH LAKA: Bus sekolah disiapkan dishub untuk mengakomodasi antar-jemput para pelajar di Kota Blitar.

Selanjutnya, bidang prasarana, memberikan berbagai fasilitas yang ramah disabilitas seperti trotoar dan halte khusus disabilitas.

Penyerahan piala dan sertifikat WTN tersebut akan diserahkan oleh wali kota Blitar bersamaan dengan upacara peringatan Hari Lalu Lintas pada 17 September.

Pada upacara tersebut juga bakal diserahkan beragam atribut khusus untuk juru parkir. Selain itu, pada hari itu juga akan di-launching perubahan arus di sekitar alun-alun Kota Blitar.

LANCARKAN PERJALANAN: Petugas dishub berjaga di salah satu titik ruas jalan yang ditutup karena ada kegiatan.
LANCARKAN PERJALANAN: Petugas dishub berjaga di salah satu titik ruas jalan yang ditutup karena ada kegiatan.

“Akan kami lakukan uji coba perubahan jalur pada empat ruas jalan sekitar alun-alun. Yakni, pada Jalan Merapi, Jalan Masjid, Jalan Semeru, dan Jalan Terate,” jelasnya.

Menurut dia, perubahan arus jalan tersebut selain untuk memperlancar arus lalu lintas di sekitar alun-alun, juga untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Dengan perubahan ini, pihaknya berharap dapat menciptakan arus lalu lintas yang lebih lancar, aman, dan teratur di sekitar kawasan alun-alun, kantor wali kota, Taman Pecut, dan pendapa bupati Blitar.

Adapun perubahan tersebut sebagai berikut, Jalan Merapi di timur alun-alun yang sebelumnya satu arah dari utara ke selatan, akan diubah menjadi searah dari selatan ke utara.

Kemudian, Jalan Masjid barat alun-alun yang semula dua arah dari utara dan selatan akan menjadi searah dari utara ke selatan.

Lalu, Jalan Semeru di utara alun-alun yang sebelumnya jalur satu arah dari barat ke timur, khusus kendaraan roda empat akan diubah menjadi dua arah dari timur ke barat. Sebaliknya untuk kendaraan roda empat maupun roda dua.

Perubahan juga terjadi di Jalan Terate, juga akan diubah menjadi jalur searah dari utara ke selatan untuk semua jenis kendaraan.

“Yaitu dari simpang tiga Jalan Terate – Jalan Merdeka, hingga simpang tiga Jalan Terate – Jalan Mastrip,” pungkasnya. (ham/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#transportasi publik #wahana tata nugraha #Dishub #Kota Blitar #kemenhub