Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Panglima TNI Beri Lima Pesan untuk Prajurit Jelang Pelantikan Presiden Terpilih, Jangan Mudah Terhasut Isu Provokatif

Muhamad Ilham Baha’udin • Minggu, 6 Oktober 2024 | 00:13 WIB
SINERGI: Forkopimda Blitar foto bersama usai peringatan HUT Ke-79 TNI di Kodim 0808/Blitar, Sabtu (5/10/2024).
SINERGI: Forkopimda Blitar foto bersama usai peringatan HUT Ke-79 TNI di Kodim 0808/Blitar, Sabtu (5/10/2024).

Blitar- Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan atensi kepada prajurit jelang pelantikan presiden terpilih Prabowo Subianto dalam momen HUT Ke-79 TNI, Sabtu (5/10). 

Yakni harus terus waspada dan tidak mudah terhasut isu provokatif yang menghacurkan sinegitas dengan Polri atau lembaga lainnya serta kemanuggalan TNI dan rakyat.

Maka ada penekanan perintah bagi seluruh prajurit TNI untuk dilaksanakan dan dipedomani.

Photo
Photo

“Pertama perkokoh keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan meluangkan waktu serta meluaskan hati untuk selalu beribadah,” ujar Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukma ketika sebagai inspektur upacara dan membacakan sambutan dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam upacara peringatan HUT Ke-79 TNI di Kodim 0808/Blitar, Sabtu (5/10).

Untuk pesan kedua, mengajak prajurit agar tetap mempertahankan dan meningkatkan soliditas TNI serta kemanunggulan TNI dengan rakyat agar menjadi perekat bangsa yang Bhineka Tunggal Ika ini.

Sedangkan pesan ke tiga, yaitu mengajak prajurit TNI ini meningkatkan kewaspadaan, profesionalitas, serta kualitas sumber daya manusia, dalam menghadapi tantangan dan tugas ke depan

Di poin ke empat, mengingatkan prajurit TNI ini harus membangun kordinasi yang baik dengan pemerintah daerah, semua instani, serta kompenan bangsa lainnya, agar pilkada serentak berjalan dengan lancar.

Terakhir, prajurit TNI diharapkan melaksanakan setiap tugas dengan penuh ikhlas dan dilandasi niat ibadah, serta hindari segala bentuk melawan hukum atau merugikan rakyat, karena tugas TNI untuk kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia.  

“Peringatan HUT Ke-79 TNI ini mengambil tema TNI Modern Bersama Rakyat Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional untuk Indonsia Maju,” ujarnya.  

Tema tersebut sangat relevan dalam merefleksikan cita-cita semangat dan tujuan TNI sebagi prajurit profesional, responsif dan adaptif, dalam menjaga dan mengawal berbangsa dan bernegara. 

Sedangkan makna dalam tema itu, bahwa prajurit TNI sebagai pilar pertahanan negara memiliki peran dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa Indonesia.  

Di samping itu, TNI mendukung percepatan program pembangun nasional dan ketahanan negara dalam mewujudkan Indonesia maju. 

Dia mengingatkan, perkembangan isu strategis dan diikuti perubahan politik, ekonomi, teknologi, terus berkembang secara dinamis serta makin kompleks. Dampaknya telah menciptakan dimensi spektrum baru, juga membawa distrubsi segala bidang kehidupan. 

Dengan begitu perkembangan situasi tersebut harus terus diikuti dan menjadi dasar dalam penyiapan kapabilitas TNI  dari waktu ke waktu. “Untuk itu TNI perlu sumber daya yang berkualitas tinggi dan berkemampuan inovatif dalam membangun institusi yang modern,” tandasnya.  

Para parjurit TNI, lanjut dia, harus memiliki dasar tempur  mahir, bela diri taktis sekaligus mampu mengoperasikan  dan memelihara alutista yang berteknologi tinggi. Bila hal tersebut bisa diwujudkan, transformasi pertahanan Indonesia akan yang mampu terus berperan dikancah regional maupun internasional. 

“Kita dituntut mengedepankan tugas dan kepentingan rakyat di atas kepetingan pribadi. Sekecil apapun dan tindakan kurang bijak akan mengganggu dan merusak jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, tentara profesional,” ujarnya.

Dia menambahkan, prajurit TNI harus bekerja keras dan ikhlas, memanfaatkan peluang, memberikan kepedulian ke lingkungan sekitar dan bertanggungjawab tugas dengan gotong royong serta sinergitas sesama komponen bangsa lainnya. (ham/din) 

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#HUT #tni #Panglima TNI #Prabowo Subianto